Inilah Bahaya Di Balik Hamil Anggur

Bahaya Hamil Anggur. Selain keguguran, kemungkinan lain yang terjadi jika seorang wanita hamil mengalami pendarahan adalah hamil anggur. Pendarahan di sini merupakan kondisi di mana darah keluar sangat banyak dari vagina.

Lalu, apa yang dimaksud dengan hamil anggur? Apa saja ciri-ciri dan bagaimana mencegahnya? Berikut ini akan dibahas tentang pengertian, ciri dan pencegahan hamil anggur. (Baca juga : Kupas tuntas seputar Hamil Anggur)

Loading...

Dilansir dari situs vemale, hamil anggur adalah kehamilan di mana sebuah sel yang seharusnya menjadi janin berubah menjadi sebuah jaringan lain. Namun, jaringan tersebut kemudian memberi tanda seperti gejala kehamilan. Hal ini disebut hamil anggur karena jaringan yang tumbuh tersebut bentuknya seperti buah anggur.

Hamil anggur ini cukup berbahaya dan harus segera mendapat penanganan, karena dapat dianggap sebagai tumor atau daging tumbuh. Namun Anda tak perlu panik, kemungkinan terjadinya kehamilan seperti ini sangatlah kecil.

Untuk berjaga-jaga, Anda sebaiknya mengetahui apa saja ciri-ciri dari hamil anggur ini. Supaya jika tiba-tiba ada yang aneh dengan kandungan Anda, bisa segera memeriksakannya ke dokter. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  1. Pendarahan yang sangat banyak dari vagina
  2. Ukuran rahim lebih besar dari biasanya
  3. Rasa mual yang hebat dan sering muntah-muntah
  4. Muncul tanda penyakit hyperthyroid yang meliputi rasa lelah, gemetar, berkeringat dan jantung berdegup kencang
  5. Panggul terasa sakit
  6. Keputihan disertai adanya jaringan-jaringan yang bentuknya seperti anggur

Lalu, bagaimanakah cara menanggulangi hamil anggur? Berikut adalah tindakan-tindakan yang harus diambil jika terjadi gejala-gejala tersebut.

Hal pertama yang harus dilakukan jika terjadi hamil anggur adalah mengambil seluruh jaringan yang tumbuh dari rahim. Pengambilan ini disebut sebagai vacuum aspiration yang biasa digunakan untuk menggugurkan bayi.

Alternatif lain jika tidak ingin menggunakan metode ini adalah dengan mengambil rahim. Wanita yang mengalami hamil anggur yang telah memiliki anak, biasanya memilih untuk menggunakan alternatif ini.

Hal tersebut karena dalam proses vacuum aspiration sangat menyakitkan. Setelah pengangkatan jaringan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya tanda-tanda kanker. Jika tanda-tanda itu muncul, dokter akan memberikan perawatan yang disebut kemoterapi.

Itulah tadi penjelasan mengenai hamil anggur. Ternyata, tak hanya gejala, cara penyembuhannya pun juga cukup membuat merinding.

Maka dari itu, mari kita menjaga kesehatan dan rajin memeriksakan diri ke dokter agar dapat mendeteksi adanya penyakit dan dapat segera menanggulanginya.

Loading...

loading...

2 thoughts on “Inilah Bahaya Di Balik Hamil Anggur

  1. teman saya juga pernah mengalami hamil anggur ini. Kasihan, awalnya dia kira hamil nyatanya hamil anggur karena dia sangat mendambakan momongan. Kalau kita mengalami hamil anggur, berapa waktu yang harus dilalui untuk hamil ?

  2. saya pernah mengalami hamil anggur di 8 bulan pernikahan, dan di kehamilan yg pertama. Proses pengobatannya perlu waktu, tetap sabar, bersemangat, dan harus ikuti apapun yg dokter sarankan, saya tes darah berkali2 di lab dan saya sempat di kemotherapy 3 kali ( seminggu sekali sy di kemo). Kira2 3 bulan lebih saya bolak balik berobatnya. Ketika sdh dinyatakan sembuh, sy di sarankan tdk hamil dulu dan harus steril dari bakteri. Jadi suami puasa dulu. Kira2 6 bulan kemudian saya bisa hamil lagi. Sekarang anak saya sudah 3. Seperti kata suster yang merawat saya dulu, meski banyak orang bilang pesimis sy akan punya keturunan, tapi suster tsb justru menguatkan saya dgn ucapan ‘itu kan kata manusia, tapi tuhanlah yg punya kuasa”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *