loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Heboh Anak Babi Bermata Satu dan Lidah Menjulur Keluar di Bali

Kategori Dunia: Aneh dan Unik, Nasional
Loading...

Heboh Anak Babi Bermata Satu dan Lidah Menjulur Keluar di Bali. Seekor anak babi di Bali yang biasa disebut ‘Kucit’, terlahir dalam keadaan tak biasa. Anak babi ini terlahir hanya dengan satu mata dan tanpa lubang hidung serta lidah yang menjulur panjang.

Lanang Oka (42), pemilik babi yang baru melahirkan ini, mengaku baru tahu ada yang aneh dari anak babi yang dimilikinya. Sang induk babi diketahui melahirkan 8 anak di kandang milik Lanang Oka di Desa Batu Agung, Banjar Petanahan Jembrana, Bali.

“Mulai lahir siang tadi sekitar pukul 1 siang. Saya baru tahunya saat mau misahkan dari induknya,” kata Lanang, di Jembrana, Senin (20/7) seperti di lansir Merdeka.

Menurutnya, hal ini sudah kali ketiga sang induk babi melahirkan. Namun baru kali ini sang induk babi melahirkan anak dengan kondisi tak biasa. Dia pun takut hal ini adalah sebuah pertanda buruk.

“Sebelumnya tidak ada firasat aneh, biasa saja. Justru setelah ada yang aneh pada anak babi kami ini, jadi was-was sebuah bertanda buruk,” katanya.

Pantauan merdeka.com, anak babi itu hanya memiliki satu mata persis di atas moncong hidungnya. Keanehan lainnya, hidungnya tidak berlubang serta lidahnya menjulur panjang. Sayangnya, anak babi aneh ini sudah mati beberapa saat setelah lahir.

“Saat saya mau pisahkan dari induknya, memang sudah dalam keadaan mati. Mungkin saat lahir sudah mati,” pungkas Lanang.

Anak babi yang lahir aneh tersebut menurut Lanang merupakan kelahiran ke dua. Yang pertama lahir normal dan berwarna hitam.

Menurutnya, induk babi miliknya melahirkan 8 ekor, 7 ekor di antaranya berwarna hitam dan masih tetap hidup dan seekor lagi berwarna putih tanpa bulu dengan penuh keanehan.

Berdasarkan petunjuk orang pintar, kata dia, anak babi aneh yang telah mati itu diminta dikubur di halaman belakang rumahnya. Waktu penguburan sore tadi lengkap dengan sesajen khusus dan segehan (kepalan nasi) manca warna.

“Ya saya kuburkan dengan upacara seadanya. Semoga bukan bertanda buruk,” harapnya.

loading...

Loading...

Bacaan Terkait: