Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kumpulan Kisah Bayi yang Tertukar Paling Menyedihkan di Dunia

Kategori Dunia: TrueStory

Kisah-kisah Menydihkan Bayi yang Tertukar (Menguras Air Mata) – Apa rasanya bila ternyata orangtua kita adalah orangtua dari sahabat kita sendiri? Ya, pasti merasa janggal dan tidak percaya. Selama ini cerita bayi tertukar sering muncul dan menjadi tema sinetron-sinetron. Ragamnya bermacam-macam seperti anak orang kaya yang tertukar lantas merasakan sebagai orang miskin. Bisa juga sebaliknya tergantung si pembuat skenario.

Hal itu lah yang dirasakan dari beberapa cerita berikut. Ketika masih kecil mungkin tidak menyadari bila mereka diasuh oleh orangtua yang salah. Namun lamban laun, ada rasa ketidak cocokan sifat yang membawa mereka ke arah rasa penasaran. Seperti kasus dua pemuda di Kanada, setelah 41 tahun bersahabat, mereka baru sadar bahwa telah tertukar dalam asuhan orangtua. Begitu pula pada beberapa cerita berikut ini yang kami lansir dari laman Merdeka.

Kisah Empat bayi kembar tertukar kembali temukan saudaranya di usia 24 tahun

Dua pasang bayi kembar identik dirawat di satu rumah sakit yang sama di Kolombia pada waktu yang bersamaan pula. Cerita berawal dari kesalahan saat mereka tertukar dan jatuh ke tangan orangtua yang berbeda. Bukan tertukar sepasang dengan kembarannya, melainkan hanya satu dari pasangan bayi kembar tersebut yang tertukar dan berbeda asuhan. Untungnya dua keluarga ini tinggal tidak berjauhan. Satu dari mereka tinggal di Bogota dan satu lagi tinggal di daerah terpencil utara Kolumbia dekat Santander.

Menginjak remaja mereka bertemu saat bekerja sebagai tukang daging di satu tempat yang sama di Bogota. Satu kejadian unik ditemukan saat seorang dari pegawai lain menemukan bahwa pria bernama William berpikir bahwa dia adalah Jorge. Mulai dari hal tersebut pengusutan pun dimulai dan berakhir hingga sebuah reuni keluarga di usia 24 tahun.

Kisah Dua ibu ketahuan rawat bayi tertukar selama 3 pekan

Seorang ibu menunggu di sebuah rumah sakit ketika anak perempuan mereka sedang dirawat di klinik San Juan, Argentina. Mereka mulai obrolan yang mengarah pada kecurigaan satu sama lain dan menemukan sebuah kebetulan yang luar biasa.

“Ketika bayi saya lahir dengan caesar, suster memberi tahu bahwa beratnya adalah 3,1 kilogram dengan paras yang cantik. Tetapi ketika sampai di saya beratnya adalah 3,8 kilogram dengan model kelahiran sungsang,” kata Lorena Gerbeno kepada stasiun TV C5N.

Kejadian sebaliknya dialami oleh Veronica. Dia mengaku mendapati hal yang harusnya terjadi pada Lorena.

Atas kecurigaan ini mereka akhirnya bertukar informasi lebih mendalam. Uji DNA dilakukan dengan dampingan kuasa hukum. Hasilnya mengejutkan bahwa benar anak mereka telah tertukar. Untungnya baru selama tiga pekan mereka memiliki bayi yang tertukar.

Namun demikian, mereka mengaku tidak setengah-setengah dalam merawat bayi yang bukan anaknya tersebut.

Kisah Bayi tertukar bersatu kembali dengan keluarga di usia 20 tahun

Pada Februari 2015, pengadilan menjatuhi aturan kepada keluarga dari dua wanita tertukar pada saat mereka lahir 20 tahun lalu. Pengadilan menjatuhi denda sebesar USD 2 juta.

Pengadilan di Kota Riviera Grasse meminta Clinica Joudan asal Cannes dan sebuah perusahaan asuransi untuk melakukan pembayaran usai asisten suster secara tak sengaja tertukar memberikan dua bayi perempuan yang ada dalam satu inkubator di tahun 1994.

Meski kedua orangtua mereka tidak sadar akan hal itu, bayi tersebut tetap dibawa dan dirawat hingga remaja. Tertukarnya anak mereka terungkap pada 2004 ketika ditemukan DNA berbeda dari salah satu orangtua dari anak mereka. Saat ditelusuri, anak biologisnya ternyata tinggal berjarak 20 mil dari rumahnya.

Setelah 56 tahun bayi tertukar ini kembali ke pangkuan orangtua aslinya

Pada musim semi tahun 1953, dua bayi lahir di Rumah Sakit Pioneer Memorial di timur Kota Heppner, Negara Oregon, Amerika Serikat. DeeAnn Angell dan Kay Rene tumbuh besar dan menikah serta telah memiliki keturunan masing-masing. Mereka juga telah menjadi seorang nenek.

Pada 2008, adik dari Kay, Bobby, mendapat telepon dari seorang wanita tua berusia 86 tahun yang tinggal tidak jauh dari rumahnya. Dia tinggal bersama keluarga Angell di Fossil dan mengatakan ada sesuatu yang harus diberitahu.

Bobby pergi menemuinya di rumah bersalin tempat dia tinggal. Marjorie Angell (sang ibu) berkeras menjelaskan telah tertukar bayi perempuan kala bidan memandikan anaknya dulu. Lalu sebuah foto ditunjukkan untuk pembuktian.

“Itu tampak seperti Kay Rene pada umur 7 atau 8 tahun,” kata Bobby.

Bobby terkejut dan tidak tahu harus bagaimana. Lalu dia memilih untuk memberi tahu kedua saudara kakak perempuannya, yang mana salah satunya adalah Kay Rene. Hal tersebut berlanjut pada tes DNA dan dikonfirmasi telah hal itu adalah benar bahwa mereka tertukar.

Pertukaran tersebut baru ketahuan setelah 50 tahun lebih dan sekarang mereka menjadi sahabat baik.

Setelah 41 tahun dua sahabat ini baru tahu mereka bayi yang tertukar

Setelah 41 tahun bersahabat, dua warga asli Kanada baru diberitahu dua hari lalu bahwa mereka adalah bayi yang tertukar.

Situs Asia One melaporkan, Ahad (28/8), dalam uji DNA diketahui, mereka masing-masing dibesarkan oleh ibu biologis yang tertukar. Pemerintah setempat membenarkan peristiwa itu.

“Yang telah terjadi adalah kehidupan sudah dicuri,” kata Eric Robinson, pejabat pemerintah setempat urusan warga pribumi kepada wartawan Jumat lalu.

Peristiwa ini adalah kali kedua yang terjadi di Rumah Sakit Indian Norway House di desa berpenduduk 5.000 orang yang terletak di sebelah utara Winnipeg.

Leon Swanson lahir pada 31 Januari 1975 di Norway House dan tiga hari kemudian David Tair Jr lahir di tempat sama.

“Saya ingin jawaban, saya ingin jawaban,” kata Tait kepada wartawan sambil menangis.

“Kami kehabisan kata-kata. Empat puluh tahun hilang, putus asa rasanya, bingung, marah.”

Uji genetik memastikan Tait adalah anak biologis dari Charlotte Mason, perempuan yang membesarkan Swanson.

Swanson saat ini masih menunggu hasil uji coba genetik tapi keluarganya mengatakan mereka yakin dia sudah tertukar ketika bayi.

Dalam kasus yang sama November lalu, Luke Monias dan Norman Barkman dari Garden Hill First Nation mengetahui hasil uji DNA bahwa mereka tertukar ketika baru lahir. Keduanya dilahirkan lima bulan setelah Swanson dan Tait.

Kasus itu memicu Swanson dan keluarganya untuk melakukan uji coba DNA setelah mereka selama ini curiga keduanya telah tertukar karena mereka memiliki sifat yang sama dengan orangtua yang berbeda.

“Tidak bisa lain, ini adalah kasus kriminal,” kata Robinson. “Kita tidak bisa menerima satu kali kesalahan, dan ini dua kali sudah, tidak bisa diterima.”

Menteri Kesehatan Kanada Jane Philpott dalam pernyataannya Jumat mengatakan pihak ketiga akan menyelidiki kasus ini.

“Kasus semacam ini adalah pengingat betapa pentingnya pelayanan kesehatan yang memadai bagi warga pribumi asli Kanada,” kata dia.

Philpott juga menuturkan pemerintah siap menguji DNA seluruh warga desa yang lahir di rumah sakit itu pada 1970-an.

Warga asli Kanada saat ini berjumlah 4,3 persen dari populasi 1,4 juta penduduk. Mereka selama ini mengalami ketimpangan sosial dan ekonomi di antara warga lainnya.

loading...

Bacaan Terkait: