Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kisah Tragis ABG Bandung Diperkosa 9 Pemuda selama 3 Hari

Kategori Dunia: Nasional

Kisah Cerita Tragis ABG Bandung Diperkosa 9 Pemuda selama 3 Hari. Perkosaan makin marak terjadi. Kali ini menimpa SN, gadis berusia 14 tahun. Gadis ini direnggut kehormatannya setelah diperkosa 9 pemuda di kamar kosnya di bilangan Riung Bandung pada 10 Maret lalu.

Para pemuda dari geng motor tersebut mencekoki korban dengan minuman yang membuatnya teler. Ketika gadis malang ini tak berdaya, 9 berandal itu memerkosa SN secara bergiliran. Tiga hari gadis ini secara bergilir diperkosa pelaku yang diketahui dua di antaranya merupakan anggota geng motor XTC.

“Hasil pemeriksaan korban digilir selama tiga hari,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4).

Keluarga kemudian melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung. Hasil penyelidikan, kemudian ditangkap enam pria yakni GR (16), AG (20), AE (23), CS (22), DS (24) dan DA (21).

“Sekarang kita masih melakukan pengejaran kepada tiga pelaku lainnya,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4).

Berikut adalah cerita lengkap dari ABG yang diperkosa 9 pemuda, seperti dilansir dari laman Merdeka.

Perkenalan di FB membawa maut

Awal mula kejadian itu menurut Mashudi, korban pertama kali berkenalan dengan GR melalui jejaring sosial Facebook. Dari situ dua sejoli ini bertemu di suatu tempat hingga akhirnya dibawa GR ke tempat kos.

“GR yang sudah bertemu kemudian membawa ke tempat indekos dan di sana telah berada 8 orang rekan GR,” ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4).

Setelah itu GR menyerahkan kepada RK yang kini berstatus buron dan menyetubuhinya kembali oleh AL.

“Setelah itu baru korban di antar DK (DPO) ke rumahnya,” ungkapnya.

SN dicekoki minuman bersoda dengan obat

SN (14) gadis malang ini direnggut keperawanannya oleh sembilan pemuda di Bandung.
Di situ kemudian korban diberikan minuman yang telah diisi obat bius sehingga mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

“Di situ lah persetubuhan terjadi oleh pelaku,” ungkap ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4). Pihaknya saat ini masih memburu tiga pelaku lainnya. Adapun ke enam tersangka kini telah diamankan di sel tahanan Mapolrestabes Bandung.

Tiga hari gadis ini secara bergilir diperkosa pelaku yang diketahui dua di antaranya merupakan anggota geng motor XTC.

“Hasil pemeriksaan korban digilir selama tiga hari,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4).

Digilir oleh geng motor

Dua dari sembilan pemerkosa SN (14) merupakan anggota geng motor XTC. Mereka secara bergilir menyetubuhi SN di tempat kos daerah bilangan Riung Bandung. Kini polisi telah mengamankan enam dari sembilan orang yang diduga memerkosa SN ini.

“Ada dua orang yang merupakan anggota geng motor XTC,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (8/4).

Menurut Mashudi pihaknya masih memburu tiga pelaku yang telah menggilir remaja ini. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung juga memeriksa korban yang saat ini masih mengalami trauma.

Ke enam pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Bandung. GR (16), AG (20), AE (23), CS (22), DS (24) dan DA (21) hukuman penjara 15 tahun karena melanggar Pasal 81,82 UURI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Korban alami depresi

Selama tiga hari digilir SN kini mengalami depresi berat. Selain menanggung malu, gadis malang ini pun harus menanggung rasa sakit di kemaluannya.

Keluarga korban yang mengetahui perbuatan biadab pemuda itu melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.

Menurut? pihaknya masih memburu tiga pelaku yang telah menggilir remaja ini. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung juga memeriksa korban yang saat ini masih mengalami trauma.

loading...

Bacaan Terkait: