Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Hewan-hewan yang Dipenjara Akibat Ganggu Manusia

Kategori Dunia: TrueStory

Kisah Hewan-hewan Dibui Akibat Ganggu Manusia. Menuai pengalaman berada dibalik dinding penjara ternyata tidak semata dirasakan oleh manusia saja. Beberapa hewan di bawah ini ternyata memiliki catatan kriminal yang tidak sederhana. Mereka dinilai pihak otoritas negara setempat telah menyalahi aturan dan wajib ditahan dan dijebloskan ke dalam bui. Sedikit tidak masuk akal, tetapi ini adalah kenyataan.

Lihat saja seekor kambing yang memakan rumput tetangga divonis tujuh tahun penjara. Kasus lain seperti monyet yang terpisah dari kelompoknya dan melewati batas negara dinilai sebagai imigran gelap. Dilansir dari laman Merdeka, berikut ini adalah 5 kisah hewan yang pernah rasakan penjara:

Kisah Kambing Dipenjara karena Makan Rumput Tetangga

Ada-ada saja kebijakan di India. Laman Mirror pekan lalu melaporkan, seekor kambing harus menghadapi hukuman penjara lantaran dianggap mencuri rumput. Kambing milik Abdul Hassan ini dihukum hingga tujuh tahun penjara lantaran memakan rumput milik tetangganya. Tak hanya si kambing, pemiliknya bahkan terancam mendapat hukuman yang sama.

“Kambing saya, melewati tembok pembatas dan makan bunga serta rumput dari halaman tetangga,” cerita Hassan.

Dia mengatakan, kambing tersebut segera dibawa ke kantor polisi.

“Saya juga turut serta ke kantor polisi,” lanjut dia.

Stasiun televisi lokal melaporkan insiden ini dalam siaran langsung. Dalam laporan itu disebutkan, tetangga Hassan merupakan seorang pejabat pengadilan setempat.

“Polisi telah menangkap seekor kambing dan pemiliknya. Kambing ditangkap karena makan di halaman rumah tetangga si pemilik, meski sudah diingatkan berkali-kali. Tetangga itu, yang merupakan seorang pejabat pengadilan setempat, melayangkan gugatan kepada kambing,” ucap sang reporter.

Kepolisian Chhattisgarh membenarkan adanya kejadian tersebut. Petugas mengatakan kambing itu bersalah karena sudah diperingatkan berkali-kali.

Gajah Bunuh 3 Orang

Merdeka.com – Insiden menimpa seekor gajah bernama Ramachandran di Kerala, India pada sebuah festival di Januari 2013. Gajah ini tiba-toba mengamuk dan mengobrak-abrik seisi acara, alhasil tiga wanita tewas. Anehnya, kesalahan justru dialamatkan pada gajah bukan pada si pawang.

Gajah berusia 45 tahun ini ditahan dan dijaga dibawah pengawasan Departemen Lingkungan, memaksa pemilik membayar uang jaminan sebesar 30 ribu rupe atau setara dengan Rp 5,8 juta. Pasca kejadian ini, Ramachandran dilarang ikut serta dalam segala macam festival selama tiga bulan.

Kisah Monyet Dibui lantaran Langgar Batas Wilayah

Percaya atau tidak seekor primata ditahan lantaran langgar batas negara antara India dan Pakistan. Pada 2011 seekor monyet ditahan oleh Otoritas Pakistan di Provinsi Punjab, dimana monyet tersebut tersasar di Padang Pasir Cholistan yang telah mengembara dari India.

Monyet tersebut langsung diamankan oleh pejabat satwa hewan liar di Bahawalpur. Lantaran tidak diketahui siapa pemiliknya, monyet ini akhirnya ‘dijebloskan’ ke Kebun Binatang Bahawalpur dan diberi nama Bobby.

Keledai tendang manusia

Sekurangnya dua pria menjadi korban seekor keledai bernama Burro. Peristiwa initerjadi di sebuah pekarangan di negara bagian Chiapas, Meksiko pada 2008. Keledai yang dilaporkan karena melakukan tindak kekerasn harus mendekam di dalam satu sel bersama para pemabuk dan para pengganggu di muka umum.

Pemilik yang melakukan protes diizinkan membebaskan kembali peliharaannya bilamana mau melunasi uang jaminan yang ditaksi sebesar $ 420 (sama dengan Rp 5,6 juta). Korban bernama Genaro Vazquez(63) digigit di bagian dada dan korban lain bernama Andres hernandez(52) ditendang dalam usaha menolong temannya. Diketahui enam orang dikerahkan untuk mengamankan keledai ngamuk ini.

Kisah Monyet Curi Makanan Berujung Penjara

Seekor monyet harus mendekam di balik jeruji besi lantaran dianggap sebagai penjahat. Monyet ini ditangkap oleh seorang pawang profesional karena mengganggu masyarakat sekitar.

Salah satu primata ini sering dilaporkan mencuri makan serta merusak segala perabotan rumah warga. Warga Sion, Mumbai, India mengeluhkan sudah enam bulan warga mengeluhkan diganggu oleh monyet tersebut.

Para warga akhirnya sepakat untuk meringkus primata ini dan mengikat tangan, kaki, serta kepalanya sebelum dimasukkan dalam kerangkeng besi.

“Ini adalah satu dari tiga hingga empat monyet yang mengacau di sekitaran lingkup masyarakat di pusat distrik Mumbai, para tamu yang singgah ke lokasi ini kerap protes atas kedatangan tamu tak diundang,” tulis AFP yang kemudian dikutip oleh Emirates247, Senin (8/2).

Pada dasarnya primata jenis ini tinggal selaras dengan umat Hindu di India. Kelompok hewan primata ini menyebar di taman umum, perkantoran, atap rumah warga, bahkan membantu warga saat ada maling. Monyet juga dilaporkan sangat jarang mengganggu seperti yang dikeluhkan oleh warga Sion.

loading...

Bacaan Terkait: