loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Skandal Seks Mantan Guru dengan 12 Ribu PSK ABG Hingga Nenek-nenek

Kategori Dunia: International

Skandal Seks Mantan Guru dengan 12 Ribu PSK ABG Hingga Nenek-nenek. Yuhei Takashima susah payah membangun reputasinya sebagai pendidik selama 36 tahun. Ia bahkan pernah dipercaya sebagai kepala sekolah.

Namun, di masa tuanya, mantan guru asal Jepang itu menghadapi tuduhan kriminal yang menghancurkan nama baiknya. Takashima, yang kini berusia 64 tahun, diduga berhubungan seksual dengan 12.000 perempuan, yang termuda bahkan baru berusia 14 tahun.

Menurut polisi, perbuatan terlarang tersebut dilakukannya dalam kunjungan berulang kali ke Filipina, yang dilakukan selama seperempat abad.

Kepolisian Jepang akhirnya menahan Yuhei Takashima pada Rabu 15 April 2015 atas dugaan bahwa ia memfoto tindakan cabul dengan seorang bocah berusia 13 atau 14 tahun. Tersangka juga memproduksi material pornografi di sebuah kamar hotel di Manila, Filipina.

“Polisi menyita 147.600 foto yang diambil Takashima selama bertahun-tahun,” kata Takeshi Akimoto, anggota polisi yang bertugas menangani tindakan kriminal yang melibatkan anak di bawah umur di Kabagawa, sebuah prefektur di selatan Tokyo, seperti dilansir dari laman Liputan6.

Foto-foto tak senonoh itu dikoleksi dalam lebih dari 400 album. Perempuan Berusia 14-70 Tahun.

Takashima, yang berasal dari Yokohama, mengaku pada polisi bahwa ia mulai mengeluarkan uang untuk membayar PSK pada 1988, saat ia bekerja di sebuah sekolah Jepang di Manila.

Ia berdalih, pelanggaran moral tersebut dilakukan untuk meredakan tekanan berat yang ia rasakan dalam pekerjaan.

Namun, apa yang membuatnya membayar ribuan perempuan? Takashima menjawab: karena bayaran yang harus ia keluarkan sangat murah.

Setelah masa tugasnya selama 3 tahun di Manila usai, ia kerap kembali ke negara itu, untuk bersenang-senang dengan para PSK.

Tersangka mengaku, usia PSK yang pernah ia beli jasanya antara 14 hingga lebih dari 70 tahun.

Filipina adalah tujuan terkenal bagi wisatawan pencari kenikmatan duniawi, termasuk para pedofil. Industri seksuai marak seiring tingginya angka perdagangan manusia dan tingkat kemiskinan.

Akimoto, seorang anggota polisi, mengatakan, Takashima telah diselidiki sejak 2013. Insiden yang membuatnya dipenjara diyakini terjadi di Manila pada Januari 2014.

Sementara, pihak berwenang bidang pendidikan Yokohama mengatakan, Takashima menjadi guru SMP pada 1975. Ia sempat dikirim ke Manila antara tahun 1988 dan 1991. Pria itu sempat menjadi kepala sekolah SMP dari tahun 2008 hingga pensiun pada 2011.

Aksi yang dilakukan Takashima sangat disesalkan. Kini Pemerintah Yokohama sedang berupaya keras agar insiden memalukan tersebut tak kembali terulang.

loading...

Bacaan Terkait: