Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah PSK yang Menangis di Pelukan Wali Kota Aceh saat Mendengar Asma Allah

Kategori Dunia: Nasional

Powered by: id.neuvoo.com

Mendengar Asma Allah, PSK Menangis di Pelukan Wali Kota Aceh. Seorang wanita muda yang ditangkap polisi syariat Aceh menangis terisak-isak saat Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut nama Allah. Wanita asal Takengon berinisial MI itu dinasehati setelah terjaring razia.

Sontak saja MI menangis tanpa bisa dibendung memecahkan kesunyian dini hari itu, Sabtu (29/3) sekira pukul 04.30 WIB di kantor Satpol PP-WH Banda Aceh di lantai dua.

MI bersama 11 orang rekannya diringkus di Tower Coffee yang berada di Simpang Lima Banda Aceh karena diduga sebagai perempuan pekerja seks komersial (PSK).

Bersama MI juga ada sejumlah wanita lain ikut terjaring dalam razia yang digelar oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Razia ini langsung dipimpin oleh wali kota Banda Aceh. Razia ini juga digelar dalam rangka menegakkan syiar Islam menuju Banda Aceh menjadi kota Madani.

Tidak hanya MI, isak tangis pecah saat Illiza saat mendapat siraman rohani dari wali kota Banda Aceh. Demikian juga belasan wanita malam lain yang menggunakan pakaian serba ketat sampai memperlihatkan lekuk tubuhnya juga ikut menangis. Sesekali terlihat mereka mengusapkan air mata dengan jilbab yang mereka kenakan seadanya.

“Allah akan memberi jalan terbaik bagi hambanya, bila hambanya mau mengingat Allah,” sebut Illiza.

Isak tangis MI pun semakin keras tatkala Illiza mencoba merangkul MI untuk menenangkan batinnya.

Kendati demikian, Illiza seorang ibu yang paham benar bagaimana dengan perasaan seorang anak terhadap orangtuanya. Oleh karena itu, Illiza bertekat akan memperhatikan mereka dan memberikan pembinaan segala daya upaya yang ia miliki saat ini.

“Sabar kuncinya, semuanya akan berubah bila kita ingin berubah, Allah pasti memberi perubahan kepada hambanya bila hambanya mau berubah,” imbuh Illiza sambil mengelus punggung MI.

Kata Illiza di hadapan wanita yang terjaring itu, dirinya sebagai pemimpin di Kota Banda Aceh tidak menginginkan kejadian seperti ini. Karena melakukan penangkapan tidak ada artinya, bila diri sendiri tidak mau melakukan perubahan.

“Berubahlah, dan berharaplah sama ALLAH, janganlah berharap sama manusia bila ingin berubah, manusia tidak akan bisa merubah hidup kita, berharap sama manusia kita dibohongi, ditipu,” kata Illiza yang mampu meluluhkan para wanita malam itu.

loading...

Bacaan Terkait: