loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Software untuk Mengidentifikasi Potensi Pedofilia

Kategori Dunia: Dunia Tekno

Ini adalah postingan perdana blog duniabaca.com. Sebenarnya masih bingung apa yang mau di posting, tapi dari pada ngelamun, ya mending posting beginian juga ga apa-apa 😀 😀 :D. Semoga bermanfaat ya?. Tim peneliti dari Lancaster University, Inggris telah menciptakan sebuah aplikasi ponsel yang diklaim mampu untuk mengidentifikasi orang dewasa yang menyamar sebagai anak-anak.

Perangkat lunak buatan Isis Forensics itu disebut Child Defence, software ini memungkinkan anak-anak untuk memindai percakapan di web maupun di ponsel untuk mencari tahu umur sebenarnya dari teman virtualnya.

Isis Forensics mengembangkan alat ini setelah melihat banyaknya kekhawatiran orangtua atas anak-anak mereka yang mengakses situs dari ponsel.

Pemimpin proyek Child Defence, James Walkerdine, mengatakan: “perangkat lunak ini meningkatkan peluang keamanan anak-anak terhadap sesuatu yang tidak benar.”

Tim peneliti yang membuat Child Defence mengatakan aplikasi ini dapat menganalisis bahasa untuk menghasilkan sebuah profil usia dan mengidentifikasi potensi pedofil.

Child Defence memang menggunakan teknologi analisis bahasa terbaru untuk mengidentifikasi bahasa yang biasanya digunakan secara berbeda tergantung umur seseorang.

Software ini juga bisa dihubungkan dengan Facebook dan Twitter, sehingga teks obrolan anak-anak dapat terlihat dari situs tersebut secara langsung. Dengan demikian diharapkan anak-anak dapat berhati-hati saat melakukan perbincangan dengan teman virtual mereka.

Sebelumnya teknologi ini sudah pernah dimunculkan, namun pengguna diharuskan mengirimkan teks obrolan kepada server tertentu untuk kemudian dipindai. Bahkan pengguna diharuskan untuk membagi informasi pribadi ke pihak ketiga untuk melakukan analisa.

Kini dengan Child Defence yang dapat bekerja di ponsel, anak-anak bisa dapat memindai perbincangannya sendiri tanpa melibatkan pihak ketiga. Namun para ahli anak memperingatkan walau ada perlindungan terhadap teknologi tersebut, orangtua jangan lantas berpikiran bahwa anak mereka aman.

Kabarnya software ini nantinya dapat diaplikasikan pada ponsel iPhone, Android dan Nokia secara gratis, namun saat ini Child Defence masih sedang dalam tahap beta, menunggu tahap akhir produksi.

loading...

Bacaan Terkait: