Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Perjuangan RA Mahasiswi UIN Bandung di Balik Foto Syur dan Prostitusi

Kategori Dunia: Nasional, TrueStory

Kisah Perjuangan RA Mahasiswi UIN Bandung di Balik Foto Bugil dan Prostitusi. Kampus UIN Gunung Djati Bandung, sedang jadi gunjingan. Sebabnya, seorang mahasiswi fakultas Syariah dan Hukum, jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), berinisial RA, terkena kasus foto hot bahkan hampir tanpa sehelai benang membalut tubuhnya

“Sudah tujuh bulan dia bilang dia melakukan itu sendiri. Dia menawarkan jasanya melalui grup Twitter,” tutur Kepala Jurusan PMH, Dudang Gozali. (Lihat : Foto RA Mahasiswi UIN Bandung Bugil Tanpa Sensor)

Mulanya, cerita ini heboh di jejaring sosial sejak awal pekan lalu. Saat itu, foto hot RA muncul di jejaring sosial Facebook. Pihak kampus langsung memanggil dan menyidang RA. RA dikeluarkan dari tempatnya menuntut ilmu selama tiga tahun terakhir. Dia harus rela melepaskan bangku kuliah yang sudah dia jalani selama 6 semester. (Baca juga: Kisah Miris Mahasiwi UIN Bandung Foto Bugil di FB untuk Jual Diri)

Alasan pihak kampus mengeluarkan RA karena perbuatannya mengunggah foto hot itu mencemarkan nama baik kampus. Terparah, RA ternyata juga ayam kampus yang menjajakan dirinya pada pria hidung belang. Dia pun mengakui itu, meski membantah keras kalau dia yang mengunggah foto itu. RA membenarkan foto itu benar miliknya tapi facebook dan foto yang diunggah bukan idenya. (Lihat : Foto RA Mahasiswi UIN Bandung Bugil Tanpa Sensor)

“Kami langsung memanggil yang bersangkutan, dan kami sidang kode etik, makanya langsung di DO. Kampus kami tidak menerima mahasiswi yang melakukan foto panas, itu jelas melanggar aturan. Sesuai peraturan berdasarkan tata tertib kampus dan etika,” kata Rektor UIN Bandung, Deddy Ismatullah.(Baca juga: Koleksi Foto Bugil Mahasiswi UIN Bandung

Di balik segala cerita miring soal RA, sebenarnya dia bukan mahasiswi sembarangan dalam hal prestasi. Tak hanya itu, dia pun sangat perhatian pada keluarganya yang menetap di Tasikmalaya.

Berikut cerita lain dari seorang RA yang foto bugil syurnya beredar dan mengaku sebagai ayam kampus.

Indeks Prestasi RA terendah 3,4

Teman-teman sekelas RA tidak menyangka kalau dia jual diri. Di kampus, RA dikenal sebagai mahasiswi yang rajin, nilai akademiknya bagus.

“Dia jarang absen. Tugas-tugas kuliahnya selalu diselesaikan bahkan sebelum waktunya. Kita juga kadang nyontek tugas kampus dari dia,” kata salah satu teman sekelas RA yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebelum mendapat sanksi drop out, RA telah duduk di bangku kuliah selama 6 semester. Berdasarkan informasi dari Kepala Jurusan PMH Dadung Gozali, tiap semester RA selalu mendapatkan IP di atas tiga koma.

“IP-nya selama ini sangat bagus. Rata-rata di atas tiga koma. Paling kecil 3,4 dan paling tinggi 3,7. Dia juga sering ikut kegiatan jurusan,” tutur Dadung.

RA Senang membaca dan meminjam buku di perpustakaan

Soal cerdas, teman-teman di kelasnya tahu RA bukan mahasiswi sembarang. Dia pun senang membantu keluarganya.

Komisaris Kelas (sebutan untuk ketua kelas di UIN GD Bandung), Setyo, yang mengaku sering ngobrol dengan RA mengatakan rekannya itu rajin ke perpustakaan kampus. (Lihat : Foto RA Mahasiswi UIN Bandung Bugil Tanpa Sensor)

“Boleh ditanya ke orang-orang perpustakaan, RA sangat rajin pinjam buku. Baik itu buku untuk keperluan tugas kampus atau buku-buku bacaan lainnya,” kata Setyo.

Hasilnya tidak sia-sia. Dia selalu mendapat prestasi selama 6 semester.

RA Ramah dan mudah bergaul dengan teman-temannya

RA juga dikenal sebagai orang yang sangat baik dan ramah di kalangan teman-temannya. Dia pun mudah bergaul dengan siapa saja.

RA tak segan membantu teman-temannya yang alami kesulitan. Bila lagi ada uang lebih, RA yang mengaku bekerja menjadi pelayan restoran mentraktir makan teman-temannya.

Pasca foto hotnya beredar RA menghilang. Teman-temannya sudah mengontak tapi sudah tak menyambung ke ponselnya.

Padahal mereka sudah merencanakan untuk pergi bersama RA jalan-jalan dan foto bersama untuk kenang-kenangan.

“Rencananya tanggal 18 Februari dia mau traktir jalan-jalan sambil foto-foto bersama. Di tanggal itu dia ulang tahun. Tapi sekarang kita udah kehilangan kontak,” tambah Setyo, rekan sekelas RA.

Sebelum jadi ayam kampus, RA jualan keripik untuk biaya kuliah

Sebelum jadi ayam kampus, RA pernah jualan keripik di kampusnya. Dia jualan keripik kurang lebih satu tahun waktu masih duduk di semester tiga.

Teman-teman sekelas RA mengatakan, keripik yang dijual RA cukup laris. Sayangnya di semester empat, RA tidak lagi jualan keripik.

“Keripiknya laku. Tapi nggak tahu kenapa dia berhenti jualan. Kita kagetnya juga waktu ada berita negatif tentang dia. Padahal dia anaknya baik,” kata Setyo, teman sekelas RA.

loading...

Bacaan Terkait: