Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Cara Membuat Lemari Kabinet untuk Ruangan agar Lebih Efisien

Kategori Dunia: Desain Interior

Powered by: id.neuvoo.com

Tips Cara Membuat Lemari Kabinet. Kehadiran lemari kabinet di ruangan rumah bisa menjadi solusi terbaik jika memang Anda memiliki banyak barang dan bingung menatanya. Apalagi bila barang itu kian menumpuk, sementara tempat untuk menyimpannya sangat terbatas.

Oleh karenanya, dengan adanya lemari kabinet di ruangan Anda, maka dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang yang masih terpakai. Sifat lemari ini cukup fleksibel sehingga bisa membuat ruangan yang sempit terkesan lebih luas.

Menurut arsitek Probo Hindarto, kabinet adalah sarana penyimpan yang biasanya berbentuk kotak dan terbuat dari bahan kayu, plastik, ataupun besi. Kata “kabinet” lazim digunakan sebagai penamaan sebuah lemari, rak kitchen set, dan sebagainya.

Lemari kabinet menurut jenisnya dibagi menjadi beberapa macam, seperti kabinet dapur, kabinet kamar mandi, dan kabinet kamar atau lemari.

Sementara menurut materialnya, kabinet dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain kabinet kayu, kabinet besi, kabinet kaca, atau kabinet dengan material kombinasi. Efisiensi sebuah lemari kabinet membuat fungsinya menjadi kian beragam, antara lain sebagai sarana penyimpan berbagai barang.

Fungsi kedua adalah sebagai sarana penunjang ruang yang ada. Misalnya, Probo menyebut, kabinet dapur merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi untuk menyimpan benda-benda serta kebutuhan memasak. Kabinet kamar mandi untuk menyimpan peralatan mandi.

Fungsinya menjadi berbeda ketika kita meletakkan kabinet di ruang keluarga. Biasanya kabinet digunakan untuk meletakkan pesawat televisi, perangkat sound system, majalah, dan kebutuhan keluarga yang lain.

Fungsi selanjutnya, kabinet mampu memengaruhi estetika ruangan. Probo menuturkan, sebagai elemen interior, kabinet atau sarana penyimpan memiliki andil yang besar karena bisa digunakan untuk menutup dinding. Selain itu, kabinet dapat pula menghadirkan nuansa berbeda pada ruang, yang ditimbulkan oleh material pembuat lemari tersebut.

Sebagai contoh, nuansa kayu yang lebih menonjolkan tekstur kayunya atau kaca yang bisa digunakan untuk memantulkan suasana sekeliling ruang dan membuat ruangan itu tampak lebih luas.

“Saat ini memang banyak jenis kabinet yang dibuat dari material kombinasi. Tidak hanya dari bahan kayu, tapi dari jenis material lain yang tak biasa. Tujuannya untuk estetika atau keindahan. Selain itu, kabinet yang custom made juga bisa lebih leluasa didesain,” ujar Probo.

Kendati demikian, lanjut Probo, untuk mengaplikasikan sebuah lemari kabinet ke dalam hunian diperlukan sejumlah pertimbangan, salah satunya tingkat kebutuhan penghuni terhadap lemari tersebut.

Karena, menurut Probo, lemari kabinet tidak harus ada di setiap ruang. Cukup di ruang-ruang tertentu yang memang tingkat kebutuhan terhadap kabinet lebih tinggi dibandingkan ruangan lain. Misalnya, ruang tamu tidak selalu membutuhkan lemari kabinet.

Selain itu, Anda juga mesti mengetahui kebutuhan apa yang mengharuskan Anda memiliki kabinet. Semisal banyaknya barang yang harus disimpan, kemudian jenis barang apa saja yang dimasukkan ke dalam kabinet tersebut.

Karena sebelum meletakkan kabinet, Anda perlu menyesuaikannya dengan tema ruangan. Contoh, bila rumah menerapkan gaya arsitektur klasik, maka kabinet yang dipilih harus menggunakan elemen dekorasi gaya klasik sehingga terlihat matching. Demikian pula dengan gaya arsitektur modern, jangan dipaksa menggunakan banyak ukiran karena bisa terlihat aneh dan tidak sesuai.

loading...

Bacaan Terkait: