Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Cewek ABG yang Dijadikan Pelacur (Sedih dan Mengharukan)

Kategori Dunia: TrueStory

Powered by: id.neuvoo.com

Kisah Cewek ABG yang Dijadikan Pelacur Cilik. Dilansir dari laman Merdeka, berikut Dunia Baca dot Com share sebuah kisah nyata yang sangat pilu, sedih dan mengharukan yakni: Kisah ABG yang Dijadikan Pelacur Cilik oleh tetangganya.

Semoga dari kisah sedih dan mengharukan ini, para pembaca dapat mengambil hikmah dibalik kisah cerita ini. Langsung saja Anda simak kisahnya berikut ini.

Cerita pilu ini tak pernah dibayangkan oleh AOP alias B (13) sebelumnya. Diana, yang merupakan tetangganya, tega menjualnya ke pria hidung belang dengan harga Rp 200 ribu. Praktik prostitusi yang dilakukan Diana ini sudah berjalan sejak pertengahan tahun 2012. Sayang baru terungkap beberapa hari lalu karena selama ini B takut bercerita.

Meski memanfaatkan B untuk mendapatkan pundi-pundi kekayaan, ternyata Diana juga kerap menganiaya dan mengancam B. Dua hal itulah yang membuat B berpikir ulang untuk mengadukan kasus ini ke orangtuanya.

Akhirnya kasus ini terungkap saat B (13) mengeluhkan perutnya yang sering sakit kepada Rury, kerabatanya. Lalu dibawalah ke tukang urut. Oleh si tukang urut diberitahu kalau ada yang janggal pada tubuh B. B pun disarankan melakukan visum Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan hasilnya, B dinyatakan tidak perawan lagi.

“Awalnya, Senin (18/3) lalu dia mengeluh sakit di perutnya. Awalnya dikira maag, tapi pas dikasih obat maag, enggak mempan juga. Tapi setelah dibawa ke tukang urut, baru ketahuan kalau sepupu saya sudah tidak perawan,” tutur Rury di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (26/3).

Mengetahui hasil visum gadis kelas VII SMP ini tidak perawan, Rury lantas memaksa B untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Dengan menahan rasa sedih dan malu, B menceritakan kalau Diana telah keperawanannya ke pria hidung belang dengan upah Rp 200 ribu.

“Sekali berhubungan, sepupu saya itu dikasih Rp 200 ribu. Dan itu sudah berlangsung tiga kali sejak Juni 2012 sampai Januari 2013,” katanya.

Kedua orang tua B, ayah TK (41) dan ibu TA (40) mendengar kemalangan itu bak petir menyambar di siang bolong. Diana telah menipu TK. Kepada TK, dia memang telah meminta izin untuk membawa B kerja dan menjanjikan gaji yang tinggi. Tapi bukan sebagai pemuas nafsu lelaki bejat.

TK menambahkan, B sempat ingin kabur saat diminta melayani pelanggan setia Diana. Tapi usahanya batal dan dia tertangkap.

“Waktu anak saya tahu disuruh ngelayanin orang dewasa, anak saya sudah coba mau kabur, tapi dapat ditangkap sama Diana, lalu dipukulin. Waktu itu anak saya juga nangis sambil teriak-teriak,” papar TK, yang sehari bekerja sebagai seorang buruh, Rabu (27/3).

TA (40) menceritakan sejak korban dipaksa melayani pria hidung belang, tingkah B mendadak berubah. Sejak kasus prostitusi ini diketahui, B menjadi murung dan suka terdiam sendiri.

“Kemarin juga tuh, pas ditanyain, kenapa bisa kejebak pelacuran, dia terus kabur,” ujar TA yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci.

Atas perbuatan Diana, pihak keluarga akhirnya melaporkan ke Mapolres Jakarta Barat Rabu (27/3). Polisi langsung bergegas menahan wanita muda itu.

Rupanya Diana tidak terima. Dia bahkan mengancam TA, ibu B, dengan pisau. “Waktu saya tanya soal anak saya, dia enggak mau ngaku. Saya dan dia juga sempat adu mulut. Pas mau dibawa paksa sama saya dan warga, eh dia malah ngeluarin pisau,” kata TA.

Setelah kasus ini mulai merebak, warga kembali mendapatkan informasi baru kalau korban Diana bukannya B. Ada beberapa gadis belia yang jualnya setelah berhasil mengiming-imingi pekerjaan dengan gaji besar.

Pasca kejadian itu, B kini murung dan takut beraktivitas keluar rumah. Sebenarnya, TK dan TA sempat membuat surat perjanjian damai dengan Diana pada Selasa (19/3) malam dengan uang tutup mulut Rp 1,5 juta. Menurut TA, penandatangan surat di atas materai Rp 6000 itu karena rasa keterpaksaan. Dia tak tega melihat kesedihan anaknya dan takut dikeluarkan pihak sekolah,

“Saya takut, nantinya kasus ini ada pengaruhnya ke anak saya. Saya takut anak saya nanti dikeluarkan dari sekolah,” kata TA sendu.

loading...

Bacaan Terkait: