Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Gaya Hidup Ibu Hamil yang Mempengaruhi Janin

Kategori Dunia: Kehamilan

7 Gaya Hidup Ibu Hamil yang Mempengaruhi Janin. Bayi yang lahir ditentukan oleh gen dari orang tua. Namun gaya hidup yang dijalani ibu hamil juga bisa memengaruhi kondisi janin. Contohnya kebiasaan ibu yang merokok atau minum alkohol. Bukan cuma kesehatan, tetapi perkembangan janin juga bisa terganggu akibat gaya hidup ibu tersebut.

Sembilan memang waktu yang singkat. Namun sebaiknya jaga gaya hidup Anda selama mengandung.

Setidaknya, ada tujuh cara gaya hidup ibu yang bisa memengaruhi janin, simak ulasan selengkapnya berikut ini seperti dilansir dari My Health News Daily

#7. Polusi udara

Menghirup udara yang penuh dengan asap kendaraan atau pabrik juga tidak baik bagi ibu hamil. Sebab gaya hidup tersebut memengaruhi berat badan bayi ketika dilahirkan.

Jika ibu hamil masih tetap bekerja, hindari rute perjalanan yang penuh dengan polusi udara. Tetapi jika polusi tidak bisa dihindari, perbanyak konsumsi buah dan sayur demi melawan efek buruk dari asap yang telah dihirup.

#6. Konsumsi daging

Daging memang makanan bergizi dan penuh nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi daging untuk meminimalisir infeksi bakteri Listeria.

Daging olahan seperti ham, sosis, atau salami adalah produk yang wajib dihindari. Selain itu, jangan lupa mencuci buah dan sayur sebelum menikmatinya.

#5. Asupan vitamin D

Wanita hamil sebaiknya mendapatkan asupan vitamin D yang cukup. Selain untuk dirinya, vitamin D juga penting bagi pertumbuhan janin.

Pasalnya ada bukti kuat yang menyatakan kadar rendah vitamin D selama kehamilan mampu mengancam kesehatan ibu dan janin. Misalnya diabetes gestasional dan bayi lahir dengan berat badan kecil.

#4. Konsumsi obat-obatan

Lebih dari 13 persen wanita ternyata mengonsumsi pil anti depresi selama hamil. Padahal dampak dari obat tersebut bisa mengganggu pertumbuhan janin.

Beberapa risiko dari konsumsi obat-obatan yang tidak dikonsultasikan dengan dokter adalah risiko keguguran, bayi lahir cacat, bayi lahir prematur, dan autisme.

#3. Merokok aktif atau pasif

Ibu hamil jelas dilarang merokok. Sebab bukan kesehatan dirinya yang terancam, perkembangan janin pun ikut terganggu. Namun selain menjadi perokok aktif, ibu hamil sebaiknya juga menghindari lingkungan orang-orang yang merokok.

Sebuah penelitian pernah mengungkapkan bahwa ibu hamil yang menjadi perokok pasif membuat anaknya lebih agresif saat memasuki usia lima tahun.

#2. Minum kopi

Dokter dan para peneliti sudah sering mengingatkan bahwa konsumsi kafein selama hamil mampu memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan janin. Namun sebenarnya berapa batas maksimal konsumsi harian dari ibu hamil?

Ternyata hanya 200 miligram atau kurang dari itu. Sebab jika terlalu banyak, ibu hamil berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah.

#1. Diet ibu

Ibu hamil yang kelebihan berat badan sebaiknya lekas melakukan diet. Pasalnya jika ibu mengalami obesitas, bayi nantinya juga berisiko tinggi menderita hal serupa sekaligus diabetes.

Maka dari itu, sebelum hamil, wanita disarankan untuk aktif bergerak demi mencegah obesitas saat mengandung. Cukup jalan kaki atau berlari 20 menit selama empat kali saja dalam seminggu. Berat badan akan terkontrol dan kesehatan ibu serta janin tetap terjaga.

loading...

Bacaan Terkait: