Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Dramatis, Suami Bongkar Perselingkuhan Istrinya dengan Alat Pelacak

Kategori Dunia: TrueStory

Kisah Suami Bongkar Perselingkuhan Istrinya dengan Alat Pelacak. Dua orang perempuan bersaudara yang masih-masing sudah menikah kepergok sedang selingkuh dengan dua orang pemuda setelah salah satu suami mereka memasang alat pelacak di mobil.

Menurut laporan harian Dubai berbahasa Arab, Al-Bayan, seperti dilansir dari laman Dream, ayah dua orang perempuan itu mengatakan anak-anaknya terlalu dimanjakan neneknya sehingga pergaulannya tak terkontrol.

Masing-masing kakak beradik mendapatkan suami melalui situs kencan online. Sang ayah sebenarnya tidak menyetujui pernikahan tersebut, tapi kedua puterinya memaksa. Setelah menikah, dua kakak beradik itu akhirnya memiliki dua anak dari masing-masing suami mereka.

Sang ayah menambahkan, mungkin karena mudah mendapatkan jodoh lewat internet, suami mereka mulai mencurigai kedua puterinya. Hal itu menyebabkan hubungan pernikahan mereka memburuk dengan cepat.

Kakak beradik itu ternyata selingkuh dengan dua pemuda melalui internet. Dan para suami mereka mengetahui tentang selingkuhan dari istri-istrinya.

Karena istri-istri mereka sering pamit dengan berbagai alasan, salah seorang suami ingin melacak dan menangkap basah mereka dengan memasang alat pelacak di mobil.

Setelah menghubungkan alat pelacak itu ke ponselnya, sang suami mengikuti mobil dua perempuan kakak beradik tadi.

Setelah sampai di sebuah flat, sang suami meminta temannya untuk mengikuti mereka. Kedua perempuan tersebut tidak mengenal teman suami mereka itu.

Teman suami itu kemudian mengikuti sampai ke dalam dan mengunci kamar yang dipakai untuk bertemu dengan dua pemuda yang sedang menunggu di dalam. Saat diberitahu bahwa kedua perempuan itu sudah masuk dalam flat, sang suami segera memanggil polisi.

Namun saat digerebek, polisi hanya menemukan dua pemuda yang menjadi selingkuhan dua perempuan tadi. Setelah menginterogasi satpam flat, polisi diberitahu bahwa kedua perempuan kakak beradik itu sering berkunjung ke flat untuk bertemu dengan selingkuhan mereka.

Setelah melihat kamera CCTV di pos satpam, polisi melihat dua perempuan itu melarikan diri melalui atap bangunan.

Kedua perempuan itu akhirnya diringkus bersama dengan dua pemuda selingkuhan mereka. Dalam sidang, pengadilan memerintahkan masing-masing dua perempuan dan selingkuhannya untuk membayar denda 10 ribu dirham.

Namun sebelum istri-istrinya dihukum, para suami mengajukan tuntutan hukum berupa hak asuh atas anak-anak mereka.

loading...

Bacaan Terkait: