Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kumpulan Kisah Nyata Pasangan Kekasih yang Berkomplot Membunuh

Kategori Dunia: TrueStory

Kisah Nyata Pasangan Kekasih yang Berkomplot Jadi Pembunuh. Aksi keji yang dilakukan oleh pasangan Ahmad Imam al Hafiz alias Hafiz dan pacarnya Assyifa Ramadhani alias Syifa membuat publik tercengang. Sepasang kekasih yang masih muda belia ini nekat membunuh hanya karena masalah sepele. Sakit hati. (Baca juga : Fakta Pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto

Hafiz dan Syifa membunuh Ade Sara Angelina. Korban dibunuh dengan cara disetrum dan disumpal mulutnya dengan menggunakan kertas. Untuk menutupi kasus pembunuhan tersebut, sejumlah alibi dilakukan kedua pelaku. Namun polisi tetap bisa mencium siapa sebenarnya pembunuh mahasiswi cantik itu.

Namun kasus pembunuhan yang dilakukan sepasang kekasih bukan kali ini saja terjadi. Beberapa kasus pembunuhan yang dilakukan oleh sepasang kekasih juga berhasil diungkap pihak kepolisian. Berikut adalah beberapa kisah pembunuhan yang pelakunya adalah sepasang kekasih, sebagaimana dilansir dari laman Merdeka.

--

Kisah Sepasang Kekasih Nekat Membunuh karena Ingin Dapat Mobil

Motif pembunuhan yang dilakukan oleh pasangan kekasih ini hanya dilatarbelakangi karena ingin memiliki mobil korban. Berawal, Sabtu 30 Juli 2010, ketika Handoko (korban) menginap di Hotel Pondok Kencana Indah, Jalan Jembatan III, Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara. Terdakwa Febri Yenny Miranti yang dalam keadaan telanjang bulat itu menyuruh korban untuk masuk ke dalam kamarnya.

Begitu masuk ke dalam kamar, Febri Yenny Miranti langsung memanggil terdakwa Muhammad Iqbal (kekasihnya) untuk melakukan adegan mesra, agar Handoko (korban) menjadi bergairah. Setelah gairahnya memuncak, Handoko pun berusaha untuk mendekati Febri Yenny Miranti.

Ketika sedang asyik bercumbu, Muhammad Iqbal bin Muhammad Yusuf? langsung mengikat leher Handoko (korban) dengan menggunakan tali sepatu yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Selanjutnya, Febri Yenny Miranti mengunci pintu agar Handoko tidak bisa keluar.

Kisah Arip dan pacarnya bunuh sang mantan

Arip Anggun Sutanto dan Leni Rohani melakukan pembunuhan dengan perencanaan yang sudah disusun rapi oleh keduanya. Keduanya tak lain adalah pasangan kekasih.

Arip menjebak Yunita yang juga mantan kekasihnya untuk datang ke sebuah rumah kosong di Blulukan, Colomadu. Setelah datang, Yunita dibunuh dengan cara dijerat dengan ikat pinggang di kamar mandi rumah kosong tersebut.

Arip yang melakukan kali pertama, adapun Leni membantu mempererat jeratan hingga Yunita (korban) benar-benar tak bernyawa lagi.

Setelah tewas, korban ditutupi dengan kantong plastik bekas dan ditinggal begitu saja oleh kedua terdakwa di rumah kosong itu. Korban ditemukan oleh seseorang yang mencari rumput di sekitar rumah tersebut, pada akhir Desember 2011.

Kedua Sejoli ini pun divonis masing-masing 20 tahun penjara.

Kisah Sepasang kekasih bunuh mahasiswi demi harta

Yunan dan Restu, pasangan sejoli ini tega menghabisi nyawa seorang Mahasiswa Unipa Surabaya bernama Fita Fitria Dewi. Yunan dan Restu bersekongkol untuk menguasai harta benda dan barang berharga milik korban.

Dari pengakuan Yunan, dirinya menghabisi Fita dengan cara membekap korban di sebuah vila di kawasan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan. Saat itu kondisi kedua tangan dan kaki dalam keadaan diikat.

Yunan lalu mempreteli cincin dan perhiasan Fita. Kemudian korban dipaksa memberikan nomor PIN ATM BCA. Karena berontak, korban terus dibekap dan disiksa sampai dan wajahnya ditutup kain. Karena tak dapat berpapas, korban pun tewas. Tidak hanya membunuh Fita dengan cara dibekap, Yunan juga menyetubuhi Fita yang sudah sekarat.

Sakit hati, Hafiz dan Asyifa bunuh Ade Sara

Ade Sara Angelina Suroto (19) ditemukan tewas di Tol JORR Kilometer 41, Bekasi Barat. Pelaku pembunuhan sadis ini ternyata adalah mantannya sendiri, Hafiz.

hafiz rupanya dibantu oleh pacarnya Assyifa saat membunuh Ade Sara. Keduanya menghabisi Ade Sara dengan cara dipukul dan diseterum di dalam mobil. Tak hanya itu, mulut korban juga disumpal oleh pelaku dengan koran.

“Dengan cara dipukul dan disetrum setelah korban pingsan mulut korban disumpal dengan kertas koran,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (6/3).

Setelah korban meninggal dunia, pelaku kemudian membuang korban di Jalan Tol Bintara Km 41 Bekasi Timur pada Rabu (5/3) pukul 04.00 WIB. (Sumber: Merdeka.com)

loading...

Bacaan Terkait: