Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Para Suami Biadab, Tega Siksa Istri karena Hal Sepele

Kategori Dunia: TrueStory
[neuvoo_jobroll co=id lo=Jakarta kw=Marketing size=20]

Kisah Biadab Para Suami yang Tega Siksa Istri karena Hal Sepele. Tugas seorang suami sudah tentu mengayomi istri dan anak-anaknya. Suami yang baik tentunya melindungi istrinya. Namun, pernikahan terkadang tidak seperti yang dibayangkan. Beberapa orang malah ada yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya, bahkan karena alasan sepele. Mulai dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga perceraian, bukti seorang suami tidak bisa memberikan rasa aman kepada sang istri. Lima suami ini, bahkan tega menganiaya istri dan ada yang menceraikannya karena alasan yang terbilang konyol. Penasaran?

Berikut kisah lima suami biadab yang tega menyiksa istrinya karena hal sepele, seperti dikutip dari laman merdeka yang dirangkum dari berbagai sumber.

Tak lahirkan anak lelaki, istri disiksa suami

Anak adalah anugerah Tuhan dan tidak ada manusia yang bisa mengatur kehadiran anak. Begitu pula dengan jenis kelaminnya. Namun, apa yang dilakukan pria ini sungguh tidak beradab. Pria miliuner asal China merasa kecewa pada istrinya karena tidak bisa melahirkan anak laki-laki. Tak hanya pria itu saja, namun keluarganya juga tidak menyukai hal itu. Padahal, keluarga kecil ini sudah dikaruniai dua putri yang rupawan. Karena kecewa, perempuan tersebut sering disiksa oleh suami dan keluarganya. Selain ringan tangan, sang suami diketahui sengaja mengganti kunci rumah dan mengakibatkan dia tidak bisa masuk. Karena sudah tidak tahan diperlakukan kasar, perempuan ini kemudian mengunggah fotonya yang disiksa oleh keluarga suaminya ke media sosial.

[neuvoo_jobroll]

Suami dipenjara karena jadikan istri layaknya budak

Safraz Ahmed (34) akhir pekan ini dijatuhi hukuman penjara dua tahun karena memperlakukan istri seperti budak. Warga Kota London, Inggris, itu menjadi pria pertama di Negeri Ratu Elizabeth yang dipenjara karena perlakuan kasarnya pada istri yang tidak manusiawi. Ahmed sering memaksa istrinya bekerja membersihkan rumah. Hubungan mereka, menurut jaksa penuntut, bukanlah suami-istri tapi lebih mirip majikan dengan budak. Hakim Christopher Hehir dalam pembacaan vonis, mengatakan Ahmed terbukti sering memaki istrinya, mengirim SMS berisi ancaman, serta mengancam akan menjatuhkan sang istri dari jembatan jika menolak melakukan perintahnya.

“Tindakan terdakwa masuk kategori kekerasan verbal, intimidasi, agresi, serta menyebabkan kesedihan bagi korban,” kata Hehir.

Sang istri, Sumara Iram, bukanlah warga Inggris seperti Ahmed. Iram baru tiba di Inggris pada 2012, mengikuti perjodohan yang sudah diatur orang tuanya dari Pakistan. Dari awalnya berharap bisa mendapatkan kehidupan lebih baik bersama Ahmed, perempuan malang ini justru disiksa nyaris setiap hari.

“Saya tidak pernah diizinkan keluar rumah. Saya tidak dibolehkan mempunyai teman. Saya tidak pernah bisa bersosialisasi,” kata Iram dalam pengakuan terpisah kepada polisi. Jika Ahmed kesal melihat pekerjaan Iram yang dianggap tidak rapi, maka perempuan itu akan dipukuli. “Saya memasak, membersihkan rumah, mencuci, menyetrika, menjaga anak-anak keluarga besar Ahmed, dan pasti ada saja yang salah di mata mereka,” imbuh Iram.

Suami suruh istri tidur dengan sahabat gara-gara terpengaruh acara TV

Seorang pria Mesir terpengaruh acara terkenal program ‘tukar istri’ asal Inggris. Dia mendesak sang istri untuk bisa tidur dengan temannya, usai sang teman ‘menghadiahi’ istrinya sendiri, tulis koran Saudi hari ini.

Akibat perilaku sang suami, hal tersebut diadukan ke pengadilan. Sang istri, berusia 26, tinggal di Kota Nasr dekat Ibu Kota Kairo. Dia bergegas mengadu ke polisi setelah mendapat paksaan untuk ditiduri oleh teman suaminya.

“Suami ku mendapat istri temannya karena merasa jatuh hati perempuan itu, saya mencoba bunuh diri demi bisa menghentikan langkah teman sang suami karena mencoba melakukan perkosaan,” seperti dikutip dari laman Emirates247.

Laporan tersebut diketahui berlanjut dengan permintaan cerai dari sang istri. Dia juga mengatakan bila sang suami adalah seorang pencandu minuman keras dengan hubungan pertemanan yang buruk.

Wanita Saudi diceraikan gara-gara cium Unta

Sepasang pengantin muda asal Saudi memutuskan untuk bercerai lantaran alasan konyol. Sang suami cemburu lantaran istrinya mencium mesra seekor anak unta di hadapan ibunya ketika mereka pelesir ke kebun binatang. Seketika di hari itu gugatan langsung dilayangkan.

Tapi, keputusan sang suami akhirnya berubah atas desakan mertua. “Sang suami tidak bisa untuk tidak menuruti perkataan sang ibu untuk menceraikan sang istri. Bila tidak dipatuhi, ibu tersebut tidak akan menganggap dia sebagai anaknya,” tulis koran Sada tanpa memberi tahu di mana dan kapan insiden itu terjadi, dikutip dari laman emirates247.

Keesokan harinhya, dia berkunjung ke rumah sang istri dengan membawa sejumlah pakaian dengan harapan situasi membaik. Sang istri menjelaskan bila apa yang dilakukannya tidak bermaksud lebih dan hanya memperlihatkan rasa suka terhadap unta.

“Perempuan itu mengatakan sangat mencintai suaminya dan tidak ingin berpisah,” ujarnya.

Lebih jauh diketahui, pemicu hal ini adalah sang mertua yang tidak suka dengannya. kendati demikian, sang istri masih belum siap bila harus berlanjut tinggal satu atap dengannya.

Suami potong hidung istri karena tak sanggup bayar mahar

Pria bernama Kamlesh Rathore, 27 tahun, di Shahjahanpur, Negara Bagian Uttar Pradesh, India, memotong sebagian hidung Kamlesh Rathore, 25 tahun, istri yang sudah menikahinya selama delapan tahun dengan pisau. Dia melakukan itu karena mahar dari keluarga Kamlesh tidak juga sanggup dibayarkan.

Di India, mahar biasanya dibayar oleh pihak perempuan kepada pihak laki-laki, yakni bisa berupa uang tunai, perhiasan, atau tanah.

Sanjeev selama ini meminta mas kawin berupa uang senilai Rp 9,4 juta kepada keluarga Kamlesh.

“Dia menyiksa saya setiap hari karena mas kawinnya tidak dibayar. Dia terus-terusan minta Rp 9,4 juta,” kata Kamlesh.

“Saya sudah berkali-kali bilang ayah saya orang miskin dan dia tidak mampu membayar uang sebanyak itu tapi dia tidak mau mendengar dan mengancam akan memotong hidung saya,” lanjut wanita malang itu.

Menurut Kamlesh, dia sudah disiksa selama bertahun-tahun.

“Dia memakai sabuk, sandal, tongkat kayu buat memukuli saya. Selama delapan tahun menikah dia selalu menyiksa saya.”

Tiga hari lalu Kamlesh sedang memasak makan malam ketika Sanjeev lagi-lagi menagih mas kawinnya dengan berteriak.

Menurut Kamlesh, iparnya tiba-tiba meringkusnya dari belakang dan menjatuhkannya.

“Lalu tiba-tiba entah dari mana saya melihat pisau dan dia (suami) memotong hidung saya,” kata Kamlesh.

Wanita yang sudah punya putri berusia enam tahun itu lalu mengatakan suami dan iparnya kabur setelah memotong hidungnya.

loading...

Bacaan Terkait: