loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Apakah Seks Anal Menyebabkan Wanita Hamil?

Kategori Dunia: Kehamilan, TrueStory
Loading...

Apakah Seks Anal Menyebabkan Wanita Hamil? – Mungkinkah seks anal menyebabkan kehamilan? Ternyata jawabannya bisa meskipun hal itu sangat langka yakni terjadi 1 di antara satu juta kasus. Hal ini dialami seorang perempuan dari Amerika Serikat yang hamil setelah melakukan seks anal. Belakangan Perempuan ini diketahui mengalami ketidaksempurnaan pada organ intimnya.

Hal ini terungkap melalui pernyataan Brian Steixner, MD, seorang urolog di Atlantic City yang menyaksikan secara langsung peristiwa langka ini.

Kejadian bermula ketika seorang perempuan muda menghampiri Steixner yang saat itu bertugas di Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit. Perempuan ini mengeluhkan adanya bercak darah yang keluar melalui anusnya.

Menurut Steixner, apa yang dialami perempuan ini merupakan kelainan yang disebut ‘cloaca malformation’. Pada penderitanya, sejak lahir tidak memiliki uretra, vagina, dan anus. Ia hanya memiliki satu lubang yang disebut kloaka.

Tak ada yang tahu mengapa kelainan ini bisa terjadi. Biasanya, menurut Steixner, bayi yang didiagnosis mengalami ‘Cloaca malformation’ harus menjalani pembedahan agar memiliki uretra, vagina dan anus yang terpisah.

Hal ini pulalah yang telah dijalani perempuan ini kala masih bayi. Namun entah operasinya gagal atau adanya faktor lain, antar organ terkoneksi secara abnormal sehingga rahim menyatu ke anus. Akibatnya Ia mendapatkan datang bulan melalui anus.

Perempuan itu pun mengaku bahwa dirinya melakukan seks anal sebelum hamil. Beberapa bulan berselang, perempuan itu berhasil menjalani persalinan melalui operasi caesar. Menurut Sneixter kasus yang dialami pasiennya sangat langka. Bayi yang lahir dengan kelainan ini akan sulit menjalani kehidupan normal dengan satu lubang di bagian intimnya.

“Memisahkan tiga bagian yakni uretra, vagina, dan anus adalah pekerjaan sulit. Beberapa perempuan bahkan sampai mengalami kebocoran urin dan tinja sepanjang hidup mereka jika pembedahan gagal dilakukan,” kata Sneixter.

loading...

Loading...

Bacaan Terkait: