Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kumpulan Berita Pemerkosaan Siswi SMP Terbaru

Kategori Dunia: Nasional

Berita Terbaru Pemerkosaan Siswi SMP. Kejahatan pemerkosaan siswi-sisiwi SMP semakin marak. Maka dari itu, sebagai orang tua, kita harus selalu waspada untuk menjaga putra-putri tercinta agar tidak terjerumus dan/atau menjadi korban kejahatan tersebut.

Berikut adalah beberapa fakta miris pemerkosaan siswi-siswi SMP dikalangan masyarakat kita.

Siswi SMP Diperkosa Tetangganya Hingga Hamil 5 Bulan

Nasib miris dialami DN (13), warga Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, telah menjadi korban perkosaan. Akibatnya siswi kelas I SMP ini tengah hamil lima bulan.

Pelaku pemerkosaan itu adalah tetangganya sendiri, Samsul Bahri (55). Korban didampingi orangtuanya WN (50) melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKI untuk meminta polisi menangkap pelaku.

Kasat Reskrim Polres OKI AKP N Ediyanto mengungkapkan, dari laporan, perkosaan itu terjadi saat korban hendak pulang dari rumah temannya pada pertengahan Agustus 2014 sekitar pukul sembilan malam. Di tengah perjalanan, korban dicegat pelaku dan langsung menyeretnya ke kebun ubi yang tak jauh dari kediaman mereka.

“Saat itulah, pelaku memperkosa korban dengan ancaman akan dibunuh jika menolak. Usai memperkosa, korban kembali diancam jika mengadu,” ungkap Ediyanto, Rabu (3/12).

Keluarga baru mengetahui korban hamil dari hasil perkosaan setelah adanya kecurigaan dari perilaku dan tubuh korban. Kemudian korban dibawa ke bidan desa untuk memastikannya.

“Benar. Korban sudah hamil lima bulan,” ujarnya.

Dari laporan ini, polisi akan langsung menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Korban dan terduga pelaku masih tetanggaan, rumah mereka berdepanan,” pungkasnya.

Siswi SMP disekap dan diperkosa bergiliran di Lenteng Agung

Seorang siswi SMP disekap dan diperkosa di sebuah kos-kosan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Korban disekap para pelaku sejak tanggal 28 November lalu.

“Korban dikunci di dalam kamar lalu ditinggal pelaku untuk bekerja,” ujar Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nunu di Jakarta, Selasa (2/12).

Nunu mengatakan terbongkarnya kasus itu setelah kos-kosan itu digerebek oleh warga. “Dua pelaku telah diamankan dan diperiksa di Polres Jakarta Selatan,” katanya.

Saat ini polisi masih mencari tiga pelaku lain. Dalam penggerebekan itu polisi juga mengamankan satu orang namun dibebaskan.

“Dia masih di bawah umur dan tidak melakukan apa-apa di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP),” ujarnya.

Polisi hingga kini masih memeriksa para pelaku.

Tragis, 13 siswa SMA di Kota Serang perkosa seorang siswi SMP

Seorang siswi kelas I SMP di Kabupaten Serang, Banten, diperkosa secara bergilir oleh mantan kekasihnya, YG, yang merupakan siswa SMA di Kota Serang. Lebih bejatnya, pemerkosaan tersebut dilakukan bersama 12 orang rekannya.

Berdasarkan informasi yang di himpun, korban Bunga (bukan nama sebenarnya) sudah tidak lagi menjalin cinta dengan YG. Hal ini lantaran YG kerap melakukan tindakan tidak senonoh terhadapnya. Namun pada Sabtu (15/11) ketika acara pembukaan Porprov Banten ke IV mengundang artis Judika, Bunga meminta YG untuk mengantarnya menyaksikan konser tersebut.

Konser belum usai, YG lalu membawa Bunga ke tempat kosnya di kawasan Kota Serang sekitar Pukul 20.00 WIB. Keduanya ngobrol sekira satu jam lamanya di kosan yang merupakan tempat berkumpul YG bersama kawan-kawannya. Lalu pada pukul 21.00 WIB, YG mulai menggerayangi dan mencabuli bunga. Enam teman YG yang berada di lokasi ikut menyetubuhi korban bergantian hingga berakhir sekira pukul 00.00 WIB.

Perlakuan bejat ternyata tidak berhenti di situ. Karena YG memiliki banyak kawan, datang lagi enam orang kawan yang lain ke kosan. Melihat bunga terlelap kelelahan di kamar dalam keadaan tak memakai busana, enam kawan YG yang baru saja datang kembali memperkosa bergantian dan baru selesai sekira pukul 05.00 WIB.

Pagi harinya, Bunga diantar YG ke rumahnya. Tiba di rumah, korban sakit dan baru mengakui kejadian yang menimpanya ketika pihak keluarga korban. Akibat pemerkosaan bergilir itu, kemaluan korban mengalami pendarahan yang cukup parah dan harus dirawat intensif di rumah sakit. Pihak keluarga yang tidak terima langsung mengadukan permasalahan tersebut kr Polres Serang.

Polres Serang melakukan pemeriksaan kepada sembilan Pelaku. Kesembilan tersangka yang merupakan siswa SMA di Kota Serang digelandang ke ruang pemeriksaan Unit PPA Polres Serang dan diperiksa secara bergantian.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Arizal Samelino membenarkan pemeriksaan tersebut. “Pelaku sudah diamankan, dari sejumlah lokasi berbeda,” ujarnya kepada wartawan. Sementara empat orang pelaku lainnya masih dalam penyelidikan.

Sumber: Merdeka.com

loading...

Bacaan Terkait: