Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Gunung Sangiang di Bima NTB Meletus

Kategori Dunia: Nasional
[neuvoo_jobroll co=id lo=Jakarta kw=Marketing size=20]

Gunung Sangiang Meletus di Bima NTB. Gunung Sangiang di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) meletus Jumat (30/5/2014) pukul 15.55 WITA. Letusan apinya mencapai 3.000 meter dan mengalir ke arah timur ke daerah Flores.

“Api vulkanik menyembur ke atas 3.000 meter dan turun ke arah timur,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) M Hendrasto, seperti dilansir dari laman detikcom.

Hendrasto mengungkapkan lokasi Gunung Sangiang merupakan pulau gunung api. Warga biasanya menggunakan kawasan tersebut sebagai tempat berladang bukan sebagai tempat hunian.

[neuvoo_jobroll]

“Di pulau itu tidak ada penduduknya, yang ada orang yang berkebun,” ucap Hendsrasto.

Saat ini status gunung berada pada level siaga. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sana hingga kondisi dinyatakan aman.

“Sementara masyarakat diminta tidak berkebun dulu ke sana,” imbaunya.

Menurutnya Gunung Sangiang ini sudah pernah meletus pada tahun 1987. “Terus dikosongkan dan tidak boleh dihuni lagi,” jelasnya.

Gunung Sangiang Meletus, Penerbangan ke Darwin Dibatalkan

Letusan Gunung Sangiang di Kabupaten Bima, NTB berdampak hingga ke negara tetangga, Australia. Beberapa penerbangan dari dan ke Darwin terpaksa dibatalkan.

Juru bicara Bandara Internasional Darwin, seperti dilansir abc.net.au, Sabtu (31/5/2014), menuturkan seluruh layanan penerbangan maskapai Jetstar baik tujuan internasional maupun domestik, kemudian maskapai Virgin dan Qantas tujuan domestik terpaksa dibatalkan untuk hari ini. Darwin berada di wilayah Northern Australia dan dekat dengan Laut Timor.

Biro Meteorologi setempat menyatakan bahwa abu Gunung Sangiang bergerak ke arah tenggara dan bisa berdampak hingga ke area Kimberley and Top End di Darwin. Virginia Sanders dari Bandara Internasional Darwin mengaku belum tahu kapan jadwal penerbangan akan kembali normal.

“Pada tahap ini, memang masih spekulasi, tapi pihak maskapai mendapatkan informasi mereka langsung dari Volcanic Ash Advisory Centre di Darwin,” ucap Sanders.

“Yang bisa saya sampaikan, abu (vulkanik) tersebut terus bergerak lalu menghilang, jadi kemungkinan akan ada kabar baik besok. Tapi belajar dari pengalaman masa lalu, kondisi seperti ini biasanya berlangsung selama 24 jam,” imbuhnya.

Secara terpisah dalam pernyataannya, maskapai Qantas menyatakan pihaknya masih terus memantau kondisi cuaca pasca letusan gunung api di NTB. “Akibat letusan gunung api di pulau Sangiang, Indonesia, semalam, butiran abu vulkanik terbang hingga ke wilayah pantai Australian Northern Territory. Akibatnya, seluruh penerbangan Qantas dari dan ke Darwin untuk Sabtu, 31 Mei 2014, harus dibatalkan,” demikian pernyataan Qantas.

Sedangkan maskapai Virgin Australia merilis peringatan bepergian dan menyatakan akan segera melanjutkan operasional penerbangan begitu kondisi memungkinkan. “Tim ahli meteorologi kami terus memantau situasi, juga berkonsultasi dengan Volcanic Ash Advisory Centre di Darwin,” ucapnya.

Sementara itu, maskapai Jetstar mengumumkan pembatalan penerbangan dengan nomor JQ920 dan JQ921 dengan rute Cairns-Darwin, kemudian JQ92 dengan rute Darwin-Adelaide, lalu JQ81 dan JQ82 dengan rute Darwin-Bali, serta JQ161 dan JQ162 dengan rute Darwin-Singapura.

Kemarin (30/5), Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) M Hendrasto menuturkan, abu vulkanik Gunung Sangiang menyembur ke atas hingga ketinggian 3.000 meter dan turun bergerak ke arah timur. Saat ini status gunung berada pada level siaga. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sana hingga kondisi dinyatakan aman.

loading...

Bacaan Terkait: