Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Kolor Ijo Memperkosa Puluhan Wanita di Jawa Timur

Kategori Dunia: Nasional, TrueStory
[neuvoo_jobroll co=id lo=Jakarta kw=Marketing size=20]

Sepak Terjang Kolor Ijo di Jawa Timur Perkosa Puluhan Wanita. Sepak terjang Kolor Ijo sempat menjadi momok menakutkan bagi warga Jawa Timur, khususnya wanita pada tahun 2004 lalu. Kejahatan yang dilakukan Kolor Ijo tak hanya sekadar merampok, namun dia kerap memperkosa korbannya.

Setelah sekian lama diburu, akhirnya Polresta Probolinggo berhasil mengungkap sosok dibalik Kolor Ijo Januari 2014. Petugas menangkap pria bernama Buasir Nur Khotib (50), warga Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo yang selama ini dibalik sosok Kolor Ijo.

Atas atensi Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono, akhirnya kasus tersebut diambil alih oleh Polda Jatim. Berikut adalah kisah sepak terjang Kolor Ijo selama 10 tahun menghantui wanita Jatim, sebagaimana Dunia Baca dot Com lansir dari laman Merdeka

[neuvoo_jobroll]

Kolor Ijo Perkosa 47 wanita di 31 lokasi

Menurut Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Jawa Timur AKBP Bambang Tjahyo Bawono, dari 47 korban Kolor Ijo, hanya empat orang yang melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Sejauh ini, baru ada empat korban perkosaan pelaku yang melapor,” kata Bambang di Mapolda Jawa Timur, Kamis (6/2).

Kolor Ijo Mencuri di 43 lokasi

Pelaku dijuluki Kolor Ijo, karena dalam setiap aksinya, Buasir selalu mengenakan kolor berwarna hijau. Pelaku tidak hanya menjarah barang-barang berharga miliki korban, melainkan juga memperkosa korbannya.

“Dalam setiap aksinya, pelaku masuk rumah kemudian menodong korban, lalu mengambil barang berharga milik korbannya. Bahkan, sebagian korban-korbannya diperkosanya,” ungkap Bambang.

Kolor Ijo melakukan ritual khusus sebelum beraksi

Menurut Bambang, sebelum beraksi, pelaku juga mengaku biasa melakukan ritual-ritual khusus. “Saat ini, kami masih terus melakukan pengembangan terkait kasus tersebut,” tandas dia.

Pembaca, itulah kisah sepak terjang kolor ijo di jawa timur yang sudah banyak memakan korban pemerkosaan dan pencurian. Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semua untuk selalu waspada dan waspadalah dimanapun kita berada. Karena kejahatan ada di sekeliling kita. Dan kejahatan bisa terjadi kapan saja. Kejahatan terjadi bukan karena niat pelaku saja, melain juga karena ada kesempatan, begitulah kata Bang Napi. WASPADALAAH…!!!

loading...

Bacaan Terkait: