Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Sekolah-sekolah Seks di Dunia, Ajarkan Cara Seks Oral hingga Orgasme

Kategori Dunia: International

Sekolah-sekolah Seks di Dunia, Ajarkan Cara Seks Oral hingga Orgasme. Kebanyakan orang berpikir masalah seksual adalah hal yang alami dan bisa dipelajari dengan sendirinya. Namun nyatanya, ada beberapa sekolah di dunia yang khusus mengajarkan bagaimana caranya menjadi pecinta yang hebat.

Berikut beberapa sekolah khusus seks di dunia, seperti dikutip dari laman detikHealth berikut ini :

The Austrian International Sex School, Wina

Ylva-Maria Thompson, seorang kepala sekolah asal Swedia telah membuka sekolah seks internasional pertama di dunia pada akhir tahun 2011. Sekolah yang diberi nama The Austrian International Sex School terletak di Wina dan menawarkan pelajaran dengan biaya 1.400 poundsterling (sekitar Rp 20 juta).

Kepala sekolah tersebut mengatakan siapapun yang berusia di atas 16 tahun bisa mendaftarkan diri di ‘perguruan tinggi’ seksualitas pertama di dunia tersebut.

Siswa akan tinggal di asrama campuran blok pria dan wanita, di mana mereka diharapkan dapat mempraktikkan ‘pekerjaan rumah’ (PR) mereka. Pada akhir kursus, pada siswa akan diberi kualifikasi.

“Pendidikan inti kami tidak teoritis tapi sangat praktis. Penekanannya adalah pada bagaimana menjadi kekasih yang lebih baik. Posisi seksual, teknik membelai, fitur anatomi,” jelas kepala sekolah Ylva-Maria Thompson.

The Leys di Cambridge

Seorang kepala sekolah di Inggris mengusulkan terobosan yang kontroversial dalam mengajarkan pendidikan seks. Menurutnya, seorang bintang porno bisa saja dihadirkan untuk berbagai cerita tentang industri porno yang tidak realistis.

Dilihat dari tujuannya, gagasan ini ada benarnya sebab tidak sedikit orang begitu terobsesi dengan tayangan porno dan kemudian menirunya dalam kehidupan nyata. Padahal, sebagian besar dari yang tampak di film-film dewasa adalah rekayasa yang sengaja dilebih-lebihkan.

Mark Slater, kepala sekolah The Leys di Cambridge yang melontarkan gagasan untuk menghadirkan bintang porno sebagai pengampu pendidikan seks mengatakan bahwa anak-anak harus menyadari hal itu. Tidak semua yang disaksikannya dalam tayangan porno itu nyata.

Bagi Slater, menghadirkan bintang porno tidak menjadi masalah selama bisa memberikan nilai-nilai dan pengaruh yang baik. Dalam hal ini, untuk mengantisipasi pengaruh buruk dari pornografi online yang nyaris tidak mungkin dibendung peredarannya.

Sekolah di Rusia yang Khusus Ajarkan Seks Oral

Sebuah sekolah khusus di Rusia memberikan pelatihan singkat, semacam kursus, dengan biaya 3.500 Ruble Rusia atau sekitar Rp 1,25 juta. Dalam waktu sekitar 3,5 jam, mereka yang bergabung di sekolah ini diajari berbagai hal tentang variasi bercinta, terutama cara-cara melakukan seks oral.

Sesuai dengan materi pelatihan yang banyak didominasi teknik-teknik seks oral, pelatihan singkat ini diberi nama The Art of Oral Sex. Dalam pelatihan ini, para siswa yang semuanya adalah perempuan diajari untuk memanfaatkan mulut dan tangan dalam memuaskan pasangan.

Bukan itu saja, para siswa juga diajari berbagai variasi teknik memasangkan kondom agar tidak terasa membosankan. Sebagai tambahan, para siswa juga diajarkan berbagai variasi bercinta yang diharapkan bisa memberikan pengalaman tidak terlupakan saat diterapkan.

Sekolah di AS yang Khusus Ajarkan Orgasme

Kelas khusus yang ditawarkan di Hamilton College, AS, ini disebut sebagai kelas ‘The Female Orgasm’. Tidak dibatasi untuk mahasiswa wanita saja, mahasiswa pria pun diizinkan untuk ikut dalam kelas ini. Di sini akan diajarkan segala sesuatu terkait orgasme, mulai dari caranya orgasme berkali-kali (multiple orgasm) sampai tentang keberadaan G-spot.

Tak selalu lancar, keberadaan kelas ini pun menimbulkan beberapa keluhan dari masyarakat setempat. Menurut mereka, orgasme bukanlah sesuatu yang bisa diajarkan di perguruan tinggi. Namun pihak kampus menyatakan bahwa pengajaran ini dilakukan dalam bentuk workshop, bukan kurikulum. Sehingga tak perlu khawatir untuk belajar mengenai seksualitas.

loading...

Bacaan Terkait: