loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Miris Siswi SMP Dicabuli Kakap Ipar Karena Lebih Montok dari Istrinya

Kategori Dunia: Nasional

Kisah Miris Siswi SMP Dicabuli Kakap Ipar Karena Lebih Montok dari Istrinya. Kasus pencabulan dan pemerkosaan yang marak terjadi bikin resah para wanita. Sebab, terkadang pelakunya orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman.

Seperti yang terjadi dengan RA (15), siswi yang masih duduk di bangku SMP ini dicabuli oleh kakak iparnya sendiri Sigit Cahya Permana (26). Sigit mengaku, dia nekat mencabuli adik iparnya lantaran lebih sintal dan cantik ketimbang istrinya.

“Tersangka sebut adik iparnya lebih cantik dan tubuhnya bagus, karena itulah dia mencabulinya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Lubuk Linggau AKP Arif Mansyur, Kamis (4/6).

Namun yang menarik dalam kasus Sigit ialah, dia ditangkap polisi saat mengurus kasus kecelakaan yang melibatkan dirinya. Pencabulan itu terjadi 2014, dan saat itu polisi belum bisa menangkap Sigit karena tidak diketahui keberadaannya. Bagaimana kronologi kasus pencabulan tersebut seperti dilansir Merdeka

Urus kecelakaan, Sigit malah ditangkap kasus pencabulan

Sigit Cahya Permana (26), warga Jalan Kenanga II, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Lubuk Linggau, Sumsel, diduga tersangka pencabulan terhadap adik iparnya sendiri ditangkap saat mengurus kasus kecelakaan yang melibatkan dirinya.

Kasat Reskrim Polresta Lubuk Linggau AKP Arif Mansyur mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan yang masuk pada April 2014. Kala itu, polisi tidak bisa memanggil tersangka karena saat itu keberadaannya tidak diketahui.

Namun, namanya Sigit muncul saat mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Tugumulyo, Musi Rawas, Sabtu (30/5). Pelaku bolak-balik mengurus kecelakaan itu di Polresta Lubuk Linggau. Setelah diselidiki, pelaku akhirnya diciduk di rumahnya, Selasa (2/6) malam.

Aksi pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap adik iparnya sendiri yang masih berstatus siswi SMP berinisial RA (15), terjadi di bekas rumah kontrakan di Lubuk Linggau Barat. Sigit mencabuli RA saat istri pergi ke pasar.

“Tersangka mengaku tidak sampai disetubuhi, cuma dicium dan peluk saja,” ungkap Arif kepada wartawan, Kamis (4/6).

Beberapa hari kemudian, korban mengadu ke keluarganya hingga melapor ke polisi. Mengetahui itu, tersangka yang bekerja sebagai penjual keliling itu kabur ke Pulau Jawa. Tujuh bulan kemudian, tersangka kembali ke Lubuk Linggau dan melanjutkan hubungan dengan istrinya.

“Tersangka kita tangkap karena mengurus kecelakaan. Kami baru tahu jika dia pernah dilaporkan,” pungkasnya.

Sigit cabuli adik ipar yang masih SMP karena lebih montok dari istri

Sigit Cahya Permana (26) nekat mencabuli adik iparnya RA (15) yang masih duduk di bangku SMP. Menurut Kasat Reskrim Polresta Lubuk Linggau AKP Arif Mansyur, dari pemeriksaan tersangka Sigit Cahya Permana (26), dia nekat melakukan perbuatan tercela itu karena terpikat dengan tubuhnya yang lebih montok dibanding istrinya. Saat kejadian istri tersangka sedang pergi ke pasar.

“Tersangka sebut adik iparnya lebih cantik dan tubuhnya bagus, karena itulah dia mencabulinya,” ungkap Arif, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan tersangka di Lubuk Linggau Barat, pada April 2014 lalu. Ketika itu, korban datang dengan berseragam sekolah.

Sebelumnya, tersangka mengaku sempat mengirim pesan singkat melalui short message service (SMS) untuk datang ke rumahnya.

“Tersangka sebut itu dilakukan satu kali dan atas dasar suka sama suka. Tapi, kasusnya tetap kita proses secara hukum,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka Sigit ditangkap polisi saat mengurus kecelakaan yang dialaminya, Selasa (2/6). Tersangka ditangkap berdasarkan laporan tindak pidana pencabulan yang masuk pada April 2014 lalu. Pihaknya tidak bisa memanggil tersangka karena saat itu keberadaannya tidak diketahui.

Namun, namanya muncul kembali saat dia mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Tugumulyo, Musi Rawas, Sabtu (30/5). Tersangka bolak-balik mengurus kecelakaan itu ke Polresta Lubuk Linggau.

Sigit gagal setubuhi adik ipar gara-gara istri telepon

Aksi pencabulan yang dilakukan Sigit Cahya Permana (26) terhadap adik iparnya yang masih berstatus siswi SMP inisial RA (15), ternyata sudah direncanakan sebelumnya. Namun, dia tidak sempat menyetubuhinya karena istrinya menelepon RA.

Kasat Reskrim Polresta Lubuk Linggau AKP Arif Mansyur mengungkapkan, dari penuturan tersangka, dia nyaris melakukan hubungan badan dengan adik iparnya. Sebab, saat itu mereka sudah melepas pakaian hingga nyaris telanjang.

“Tersangka ngakunya tidak sempat menyetubuhi korban, cuma peluk cium saja,” ungkap Arif, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan, tersangka bersama korban melakukan perbuatan itu di beberapa tempat di rumah kontrakan tersangka. Awalnya di kamar depan, kemudian pindah ke kamar belakang, dan berakhir di ruang tamu.

Begitu membuka pakaian terakhir untuk berhubungan badan, istri tersangka menelepon korban. Lantas, korban mengangkat telepon itu dan sempat berbicara sebentar. Lalu, korban berpakaian lagi dan meninggalkan tersangka.

“Korban pergi tanpa pamit sebelumnya. Selang berapa hari, korban mengadu ke kakaknya (istri tersangka) jika sudah dicabuli,” ujarnya.

Diketahui, tersangka Sigit ditangkap polisi saat mengurus kecelakaan yang dialaminya, Selasa (2/6). Tersangka ditangkap berdasarkan laporan tindak pidana pencabulan yang masuk pada April 2014 lalu. Pihaknya tidak bisa memanggil tersangka karena saat itu keberadaannya tidak diketahui.

Namun, namanya muncul kembali saat dia mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Tugumulyo, Musi Rawas, Sabtu (30/5). Tersangka bolak-balik mengurus kecelakaan itu ke Polresta Lubuk Linggau.

Tersangka mengaku nekat berbuat cabul karena tubuh korban lebih montong dibanding istrinya. Korban disuruh datang ke rumah kontrakannya saat istri tersangka pergi ke pasar.

loading...

Bacaan Terkait: