loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah 7 Destinasi Wisata Indonesia yang Mendunia

Kategori Dunia: Pariwisata

Lowongan Kerja Terbaru


Powered by: id.neuvoo.com

7 Destinasi Wisata Indonesia yang Mendunia. Siapa bilang objek wisata di Indonesia kalah dengan destinasi populer di negara-negara lain? Cukup banyak lokasi cantik di Indonesia yang berhasil mendunia. Beberapa di antaranya bahkan lebih terkenal di mata turis mancanegara. Sementara warga Indonesia sendiri tak banyak yang mengetahui keberadaannya.

Karena itulah, mari kita mengenal kembali tujuan-tujuan wisata menakjubkan Indonesia yang tersohor di dunia internasional.

Candi Borobudur – Jawa Tengah

Candi peninggalan Wangsa Syailendra ini menjadi objek wisata kebanggaan Indonesia selama beberapa dekade. Sempat menjadi bagian dari 7 Keajaiban Dunia, Borobudur juga dikenal sebagai situs candi Buddha terbesar di dunia. Gelar ini telah diresmikan oleh Guinness World Records.

Situs Warisan Dunia UNESCO ini memiliki relief Buddha terbesar dan terlengkap di dunia. Strukturnya menyerupai piramida berundak dan terbuat dari sekitar dua juta batu andesit. Sedangkan bangunannya terbagi menjadi tiga bagian yang melambangkan fase hidup manusia, yaitu kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu.

Sampai sekarang candi ini masih menjadi tempat pemujaan bagi para penganut agama Buddha dari seluruh dunia. Tiap perayaan Waisak, kompleks candi dipadati umat Buddha maupun wisatawan dari seluruh dunia.

Gereja Ayam – Jawa Tengah

Meskipun arsitekturnya meniru bentuk burung merpati, namun bangunan terbengkalai ini lebih dikenal sebagai Gereja Ayam. Lokasinya berada di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, tak jauh dari kompleks Candi Borobudur. Bangunan ini sempat menjadi sumber pemberitaan di berbagai media internasional pada pertengahan tahun 2015 ini.

Gereja ayam tersembunyi di antara perbukitan. Turis lokal pun sering kesulitan menemukannya jika tidak bertanya kepada penduduk setempat. Bangunannya yang begitu luas menyerupai sosok ayam yang memakai mahkota. Di bagian atap terdapat salib besar yang menandai simbol agama Kristen. Namun bagian dalam gereja tampak lapuk karena tak terurus.

Dilansir DailyMail, gereja dengan desain unik tersebut merupakan buah pikiran, Daniel Alamsjah. Dia adalah pengusaha asal Jakarta. Dia mengaku mendapat ‘wangsit’ untuk mendirikan sebuah gereja di puncak bukit.

“Saya mendapat ilham dari Tuhan untuk membangun tempat ibadah,” ujarnya.

Daniel membeli lahan di dekat Borobudur pada 1989 dan mulai mewujudkan ilhamnya. Selain gereja, Daniel hendak menjadikan gereja sebagai lokasi retret, tempat rehabilitasi, dan pusat kegiatan sosial. Sayangnya pembangunan gereja ini terhenti karena krisis moneter tahun 1997. Sejak itu gereja ayam terbengkalai tanpa pernah diteruskan pembangunannya.

Pulau Bali

Siapa yang tak kenal Pulau Bali? Selama beberapa dekade lebih pulau para dewata ini menjadi objek wisata andalah Indonesia. Bahkan banyak warga asing yang lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Tak sedikit pula yang beranggapan kalau Indonesia adalah bagian dari Bali.

Ada banyak destinasi populer di Bali yang jadi tujuan turis-turis asing. Selain pantainya yang indah, terasering subak dan pura-pura agung di Bali juga menjadi lokasi favorit wisatawan.

Keaslian budaya Bali yang masih kental terjaga juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tak heran kalau Pulau ini tetap jadi tujuan wisata utama meskipun sempat diguncang dengan tragedi bom Bali.

Tana Toraja – Sulawesi Selatan

Masyarakat Toraja mendunia karena tradisi pemakaman mereka yang unik. Suku Toraja menghargai arwah leluhur dan kerabat yang sudah pergi mendahului mereka. Karena itulah sebagian besar kematian disertai prosesi adat yang megah.

Prosesi pemakaman di Tana Toraja selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun asing. Bahkan ritual kematian inilah yang mendatangkan pendapatan sampingan besar bagi warga sekitar.

Jasad warga Toraja yang sudah meninggal ditempatkan di pusara khusus yang berlokasi di gua atau tebing. Sementara jasad anak-anak ditempatkan dalam peti, kemudian digantung di sisi tebing. Namun jenazah bayi di Toraja dimakamkan dengan cara yang berbeda. Jenazah mereka disimpan pada batang pohon yang disebut tarra.

Tanjung Puting – Kalimantan Tengah

Tanjung Puting adalah kawasan konservasi yang berada di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Taman nasional yang letaknya tak jauh dari Pangkalan Bun ini terkenal sebagai kawasan konservasi orangutan.

Tanjung Puting merupakan satu-satunya tempat di mana wisatawan bisa menyaksikan orangutan secara langsung, terutama spesies Orangutan Kalimanta (Pongo pygmaeus). Habitat orangutan lain berada di Sumatera. Di sana orangutan Sumatera (Pongo abelii) hidup bebas.

Sayangnya meskipun berstatus sebagai kawasan konservasi, kelestarian di daerah tersebut kurang terjaga. Lebih dari 50 persen hutan hujan tropis yang menjadi tempat bergantung satwa-satwa liar telah hilang karena penebangan.

Pulau Komodo – NTT

Pulau Komodo menjadi tujuan wisata andalan teranyar Indonesia. Pasalnya pulau di Flores, Nusa Tenggara Timur ini telah resmi menjadi bagian dari 7 Keajaiban Dunia. Berkat upaya gencar pemerintah dalam mempromosikan Pulau Komodo, habitat komodo ini akhirnya berhasil dikenal dunia internasional.

Keistimewaan Pulau Komodo terletak pada fakta bahwa pulau ini merupakan satu-satunya habitat reptil yang terancam punah tersebut. Selain itu, Pulau Komodo juga memiliki pemandangan yang menakjubkan. Pantai di sana memiliki pasir berwarna merah muda dan air yang jernih.

Desa Wae Rebo – NTT

Wae Rebo adalah nama sebuah desa yang berada di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Flores. Desa adat ini meraih penghargaan Top Award of Excellence dari UNESCO Asia Pacific Heritage Awards pada tahun 2012. Wae Rebo sempat menjadi perhatian dunia pada pertengahan tahun 2000-an. Walaupun begitu kampung ini baru menjadi bahan pemberitaan di tanah air sekitar tahun 2008 hingga 2010.

Keunikan desa ini adalah ciri tradisional Manggarai yang masih kental. Terlihat dari mbaru niang, rumah-rumah kerucut yang mereka buat dari daun lontar, bambu, dan rerumputan kering. Menurut situs Wonderful Indonesia, mbaru niang terdiri dari lima tingkat dengan fungsi yang berlainan.

Selain tradisi warga Wae Rebo yang unik, keindahan alam sekitar Wae Rebo juga cukup menakjubkan. Di sekeliling desa terhampar ladang, pegunungan, dan hutan Todo yang lebat, menjadikan Desa Wae Rebo senantiasa tertutup kabut tipis. Hutan di sekitar Desa Wae Rebo diperkaya beraneka ragam vegetasi yang menakjubkan. Antara lain anggrek dan pakis. Ratusan spesies burung pun menjadikan hutan ini sebagai tempat tinggal.

Dulunya mbaru niang di Wae Rebo nyaris roboh. Warga tak punya sumber daya yang cukup untuk memperbaiki rumah-rumah kerucut tersebut. Berkat uluran tangan pemerintah setempat dan organisasi nirlaba, akhirnya pondok-pondok kerucut mbaru niang berhasil direnovasi. Sebagai tambahan didirikan pula dua pondok baru atas nama para penyandang dana.

Sekarang Wae Rebo kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara setiap tahunnya. Kedatangan mereka sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi penduduk Wae Rebo yang sehari-hari menyambung hidup dengan bercocok tanam.

Itulah beberapa objek wisata di Indonesia yang berhasil mencuat ke dunia internasional.

loading...

Bacaan Terkait: