Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Inilah Video Youtube Anak SD Siksa Temannya yang Lagi Heboh

Kategori Dunia: Nasional

Powered by: id.neuvoo.com

Video Youtube Anak SD Menyiksa Temannya. Video kekerasan yang melibatkan anak kecil kembali muncul ke publik. Sebuah video kekerasan yang dilakukan beberapa anak sekolah dasar (SD) muncul dan membuat heboh di Youtube.

Dalam video yang diunggah Khaiz Badaru Tammam, itu terlihat seorang siswi SD disiksa oleh beberapa temannya sekelasnya. Dalam video berdurasi 1,52 menit itu terlihat seorang siswi SD dianiaya oleh lima temannya di sudut ruang kelas.

Entah apa sebabnya, empat siswa dan seorang siswi terlihat memukuli dan menendangi korban yang hanya bisa menangis di pojok ruang kelas. Aksi memprihatinkan itu juga hanya menjadi tontonan teman-temannya yang lain.

Bahkan para siswi laki-laki menendang dengan sekeras-kerasnya dengan cara berlari dan kemudian menendang ke arah siswi itu. Sang siswi hanya bisa menangis sambil sesekali menangkis pukulan dan tendangan dari teman-temannya.

Video kekerasan yang dilakukan beberapa siswa SD terhadap temannya ternyata terjadi di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Pemerintah Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat akan memanggil Yayasan Perwari terkait dengan kasus kekerasan terhadap salah seorang murid SD dalam rekaman video yang ditayangkan di Youtube.

“Sangat sedih dan menyesalkan terjadinya aksi kekerasan terhadap murid SD Trisula Perwari dalam ruang kelas yang diunggah di Youtube,” kata Wali Kota Bukit Tinggi Ismet Amziz saat seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/10).

Dalam kasus tersebut, menurut dia, ada kelalaian dari pihak sekolah, yakni membolehkan murid SD bawa telepon seluler (ponsel) ke sekolah, kemudian ketidaktahuan guru-guru maupun kepala sekolah ada salah seorang murid menjadi korban kekerasan yang dilakukan temannya di ruang kelas.

“Seharusnya kasus ini tidak boleh terjadi di Kota Bukit Tinggi,” tegas Ismet Amzis.

Ia mengatakan bahwa kasus kekerasan yang terjadi terhadap murid SD Trisula Perwari Kota Bukit Tinggi tersebut merupakan tanggung jawab moral bagi semua pihak.

“Kasus ini harus dicarikan solusinya sehingga tidak lagi terjadi kejadian serupa di Kota Bukit Tinggi, terutama terhadap pelajar,” katanya.

Ia menegaskan Kota Bukit Tinggi sebagai kota sayang anak seharusnya memberikan perlindungan terhadap anak, bukannya membiarkan ada kekerasan terhadap anak.

“Kita wajib memberikan perlindungan terhadap anak sehingga tidak terjadi aksi kekerasan di Kota Bukit Tinggi,” katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt. Bangso mendesak Pemerintah Kota Bukit Tinggi untuk mencarikan solusi terkait dengan adanya aksi kekerasan terhadap murid SD swasta dalam video di Youtube.

“Secepatnya untuk mencari solusi aksi kekerasan terhadap murid sekolah dasar di Kota Bukit Tinggi,” katanya.

Ia berharap aksi kekerasan di video dalam tayang Youtube tersebut hendaknya menjadi perhatian semua pihak, yakni Dinas Pendidikan dan para orang tua.

“Sebuah keprihatinan bagi semua kalangan murid SD menjadi korban kekerasan tidak ada solusi dalam mencari sebuah masalah,” katanya.

Aksi kekerasan terhadap murid SD Trisula Perwari sangat memalukan dunia pendidikan di Sumbar.

“Sebagaimana diketahui Sumbar adalah gudangnya pendidikan mencetak para kaum intelektual, tidak sepantasnya aksi kekerasan terjadi,” tegas Febby Dt Bangso.

Video kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah anak SD swasta di Kota Bukit Tinggi beredar di Youtube. Video yang berjudul Kekerasan Anak SD itu berdurasi 1 menit 52 detik, Dalam video ini, terlihat salah seorang anak SD berseragam yang berjenis kelamin perempuan mendapat pukulan dan tendangan dari sejumlah teman lelaki dan perempuannya di dalam kelas.

Dalam video tersebut juga terdengar suara korban berbahasa Minang yang meminta teman-temannya untuk menghentikan aksi kekerasan itu. Namun, permintaan itu tidak diindahkan oleh temannya.

loading...

Bacaan Terkait: