Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah 9 Mitos tentang Stres

Kategori Dunia: Kesehatan

9 Mitos Seputar Stres. Kita sering mengucapkan kata stres berkali-kali. Namun sebenarnya apa arti dari kondisi tersebut? Sebab nyatanya masih banyak orang yang salah paham tentang penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.

Maka dari itu, pahami segala hal tentang stres, termasuk mitos seputar stres. Dan berikut adalah ulasan tentang mitos dan fakta seputar stress sebagaimana Dunia Baca dot Com kutip dari laman Merdeka.

#9. Stres sama dengan cemas
Stres, baik akut maupun kronis, berbeda dengan gangguan cemas. Sebab stres bukan termasuk kondisi yang tidak termasuk diagnosis gangguan mental.

Stres muncul akibat kejadian atau pemikiran tertentu. Sementara cemas dikategorikan sebagai bentuk rasa takut dan tidak nyaman, bahkan terkadang tidak diketahui penyebabnya.

Selain itu, stres bisa dihilangkan dalam waktu singkat. Berbeda dengan cemas yang tidak mampu hilang dalam sekejap dan butuh waktu lama untuk menyembuhkannya.

#8. Stres adalah teman orang sukses
Mitos berikutnya adalah kepercayaan yang menyebutkan bahwa stres merupakan teman baik dari orang sukses. Jika tidak stres, maka seseorang tidak akan sukses. Benarkah demikian?

Tidak juga. Stres bukan berarti syarat bahwa seseorang bisa sukses karena kerja lebih lama. Justru bekerja melebihi batas waktu termasuk hal tidak sebaiknya dijadikan kebiasaan.

#7. Semua orang mengalami gejala stres yang sama
Ada banyak sekali hal yang bisa memicu stres pada seseorang. Oleh sebab itu, gejala stres yang ditunjukkan pun pasti berbeda.

Gejala bisa muncul dalam bentuk fisik maupun emosional. Jadi pahami gejala stres dalam diri sendiri agar bisa mengatasinya dengan baik.

#6. Kejadian buruk memicu stres
Memang benar kejadian buruk bisa memicu stres. Namun tahukah Anda, kejadian menyenangkan pun mampu menyebabkan stres. Bagaimana bisa?

Sebab semua kejadian yang menimbulkan perubahan emosi pada tubuh, baik itu positif maupun negatif, bisa memicu stres. Jadi jangan mengira kalau kejadian buruk saja mampu membuat Anda stres.

#5. Stres tidak bisa dihindari
Semua orang pasti pernah stres, itu benar. Namun jangan percaya mitos yang mengatakan bahwa stres tidak bisa dihindari. Berlatih untuk menenangkan emosi adalah salah satu cara menghindari stres.

Selain itu, pahami betul apa yang biasanya memicu stres. Jangan mendekati penyebab itu sehingga stres pasti bisa dihindari.

#4. Stres bikin sakit perut
Berkebalikan dengan kepercayaan banyak orang, sakit perut sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh stres. Meskipun stres meningkatkan kadar keasaman lambung, namun masalah pencernaan tersebut tidak disebabkan oleh beban pikiran seseorang.

#3. Tak ada gejala, stres tidak berdampak buruk
Biasanya, stres ditunjukkan dengan gejala peningkatan berat badan atau insomnia. Namun jika gejala tersebut tidak muncul, bukan berarti stres tidak berbahaya.

Stres tanpa gejala justru lebih berbahaya. Sebab seseorang yang stres tanpa gejala biasanya langsung terserang penyakit jantung atau stroke tanpa pertanda.

#2. Atasi stres dengan minum alkohol
Anda mungkin harus berpikir dua kali jika ingin menghilangkan stres dengan cara minum alkohol. Pasalnya, alkohol justru memicu produksi hormon cortisol yang menjadi penyebab stres, demikian menurut sebuah penelitian di tahun 2006.

Daripada minum alkohol, lebih baik nikmati minuman herba seperti teh yang sifatnya menenangkan.

#1. Stres adalah motivator
Banyak orang yang mengira stres adalah indikasi yang baik. Sebab dengan stres, mereka bisa termotivasi untuk mencapai tujuan. Namun benarkah demikian?

Ternyata tidak. Motivasi terbesar adalah jika seseorang menciptakan target atau tujuan. Stres hanya sekadar emosi negatif yang mampir ketika kita berusaha meraih tujuan itu.

loading...

Bacaan Terkait: