Kisah 4 Orang yang Mengaku Pernah ke Surga dan Neraka. Anda Percaya?

Kisah Orang-orang yang Mengaku Pernah ke Surga dan Neraka. Anda Percaya?. Pengakuan seseorang tentang pernah melihat Surga dan Neraka masih terus diperdebatkan. Banyak yang tak percaya dengan kesaksian seseorang yang mengaku pernah melihat dua tempat tersebut. Mereka meyakini itu hanya buah pikiran manusia semata.

Loading...

Tapi pengakuan orang yang pernah melihat Surga dan Neraka bukan hanya satu atau dua orang saja. Seperti dikutip Merdeka.com, berikut orang-orang yang mengaku lihat Surga dan Neraka:

Tom Maniyangat

Tom Maniyangat mengaku pernah mengunjungi neraka dan surga setelah mengalami mati suri pada 14 April 1985. Tom meninggal setelah kendaraan yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil jip.

“Saya melihat tubuh saya dan orang-orang mengangkat tubuh saya ke rumah sakit. Saya dapat mendengar orang menangis dan berdoa untuk saya. Lalu, saya bertemu dengan malaikat penjaga. Ia berkata kepada saya, ‘Saya akan membawa kamu ke surga. Tuhan ingin bertemu denganmu.”

Saat Tom dibawa bertemu Tuhan, Tom diajak melihat Neraka. Menurutnya, itu adalah pemandangan yang mengerikan.

Rajiv Parti

Rajiv Parti mengaku pernah melihat neraka saat menjalani operasi darurat untuk mengeringkan daerah panggulnya dan mengambil sfingter akibat infeksi yang telah menyebar ke darahnya. Parti diberikan bius saat itu, dan membuatnya tak sadarkan diri. Dia merasa “keluar” dari tubuhnya dan mendengar semua lelucon yang diucapkan dokter saat operasi berlangsung.

“Pada awalnya aku pikir ahli anestesi telah mencampurkan obat untukku, karena ada satu benda mirip ketamin yang dapat memberikan rasa ‘keluar’ dari tubuh,” kata Rajiv. Lalu ketika ‘keluar’ dari tubuhnya, Parti mengaku berkelana ke dalam dunia yang tampak seperti neraka, di mana ia melihat kegelapan, api, dan mendengar makhluk yang meratap.

Namun, ayahnya tiba-tiba muncul dan menggiring dia ke sebuah terowongan cahaya. Kegelapan yang tadinya ia alami berganti dengan cahaya seribu matahari yang tak menyakiti mata. Parti memahami bahwa cahaya itu merupakan cinta yang murni. Ia diberi kesempatan kedua untuk kembali dan mengubah hidupnya sepenuhnya.

Dr Eben Alexander

Pada 2008, Alexander mengalami koma selama seminggu. Dia merasakan pengalaman seperti sedang naik ke surga, atau peristiwa semacamnya. Saat itu, dia menderita infeksi otak yang dikenal sebagai meningoencephalitis. Dokter mengatakan bahwa Alexander akan segera menemui ajalnya. Mereka juga memasang alat bantu agar ia dapat hidup lebih lama.

Di titik kritis itulah ia mulai merasakan pengalaman yang tak biasa. Dia mengaku melihat sinar dari atas dan mulai mendengar suara musik. Dia merasa melayang melintasi sinar itu sampai ke lembah tanaman hijau subur, di mana air terjun bersinar ke kolam kristal. Ada awan, seperti marshmallow merah muda dan putih.

“Di belakangnya ada langit biru, dengan pepohonan, ladang, hewan, dan manusia. Ada juga air yang mengalir di sungai atau turun seperti hujan,” ujarnya.

Crystal McVea

Crystal McVea meninggal hanya dalam waktu sembilan menit pada tahun 2009. Selama sembilan menit itu dia mengaku berada di surga. Di surga, dia didampingi Tuhan. Katanya, satu-satunya yang bisa menggambarkan surga adalah pancaran sinar yang begitu indahnya. Terang dan berseri-seri. Dia mengaku Tuhan menawarkannya untuk tinggal di sana, tetapi pada akhirnya dia kembali ke Bumi.

“Saya tidak punya kata-kata dalam bahasa manusia untuk menjelaskannya, kata dia saat diwawancara sebuah stasiun televisi di Amerika Serikat.

Ketika ditanya bagaimana rupa Tuhan, dia menjawab, “Saya melihat cahaya terang luar biasa. Cahaya yang bisa saya sentuh, rasakan, cium. Rasanya saya seperti punya 500 indera untuk merasakan sensasi itu.”

Loading...

loading...