Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah 4 Kasus Pemerkosaan yang Dilakukan di Kantor Polisi

Kategori Dunia: Nasional, TrueStory

Powered by: id.neuvoo.com

4 Kasus Pemerkosaan di Kantor Polisi. Kantor polisi seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi warga untuk mencari perlindungan. Namun kenyataannya kantor polisi juga bisa menjadi neraka bagi mereka yang bernasib malang.

Hal itulah seperti yang menimpa IU (17) seorang ABG di Gorontalo yang diduga diperkosa dan dicabuli berulang-ulang oleh sedikitnya sembilan orang polisi. Ironisnya salah satu pemerkosaan itu dilakukan di Kantor Polsek Paguyamanyang.

Kasus serupa juga pernah beberapa kali terjadi. Polisi sudah tidak lagi menjadi pelindung dan pengayom warga. Lalu jika polisi sudah tidak bisa menjadi pengayom, kepada siapa warga akan mengadu dan meminta perlindungan?

Berikut 4 kisah pemerkosaan yang terjadi di kantor polisi, sebagaimana Dunia Baca dot Com lansir dari laman Merdeka.com

Kisah tahanan wanita diperkosa polisi di Mapolres Poso

Bripka AH, anggota Polres Poso diduga memerkosa seorang tahanan wanita FM (24) di dalam penjara. Berdasarkan pengakuan korban, wanita yang akan segera menikah itu telah diperkosa dua kali oleh pelaku saat tengah malam.

FM telah mendekam di tahanan Polres Poso hampir dua bulan lamanya akibat kasus narkoba. Namun, berdasarkan pengakuan ayah FM kepada Direktur Komunitas Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Sulawesi Tengah, Mutmainah Korona, korban dijebak oleh anggota Satuan Narkoba Polres Poso dalam kasus tersebut.

“Menurut pengakuan mereka dan ayah korban bahwa awalnya anaknya disuruh membeli narkoba oleh anggota Sat Narkoba Polres Poso. Malamnya, tempat mereka digerebek dan ditangkap. Polisi menyebut mereka sebagai pengguna,” katanya dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Minggu (31/3).

Setelah ditangkap, FM lantas dijebloskan ke tahanan wanita di Polres Poso. Kejadian itu, menurutnya, terjadi sekitar dua bulan yang lalu.

Namun nahas, petugas Sat Narkoba Polres Poso, Bripka AH justru memerkosanya. Peristiwa itu terjadi pada 23-24 Maret lalu.

“Kemudian pada 23-24 Maret 2013, oknum diduga pelaku bernama Ahmad anggota Sat Narkoba Polres Poso masuk ke ruang sel tersebut dan menyuruh saksi Yt keluar kemudian menutup pintu sel. Korban kemudian diduga diperkosa di bawah todongan pistol yang dilakukan temannya yang diduga bernama Dedy (anggota polisi juga). Kemudian Dedy diduga ikut juga memerkosa tetapi gagal karena korban melawan, korban akhirnya digerayangi tubuhnya oleh pelaku,” katanya.

Kisah gadis bisu tuli diperkosa preman di kantor polisi

Andi preman yang biasa mangkal di Taman Topi, Kota Bogor mendekam di Mapolresta Bogor. Andi harus mendekam di bui lantaran memerkosa Ma, gadis bisu dan tuli di Pos Polisi yang terletak di Simpang Lampu Merah Paledang Bogor Tengah, Kota Bogor pada Rabu (2/6/2010) malam.

Saat ditemui di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Mapolresta Bogor, Kamis (3/6/2010), pria warga Cijeruk Kabupaten Bogor itu mengaku telah memerkosa Ma di Pos Polisi yang terletak di Simpang Lampu Merah Paledang Bogor Tengah, Kota Bogor pada Rabu (2/6/2010) malam.

Andi menuturkan, perbuatan bejad tersebut dilakukannya sebanyak satu kali. Naluri bejad itu muncul saat dirinya melihat Ma yang berdiri seorang diri di sekitar lokasi. Saat itu, Andi dan rekan-rekanya usai menggelar pesta minuman keras sekitar pukul 20.00 WIB. Tertarik melihat korban seorang diri berdiri di kawasan tersebut, ia pun lalu mendekatinya.

“Awalnya saya hanya mau mengajak ngobrol dan nonton, tapi ternyata dia tidak bisa bicara. Waktu saya pegang tangan dia, tiba-tiba niat saya muncul untuk melakukan perbuatan itu,” ujar pria yang tak lulus SD tersebut.

Saat itu, Andi lalu menarik paksa korban ke dalam pos polisi yang kala itu sepi, dan berhasil memerkosa korban sebanyak satu kali. Usia menuntaskan hajatnya, Andi pergi meninggalkan korban dan berniat kembali ke tempat kumpul rekan-rekannya, tapi tak lama sebelum sampai di lokasi warga yang mendengar teriakan korban yang langsung menunjuk ke arah Andi langsung menangkapnya.

Di hadapan warga, Andi sempat menyangkal perbuatannya, namun kesaksian korban dengan menggunakan bahasa isyarat telah diperkosa, alhasil Andi pun dihakimi warga. Setelah dihajar warga, pelaku langsung dilaporkan ke Polsek Bogor Tengah dan diserahkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kisah TKW diperkosa 3 polisi Malaysia di kantor polisi

Seorang TKW asal Indonesia yang bekerja di toko makanan melaporkan tindak pemerkosaan yang dialaminya ke kepolisian di Malaysia. Wanita itu mengaku diperkosa tiga polisi Diraja Malaysia.

Korban yang berusia 25 tahun mengaku diperkosa tiga polisi saat ditahan di kantor Polisi. “Ketika itu, saya hanya membawa salinan paspor. Dan polisi itu tidak mau menerima salinan paspor dan mengatakan akan membawa saya dan sopir taksi ke kantor polisi,” ujar TKW yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Sinar Harian, Sabtu (10/11). Sinar Harian adalah koran berbahasa Melayu yang diterbitkan dari Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Korban lalu meminta sang sopir dilepaskan. Setelah sopir dilepaskan, TKW yang ditulis berasal dari Jawa Tengah itu dibawa oleh tiga anggota polisi ke kantor. Begitu tiba di kantor polisi, tas korban lalu digeledah.

“Saya mohon sekali lagi agar mereka melepaskan saya dan bertanya apa yang mereka inginkan. Setelah saya beritahu tidak memiliki uang, seorang anggota polisi meminta saya melayani nafsu mereka,” terangnya.

“Karena takut, saya terpaksa mengikuti kehendak mereka dan saya diperkosa. Saya diperkosa mereka di dalam sebuah kamar di area kantor polisi,” terangnya.

Setelah puas melampiaskan nafsunya, tiga polisi tersebut kemudian membawa korban ke Taman Impian Alma dan dilepaskan di sana. Korban juga diancam agar tidak melaporkan hal itu.

ABG Gorontalo digilir 3 polisi di Polsek Paguyaman

Seorang ABG di Gorontalo berinisial IU (16) diperkosa dan dicabuli berulang-ulang oleh sedikitnya sembilan orang polisi. Ironisnya salah satu pemerkosaan itu dilakukan di Kantor Polsek Paguyaman.

Setelah beberapa kali diperkosa, IU ketakutan. Bulan Oktober awal, IU ditelepon oleh seorang polisi berinisial AU agar datang ke Polsek. Kalau tak datang ke Polsek, polisi itu mengancam akan menyakiti ABG malang itu.

“IU datang. Sampai di sana bukan yang telepon itu yang perkosa, tapi temannya yang lain lagi,” kata Zulkifli, paman korban saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (7/11).

Usai diperkosa seorang polisi, datang lagi polisi yang mengaku pangkatnya lebih tinggi. Tubuh IU dipegang-pegang. Dia minta ABG itu menginap di kantor polisi. IU menolak, tapi polisi tersebut mengancam dan memperlihatkan pistolnya. Irma terpaksa menurut dan tidur di salah satu ruangan polsek.

“Lalu sekitar jam 2 dini hari, pelaku berinisial I masuk dalam kamar dan memaksa IU. IU menolak sambil menangis dan berteriak-teriak, tetapi pelaku bilang tak ada gunanya teriak karena tak ada yang dengar,” lanjut Zulkifli.

Setelah memerkosa tiga kali, polisi itu meninggalkan IU dalam keadaan menangis dan tanpa busana.

loading...

Bacaan Terkait: