Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Aksi Gila Novi Amalia, Ingin Telanjang Hingga Bunuh Diri

Kategori Dunia: Nasional

Powered by: id.neuvoo.com

Aksi Gila Novi Amalia, Ingin Telanjang Hingga Bunuh Diri. Model cantik Novi Amalia lagi-lagi bikin heboh di jalan raya. Padahal dia saat ini tengah menjalani proses hukum di pengadilan akibat kasus kecelakaan yang terjadi Oktober tahun lalu.

Menurut pengacara Novi, Cris Asm Siwu di Apartemen Sudirman Park, Jakarta, beberapa waktu lalu, Novi tengah depresi karena saat usianya baru 5 tahun ayahnya sudah meninggal. Tak lama setelah ayahnya meninggal, ibunda Novi menikah lagi.

“Pada tahun 2004 dia jadi model di Medan, dan 2005 pindah ke Jakarta,” kata Cris. Karena jiwanya terguncang itulah, Novi kerap berbuat gila di jalan raya. Berikut ini kegilaan Novi di jalan raya yang bikin heboh:

Ingin telanjang di Mampang
Kasus terbaru adalah, Novi mengamuk mau telanjang di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (1/7) subuh. “Saat itu Novi bertingkah sangat aneh saat melintas di daerah Mampang,” ujar Kasat Lantas Kompol Timin Sugiyo saat dihubungi, Senin (1/7) kemarin.

Penuturan Timin, Novi tiba-tiba membuang tasnya kemudian yang bersangkutan juga hampir membuka pakaian yang dikenakannya. “Lalu ada tukang ojek yang melihat dan mengamankan Novi ke Polsek Mampang. Dan dari Polsek dibawa ke Polres akhirnya,” tuturnya.

“Namun kronologinya masih simpang siur,” ucapnya. Novi kini dirujuk ke Badan Nasional Narkotika (BNN) guna direhabilitasi.

Mau bunuh diri di Jatinegara
Heboh Novi di jalan raya bukan kemarin saja. Pada Oktober tahun lalu, Novi juga bikin heboh. Dia mau bunuh diri.

Panti sosial di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, membenarkan kalau Novi Amalia ingin bunuh diri. Saat itu Novi dibawa ke panti sosial karena coba bunuh diri dengan menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di kawasan Jalan DI Panjaitan.

“Iya itu memang seperti dia. Pegawai saya baru sadar ketika melihat dia (Novi) di televisi kalau dia itu Novi yang pernah di sini,” kata Assuri, kepala seksi keperawatan di panti sosial itu kepada wartawan, Kamis (18/10) tahun lalu.

Assuri mengatakan, yang membedakan Novi dulu dan kini hanya model rambut. Dia juga membenarkan kalau Novi yang pernah dirawat dulu tinggal di sebuah apartemen di bilangan Jakarta Pusat.

Ancam bakar Mobil
Peristiwanya masih di bulan yang sama, Oktober 2012. Kali ini Novi mengancam mau bakar mobil di Cirebon.

“Enggak tahu sebabnya apa. Dia nyetir sampai Cirebon, tiba-tiba dia teriak-teriak mobilnya mau dibakar. Tapi enggak jadi. Terus ada teman yang jemput dia di Cirebon, akhirnya dia dibawa pulang ke Jakarta,” ungkap model berinisial Z pada Otosia.com. Ia mengaku sudah lama berteman dengan Novi.

Menurut model panas yang pernah menghiasi majalah pria dewasa ini, Novi memiliki gangguan kejiwaan karena tekanan hidup dan keluarga. Aksinya beberapa kali di jalan membahayakan nyawa orang lain jika terus dibiarkan mengemudi.

“Bahaya mas, dia sudah sering (nyetir) begitu. Makanya anak-anak (model) bilang Novi sakti karena setiap bikin masalah selalu lolos dari polisi,” ungkap model cantik ini cemas.

Lama mengidap gangguan kejiwaan, Novi tercatat pernah dua kali hendak dirawat di RS jiwa. Namun karena pintar ngeles, dokter yang menangani memperbolehkan ia direhabilitasi di rumah.

Tabrak orang di Cirebon
Kejadian ini masih di lokasi yang sama dengan insiden mau bakar mobil. Sebelum emosinya meluap-luap, ternyata itu juga menabrak orang di Cirebon.

“Minggu lalu di Cirebon ada kasus yang sama. Tahu-tahu dia sudah di Polsek, tapi tidak ada korban jiwa,” kata pengacara Novi, Cris Asm Siwu di Apartemen Sudirman Park, Jakarta, Jumat (12/10) malam.

Cris mengaku kliennya depresi lantaran saat usia Novi menginjak 5 tahun, ayahnya meninggal dunia. Tak lama setelah ayahnya meninggal, ibunda Novi menikah lagi.

“Pada tahun 2004 dia jadi model di Medan, dan 2005 pindah ke Jakarta,” kata Cris.

Tabrak 7 orang di Tamansari
Ini kasus yang paling menghebohkan pertama kali. Saat itu, Novi yang mengendarai mobil Honda Jazz merah menabrak tujuh orang. Di antaranya ada anggota polisi.

Peristiwa itu terjadi di depan Plaza Gajah Mada, Jakarta Pusat. Novi sempat di hadang massa, namun ia kabur.

Karena terjebak macet, ia kemudian tak berkutik saat dikejar oleh polisi. Karena massa kesal, mobil Novi jadi bulan-bulanan.

Saat tertangkap itulah, Novi rupanya dalam pengaruh minuman keras. Ia ditangkap hanya dengan menggunakan bra dan celana dalam.

Karena ulahnya inilah, ia kini menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Novi dijerat Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

loading...

Bacaan Terkait: