loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Cerita Lucu Pengendara Motor saat Ditilang Polisi

Kategori Dunia: Humor, TrueStory

Kisah Cerita Lucu Pengendara saat Ditilang Polisi. Sejumlah kejadian lucu terjadi saat polisi menilang pengendara bandel. Ada-ada saja alasan para pemotor ini agar lolos dari jerat hukum.

Dalam sejumlah kejadian polisi berhadapan dengan wanita dan anak di bawah umur yang belum waktunya mengendarai motor. Mereka mencoba merayu, ada juga yang mewek agar tak ditilang.

Polisi tetap bertindak tegas agar ke depan kejadian ini tak kembali terulang. Pemotor juga diingatkan agar segera membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Berikut sejumlah cerita lucu saat pemotor ditilang, seperti dilansir dari laman Merdeka.

Kisah Pemotor wanita minta hatinya saja ditilang

Sudah tahu salah, tapi tetap saja sejumlah pengendara nekat melanggar aturan lalu lintas, mulai dari melanggar zebra cross, lampu lalu lintas hingga tak pakai helm. Ketika tertangkap polisi, pelbagai macam jurus dilakukan demi menghindari tilang.

Sebuah video yang diunggah akun Facebook NET Mediatama Indonesia, Selasa (24/11), seorang wanita pengendara motor terpaksa dihentikan polisi saat melintas di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Agar tak ditilang, dia mencoba merayu sang polisi sembari menahan tawanya.

“Tilang hati saya saja pak,” ujarnya.

Mendengar itu, polisi bernama Iptu Azis ini tak bergeming. Dia tetap berusaha menilang wanita tersebut. “Saya ini sayang sama anda, makanya saya tilang,” kata Azis.

“Kalau sayang mah aku enggak ditilang,” jawab wanita itu dengan centil.

Setelah berkali-kali mencoba menghindar, akhirnya surat tilang tetap melayang. Azis lantas meminta temannya yang dibonceng untuk menumpang kendaraan umum.

Ditilang, wanita ini keluarkan surat izin pacaran

Ada kejadian lucu ketika seorang perempuan menangis kala ditilang dalam razia kendaraan oleh polisi, bukannya menunjukkan SIM (Surat Izin Mengemudi) asli, perempuan ini malah menunjukkan SIM mainan bertuliskan Surat Izin Pacaran.

Dalam postingan salah satu anggota grup Komunitas Motor Box Indonesia di jejaring sosial Facebook, disebut ada satu pemotor yang ditangkap dan ketika dimintai STNK dan SIM, perempuan bernama Maya Riyanti ini malah menunjukkan SIP (Surat Izin Pacaran) yang di desain mirip dengan kartu SIM.

Menariknya di surat izin palsu ini terlihat adanya stempel dan tanda tangan Kapolres setempat yang juga dipalsu.

Kala ditanyai lebih jauh terkait pelanggaran lalu lintas yang dibuatnya, perempuan ini malah menangis sejadinya. Ada-ada saja.

Kisah Pelajar SMP mewek ditilang polisi

Takut dimarahi oleh orang tuanya, seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sidoarjo, Jawa Timur menangis saat ditilang oleh Polisi Lalu Lintas. Sang bocah ditilang karena mengendarai motor tanpa memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Seperti dikutip dari Channel YouTube Netmediatama, Kamis (21/5), tidak cuma menangis, bocah yang saat ditilang masih mengenakan seragam pramuka itu sampai tidur di aspal. Melihat sang bocah semakin menangis, petugas Polantas Ipda Meita Anisa berusaha menenangkan, dan berkata akan memanggil orang tua pelajar tersebut.

“Gak papa nanti panggil orang tuanya. Gak usah nangis,” ujar Ipda Meita Anisa.

Bukannya tenang, tangisan sang bocah malah makin menjadi. Dirinya takut jika ketahuan ditilang polisi, mamanya akan marah.

“Enggak mau. Nanti dimarahi mama,” ujar sang bocah.

Merasa bujukan Ipda Meita Anisa tidak berhasil membuat pelajar berambut cepak itu tenang, seorang anggota Polantas pria kemudian membujuknya untuk mau diantar pulang.

“Ayuk dek, ayu kita pulang. Ini dikasih helm,” ujar anggota Polantas pria tersebut.

Meski sudah diantar pulang, bocah tersebut masih saja terus menangis. Dia juga mempertanyakan, kenapa hanya dirinya saja yang ditilang, sementara pengendara lain yang melanggar peraturan tidak dijatuhi hukuman.

“Aku enggak mau. Yang melanggar kan bukan saya saja, kenapa saya saja yang ditilang,” ujar sang bocah dengan aksen Jawa yang kental.

loading...

Bacaan Terkait: