loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah 7 Ilmuwan Terkejam dalam Sejarah (Suka amputasi dan Bedah Ibu Hamil)

7 Ilmuwan Terkejam dalam Sejarah (Suka amputasi dan Bedah Ibu Hamil). Ilmu pengetahuan seharusnya dipakai untuk kemajuan umat manusia, tetapi tidak untuk ilmuwan-ilmuwan ini. Disebut sebagai generasi emas yang melahirkan inovasi-inovasi penting, tujuh ilmuwan ini ternyata memiliki sisi gelap yang sangat mengerikan.

Demi mencapai tujuan penelitian, mereka tidak segan-segan membunuh banyak orang. Ironisnya, wanita-wanita yang tengah hamil pun hingga anak-anak tidak bersalah pun menjadi korban. Siapa saja ilmuwan yang pernah dijuluki setannya sains itu? Penasaran kan? Berikut ulasan selengkapnya, seperti dilansir dari laman Merdeka

Alfred Nobel

Lahir di tahun 1833, sosok Alfred Nobel dikenal sebagai ilmuwan besar yang melahirkan penghargaan paling prestisius untuk ilmuwan, Nobel. Namun, di sisi lain, Alfred Nobel dikenal dengan sebutan ‘Pedagang kematian’. Tidak aneh, sebab pria Swedia itu adalah penemu dari bom dinamit. Nobel-lah orang pertama yang memperkenalkan pembuatan bom besar-besaran kepada dunia, atau awal dari kematian massal akibat rentetan ledakan bom yang langsung mendunia.

Bahkan, Nobel juga kehilangan saudara pertamanya akibat kecelakaan di pabrik dinamitnya. Apakah hal itu karma?

Trofim Lysenko

Pria yang lahir pada tanggal 29 September 1989 di Ukraina ini adalah seorang pakar biologi di Uni Soviet dan didapuk sebagai direktur ilmu biologi Soviet pada era Stalin.

Lysenko memang tidak dikenal membunuh manusia demi mengejar tujuannya, tetapi pria satu ini terkenal akan ketidakjujurannya. Mayoritas hasil penelitiannya sering diklaim tidak akurat dan mengada-ada. Dia juga hanya melaporkan penelitian-penelitian yang berhasil saja ke pada pemerintah Uni Soviet.

Oleh sebab itu, bagi ilmuwan, terutama mereka yang bekerja di bidang pertanian sama dengan Lysenko, pria Ukraina itu dicap sebagai pencemar ilmu pengetahuan dan digolongkan sebagai ilmuwan paling licik dalam sejarah.

Dr. J. Robert Oppenheimer

Pakar fisika nuklir ini sangat terkenal di dunia akibat perannya dalam proyek kontroversial ‘Manhattan Project’.

Mengepalai Proyek Manhattan, kelompok yang bertanggung jawab atas penciptaan dan penggunaan bom atom, Dr Oppenheimer adalah seorang ahli fisika nuklir brilian.

Selama Perang Dunia II yang bertugas untuk memproduksi bom atom pertama. Tetapi, semua kebanggaan Oppenheimer akhirnya sirna setelah bom atom ciptaannya menghancurkan dua kota di Jepang, Hiroshima-Nagasaki.

Bom nuklir Oppenheimer telah membunuh setidaknya 220 ribu orang hanya dalam waktu dua hari saat bom itu dijatuhkan untuk mengakhiri Perang Dunia ke-2. Meski akhirnya menyesali hal yang dia lakukan, Oppenheimer keburu mendapat julukan ilmuwan iblis dari banyak orang.

Shiro Ishii

Letnan jenderal dari unit pengembangan senjata biologis Kerajaan Jepang ini terkenal akan aksi biadabnya dalam melakukan percobaan. Semua itu dimulai tahun 1932 saat Ishii membentuk Unit 731.

Unit 731 menggunakan manusia hidup dalam eksperimen, misalnya mengamputasi dengan sengaja kaki atau tangan dari manusia untuk dipasangkan ke manusia lain. Bahkan, mereka juga melakukan pembedahan total terhadap wanita hamil, yang sebelumnya dihamili sendiri oleh dokter-dokter Unit 731.

Aksi Unit 731 pun menimbulkan kematian massal termasuk penyebaran luas penyakit infeksi berbahaya di tawanan akibat aksi-aksi pemerkosaan dan lain-lain.

Dr. Sigmund Rascher

Selama Perang Dunia ke-2, ilmuwan Nazi ini terkenal sangat kejam. Rascher diketahui menggunakan tawanan perang sebagai kelinci percobaan dari eksperimen-eksperimen yang mematikan.

Dia juga dikenal sebagai penemu dari kapsul sianida yang kerap ditanamkan di gigi mata-mata atau intelijen Nazi. Saat mata-mata itu tertangkap, mereka bisa dengan mudah melakukan bunuh diri dengan menggigit kapsul yang sudah ditanam di gigi. Hal itu dilakukan agar informasi tidak bocor ke tangan musuh.

Dr. Joseph Mengele

Berjuluk malaikat maut, Joseph Mengele adalah orang yang paling bertanggung jawab atas seleksi tahanan Nazi. Mengele bertugas memilih siapa saja tahanan yang bakal menjadi kelinci percobaan atau pekerja paksa.

Bagi mereka yang terpilih sebagai kelinci percobaan, kematian hampir 100 persen menimpa mereka. Bahkan, saking kejamnya, Mengele dengan sengaja langsung membunuh tawanan hanya agar bisa langsung membedah dan meneliti tubuh mereka.

Dr. Jack Kevorkian

Suntik mati atau yang biasa disebut euthanasia adalah hal yang terlarang untuk dilakukan, oleh dokter sekalipun. Sayangnya, larangan itu tidak diindahkan oleh Jack Kevorkian.

Pria Amerika yang dijebloskan ke penjara pada tahun 1999 atas tuduhan melakukan kejahatan pembunuhan tingkat dua pada tahun 1998 dengan cara meracuni Thomas Youk, 52 tahun, dari Oakland County , Michigan, itu mengaku telah melakukan euthanasia setidaknya sebanyak 130 kali!

Atas aksi kontroversialnya itu, Kevorkian mendapat julukan Dokter Kematian. Dan salah satu ucapannya yang sangat terkenal adalah ‘Kematian bukanlah perbuatan kriminal’.

loading...

Bacaan Terkait: