Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Kisah Gadis Yazidi Berhasil Kabur dari Tawanan ISIS

Kategori Dunia: TrueStory

Kisah Gadis Yazidi Berhasil Kabur dari Tawanan ISIS. Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menculik Adiba Shakir bulan lalu. Ketika dia sampai di sebuah rumah di Raabia, Irak, salah seorang penculiknya menerima telepon.

Beberapa saat kemudian kelima pria penculik di apartemen itu membawa senjata mereka dan pergi ke luar.

Shakir, gadis 14 tahun dalam ketakutan itu, lalu mendengar suara truk meninggalkan apartemen. Selepas itu sunyi.

Buat pertama kali sejak 20 hari lalu dia dan gadis lain yang ditawan di apartemen itu dalam keadaan sendiri tanpa penjagaan. Pintu apartemen tidak dikunci.

Militan ISIS menculik Shakir dari sebuah desa di sebelah timur laut Irak di wilayah Sinjar. Dia lalu dibawa ke perbatasan Suriah dan mempersembahkannya sebagai “hadiah” bagi para militan di garis depan. Dia akan dipaksa masuk Islam dan dipaksa menikah dengan salah satu dari mereka.

“Ketika mereka meninggalkan kami, saya panik. Saya tidak tahu harus bagaimana. Saya melihat sebuah tas berisi banyak ponsel lalu saya menelepon kakak saya,” kata Shakir kepada Yayasan Thomson Reuters melalu telepon dari sebuah kamp pengungsi Irak, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (4/9).

Lewat telepon, Samir, kakak Shakir, menyuruh adiknya itu pergi ke rumah terdekat dan meminta bantuan dan petunjuk arah buat menuju perbatasan tempat para tentara Kurdi memerangi kelompok ISIS.

Samir mengatakan tentara Kurdi akan membantunya ke tempat aman.

“Waktu itu rasanya sebuah pertaruhan. Saya tidak tahu siapa kawan, siapa musuh,” kata Shakir.

Akhirnya Shakir dan seorang teman perempuannya memutuskan mencoba peruntungan mereka. Mereka kabur lalu mengetuk sebuah pintu rumah tetangga.

“Kami menceritakan kondisi kami dan mereka menunjukkan arah menuju perbatasan.”

Mereka lalu pergi menuju garis perbatasan.

“Saya tidak bisa berjalan tegak. Kaki saya gemetaran dan jantung berdetak sangat cepat. Kami lari lalu jalan dan tak pernah menoleh ke belakang,” ujar Shakir.

Setelah dua jam berada di jalan mereka mendengar suara tembakan. Saat mendekat mereka melihat para tentara Kurid. Shakir dan temannya berlari mendekati mereka.

“Saya menangis dan tertawa sekaligus. Kami bebas.”

Adiba Shakir adalah salah satu dari sedikit etnis Yazidi berhasil kabur dari sekapan militan ISIS yang menguasai wilayah utara Irak dan Suriah dalam beberapa bulan terakhir.

Shakir tinggal di sebuah desa kecil bersama 25 anggota keluarganya. Ketika mereka mendengar militan ISIS menuju desa, mereka segera melarikan diri desa terdekat. Tapi para militan ISIS menangkap mereka lebih dulu.

“Mereka berjanji tidak akan menyakiti jika kami menyerah. Mereka memisahkan perempuan dan anak-anak dari kaum laki-laki. Mereka mengambil semua perhiasan, uang , ponsel, dan kendaraan kami,” kenang Shakir.

Dia lalu dipisahkan dari ibu dan keluarganya. Setelah berhasil kabur, Shakir kini tinggal di kamp pengungsi di Irak. Di sana dia bertemu kembali dengan dua kakaknya. Dia kini belum tahu nasib ke-22 anggota keluarganya yang lain.

“Terkadang saya tidak bisa tidur waktu malam. Saya sangat mengkhawatirkan mereka.”

loading...

Bacaan Terkait: