Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Negara-negara dengan Peraturan Paling Konyol di Dunia

Kategori Dunia: International, Tahukah Anda?

Powered by: id.neuvoo.com

Negara-negara dengan Peraturan Paling Konyol di Dunia. Hidup di zaman modern seperti ini membuat sebagian orang berpikir untuk dapat melakukan hal sesukanya. Nyatanya, kebebasan yang ada tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab dan tetap dibatasi oleh peraturan dari pemerintah di mana orang itu tinggal. Peraturan yang ada bisa jadi sangat menjengkelkan dan sama sekali tidak memberi kebebasan pada warganya, malah terkesan terlalu mengikat.

Berbagai macam daerah memang menerapkan adanya peraturan aneh, namun demi kebaikan negara dan masyarakatnya sendiri, seperti halnya di Singapura. Warga Singapura dilarang untuk makan permen karet demi kebersihan. Jika berani melanggar? Denda besar siap menanti Anda.

Jika Anda penasaran dengan negara mana saja yang punya peraturan konyol, sebaiknya simak ulasannya seperti dikutip dari laman Merdeka berikut ini :

Iran – Melarang Rambut Model Landak

Serikat Penata Rambut di Iran melarang model rambut landak karena dianggap gaya seperti itu sama dengan menyembah setan.

Bukan cuma gaya rambut jabrik yang dilarang, mereka juga tidak memperbolehkan warga memakai tato atau mendapat layanan perawatan kulit dari sinar matahari.

Dalam siaran pers yang dirilis oleh kantor berita pemerintah ISNA, Mustafa Govahi, ketua asosiasi, mengatakan aturan baru itu untuk menyadarkan kaum pria dan para penata rambut di seantero negeri.

“Gaya rambut mirip setan kini dilarang,” kata dia, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (5/5).

“Setiap salon yang memotong rambut pelanggan dengan gaya semacam itu akan diberi peringatan keras dan izin mereka bisa dicabut,” jelas dia.

Gaya rambut landak atau spike saat ini tengah populer di kalangan anak muda Iran. Pemerintah sebelumnya sudah menyatakan gaya rambut semacam itu terlalu kebarat-baratan dan tidak islami.

“Biasanya salon-salon yang melakukan itu tidak punya izin. Mereka sudah kami identifikasi dan akan diberi peringatan.”

Serikat Penata Rambut di Iran hanya mewakili kaum pria saja. Sedangkan kaum hawa mempunyai serikat pekerja sendiri.

Korea Utara Melarang Wanita Bersepeda

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali menetapkan larangan bagi perempuan untuk mengendarai sepeda. Aturan itu sebetulnya pernah diterapkan oleh Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un ketika dia berkuasa.

Kim Jong-il menerapkan aturan larangan itu pada pertengahan 1990-an ketika putri seorang jenderal yang merupakan wakil ketua Komisi Pertahanan Nasional tewas saat mengendarai sepeda di Ibu Kota Pyongyang.

Seorang sumber tidak disebutkan namanya yang berasal dari Kota Hoiryeong di Provinsi Hamkyung Utara menyatakan pada surat kabar Korea Utara, aturan pelarangan itu kembali diterapkan pekan lalu. “Sehari setelah diberlakukan, petugas Keselamatan Masyarakat berpatroli di seantero kota,” kata dia.

Mereka tidak hanya menghentikan perempuan yang sedang mengendarai sepeda tapi juga melarang perempuan membawa beban berlebih di keranjang depan sepeda.

Surat kabar Korea Utara itu menyebutkan sepeda merupakan alat transportasi yang cukup diandalkan di negeri miskin dan kekurangan gizi itu ketika rakyat tidak mampu membeli motor atau mobil.

Singapura – Melarang Permen Karet

Warga Singapura diharamkan mengunyah permen karet, bahkan toko-toko di Singapura melarang penjualan permen pembuat balon tersebut.

Alasan pemerintah Singapura mengharamkan permen karet di negaranya adalah untuk kebersihan. Peraturan ini sudah ditetapkan 20 tahun di Negeri Singa itu.

Namun hal ini tidak berlaku bagi orang yang menggunakan permen karet sebagai alat pengobatan. Tapi tetap saja kebersihan harus dijaga.

Bagi Anda yang akan ke Singapura, sebaiknya diperhatikan kembali peraturan yang ada di sana. Jangan sampai Anda malah kena denda.

Prancis – Melarang Makan Saus Tomat

Pemerintah Prancis melarang anak-anak sekolah dasar di negaranya makan dengan saus tomat. Aneh kan?

Usut punya usut, mereka percaya saus tomat merupakan salah satu peninggalan leluhur Prancis yang digunakan untuk memasak makanan tradisional.

Jadi, jika Anda pergi ke Prancis dan bertemu dengan anak SD di rumah makan cepat saji, sebaiknya Anda ingatkan kembali larangan ini.

Burundi – Melarang Jogging

Jika di Indonesia sedang ramai-ramainya melakukan lari pagi atau istilah kerennya jogging pada saat hari bebas kendaraan, hal ini justru dilarang di Burundi.

Salah satu negara di Benua Hitam ini, sudah 10 tahun melarang warganya melakukan kegiatan yang menyehatkan badan tersebut.

Sebenarnya, peraturan ini baru saja diterapkan oleh Presiden Burundi Pierre Nkurunziza. Dia mengklaim kegiatan tersebut digunakan sebagai bagian dari merencanakan aktivitas yang mencurigakan.

Usut punya usut, orang-orang di negara ini melakukan kegiatan lari secara berkelompok. Mungkin Sang Presiden takut jika masyarakatnya merencanakan hal yang aneh-aneh, misalnya terkontaminasi ISIS atau ikut-ikutan jadi militan Boko Haram.

loading...

Bacaan Terkait: