loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Risiko Bagi Perempuan Bila Mr P Pasangan Kegedean

Kategori Dunia: PASUTRI, Wanita
Loading...

Risiko Bagi Perempuan Bila Mr P Pasangan Kegedean. Memiliki ukuran penis yang besar menjadi kebanggaan sebagian lelaki. Kaum Adam yakin bahwa dengan ukuran ‘kejantanannya’ yang besar bisa memuaskan pasangannya.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah benarkah anggapan tersebut?

Menurut dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, ‘keras’-nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan seksual dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran penis lelaki besar, tapi tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

“Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter ‘nguleknya’. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus,” katanya dalam sesi Journalist Class bertajuk ‘Papa Keras Mama Puas Hidup Berkualitas’ yang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015) seperti dilansir dari suara.com

Lebih lanjut Heru menuturkan, jika penis terlalu besar, tapi tidak diimbangi dengan kondisi vagina pasangannya, maka bisa memicu traumatik pada diri perempuan.

“Vagina memang elastis tapi kalau dipaksa dengan penis yang terlalu besar bisa kesakitan. Apalagi kalau posisinya salah, misal women on top, vagina bisa terasa tertusuk pedang,” imbuhnya.

Memang sedikit perempuan yang komplain secara langsung kepada pasangannya tentang hal ini. Namun dalam lubuk hatinya, ia merasa trauma dan berupaya mencegah orgasme saat bercinta, karena rasa nyeri yang dirasakan.

“Sama saja seperti memasukkan benda ke sesuatu yang kecil sehingga timbul trauma. Kalau sampai vagina robek, bisa timbul infeksi dan trauma psikis pada si perempuan,” jelas Heru.

Seksolog Zoya Amirin pun membenarkan pendapat Heru. Karena itulah ia menyarankan para isteri agar tidak menjadikan ukuran penis sebagai ukuran kenikmatan seksual.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak gak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma,” imbuh Zoya.

loading...

Loading...

Bacaan Terkait: