Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah 6 Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Kulit

Kategori Dunia: Penyakit

Penyebab Kanker KulitHal yang Meningkatkan Risiko Kanker Kulit. Bicara tentang kanker kulit, banyak orang pasti berpikiran bahwa satu-satunya penyebab kanker kulit adalah matahari.

Sinar UVA dan UVB pada matahari memang bisa meningkatkan risik kanker kulit, namun tak semua kanker kulit disebabkan oleh matahari.

Beberapa hal lainnya juga bisa menyebabkan kanker kulit, seperti tato, zat kimia tertentu, teknologi seperti tanning-bed, atau penyakit tertentu. Peneliti mengungkap beberapa hal lain yang bisa meningkatkan risiko kanker kulit, seperti dilansir oleh US News berikut ini.

  1. Lampu fluorescent
    Bola lampu yang ramah lingkungan ini sesungguhnya mengandung sinar ultraviolet. Namun ini tak masalah karena lapisan yang ada pada bola lampu. Meski begitu, jika ada lubang dalam lapisan tersebut, maka sinar UV bisa menerobos keluar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lampu semacam ini bisa mengeluarkan sinar UV, meski belum ada penelitian yang menemukan kaitan lampu ini dengan kanker kulit.
  2. Radiasi sebelumnya
    Bagian kulit yang pernah terkena perawatan atau radiasi untuk beberapa jenis kanker lainnya memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit, ungkap American Cancer Society.
  3. Penyakit Parkinson
    Sebuah penelitian di Archives of Neurology menemukan bahwa pasien Parkinson memiliki risiko tinggi terkena melanoma, salah satu bentuk kanker kulit. Penelitian mencurigai bahwa gen penyebab penyakit Parkinson bisa meningkatkan risiko kanker kulit.
  4. Merokok
    Penelitian juga menemukan hubungan antara kaitan kebiasaan merokok dengan kanker kulit. Dua penelitian menemukan bahwa sel kanker kulit lebih banyak terdapat pada para perokok dibandingkan dengan orang yang bukan perokok.
  5. Paparan bahan kimia
    Paparan bahan kimia bisa didapatkan dari tempa kerja atau lainnya. Salah satunya adalah arsenik yang banyak ditemukan pada industri pembuat pupuk pestisida, serta zat kimia lain seperti parafin, tar, dan lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan kimia ini bisa meningkatkan risiko kanker kulit non-melanoma.
  6. Mengemudi
    Penelitian di Amerika menemukan bahwa kanker kulit lebih umum ditemukan pada bagian kiri tubuh karena waktu yang dihabiskan untuk menyetir. Di Eropa, pengemudi berada di sebelah kiri, sehingga bagian kiri tubuh yang lebih banyak terkena sinar matahari.

Itulah beberapa hal lain selain sinar matahari yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Jangan hanya mewaspadai sinar matahari, Anda juga harus memperhatikan hal-hal di atas agar terhindari dari kanker kulit.

loading...

Bacaan Terkait: