Dampak Radiasi Nuklir Bagi Manusia  | Dunia Baca dot Com

You are here:

Dampak Radiasi Nuklir Bagi Manusia

Capai Sukses  

Radiasi Nuklir Jepang saat ini telah menjadi topik utama di dunia, karena pasca tsunami jepang 20011 (11/3/2011) yang lalu, menyebabkan reaktor nuklir pembangkit listrik Negara sakura tersebut terbakar. Ledakan reaktor nuklir di Jepang, menyebabkan kekhawatiran yang semakin meluas mengenai dampaknya bagi manusia. Zat radioaktif yang mengandung Cesium-137 dan Yodium-121, misalnya, ditemukan pada jarak 97 kilometer dari reaktor Fukushima. Daerah terkontaminasi ini lebih jauh daripada yang diperkirakan sebelumnya, yang ditaksir hanya mencakup radius 20 kilometer. Di Indonesia, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahkan berencana menyortir bahan makanan yang berasal dari Jepang. Seberapa bahayakah radiasi nuklir bagi manusia?

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan, bahaya dari radiasi ini sejatinya hanya bagi mereka yang terpapar di lokasi sekitar reaktor nuklir tersebut.

“Untuk kasus di Jepang, menurut WHO, who believes the public health risk is small. Tentu maksudnya bagi mereka yang tinggal tidak di dekat lokasi reaktor nuklir. Juga tidak ada rekomendasi khusus WHO tentang makanan dari Jepang dan lain-lain”.

Pesan Sponsor

Dampak kesehatan yang dialami penduduk yang tinggal di sekitar reaktor nuklir, juga berbeda-beda tergantung jumlah dosis pemaparan radiasi, jangka waktu pemaparan, dan banyaknya bagian tubuh yang terkena radiasi.

Misalnya, dosis tunggal yang diberikan dalam waktu singkat bisa berakibat fatal. Tetapi dosis yang sama yang diberikan selama beberapa minggu atau beberapa bulan, bisa hanya menimbulkan efek yang ringan.

“Jadi jumlah dosis total dan kecepatan pemaparan menentukan efek radiasi terhadap bahan genetik pada sel,”. Sindroma radiasi akut juga bisa menyerang berbagai organ tubuh yang berbeda, seperti sindroma otak yang terjadi jika dosis total radiasi sangat tinggi yakni lebih dari 30 gray. ”Ini berakibat fatal,”.

Gejala awalnya berupa mual dan muntah, lalu diikuti oleh lelah, ngantuk dan kadang koma. Gejala ini kemungkinan besar disebabkan oleh adanya peradangan pada otak. Beberapa jam kemudian akan timbul tremor (gemetar), kejang, tidak dapat berjalan, hingga menemui ajal.

Dampak berikutnya adalah sindroma saluran pencernaan akibat terjadi dosis total radiasi yang lebih rendah, yaitu 4 gray atau lebih. Gejalanya berupa mual hebat, muntah dan diare, yang menyebabkan dehidrasi berat.

Sindrom lainnya akibat dampak radiasi ini adalah sindroma hematopioetik, yang menyerang sumsum tulang, limpa dan kelenjar getah bening. Semuanya merupakan tempat pembentukan sel-sel darah yang utama.

“Sindroma ini terjadi jika dosis total mencapai 2-10 gray dan diawali dengan berkurangnya nafsu makan, apati, mual dan muntah. Gejala yang paling berat terjadi dalam waktu 6-12 jam setelah pemaparan dan akan menghilang dalam waktu 24-36 setelah pemaparan,”.

Dampak radiasi nuklir juga berakibat pada kekurangan sel darah putih yang seringkali menyebabkan terjadinya infeksi yang berat. “Jika dosis total lebih dari 6 gray, maka biasanya kelainan fungsi hematopoietik dan saluran pencernaan akan berakibat fatal”. (okezone)

Posted by         0 Responses
   

Tidak ingin ketinggalan Informasi?

Setiap ada artikel baru, langsung di informasikan ke emal. Daftarkan E-mail Anda sekarang juga. GRATIS...!!!

*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.

 

No Comment to “Dampak Radiasi Nuklir Bagi Manusia”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...
NOTE:
* Komentar yang menyertakan NOMOR HP, akan dihapus oleh Admin.

Mar
19
2011
 

Kategori Bacaan