loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kumpulan Kisah Pasangan Kepergok Mesum di Tempat Umum dan Berbahaya

Kategori Dunia: TrueStory

Kumpulan Kisah Pasangan Mesum di Tempat Umum dan Berbahaya. Gaya pacaran bebas yang dilakukan pasangan kekasih masih dianggap hal tabu bagi sebagian orang di Indonesia. Sebab, perbuatan tersebut melanggar norma-norma kesopanan dan adat di negeri ini.

Kendati demikian, banyak pasangan yang malah tidak peduli akan aturan yang ada. Dengan alasan cinta dan nafsu, muda mudi melakukan perbuatan terlarang atau mesum itu sesukanya. Bahkan ketika kekuatan birahi tak lagi terbendung, mereka berani melakukan mesum di tempat-tempat yang terbilang bahaya dan di luar dugaan.

Seperti yang dilakukan pasangan-pasangan ini, mereka rela mesum di kuburan, landasan pacu bandara, hingga di pemancar stasiun tv untuk menyalurkan nafsunya. Berikut cerita muda-muda yang tepergok saat mesum di tempat-tempat berbahaya itu:

Tepergok mesum di pemancar TVRI, pemuda malah ancam celurit karyawan

Di Kabupaten Pamekasan, Madura, ada beberapa daerah di pedesaan yang dilaporkan masyarakat sering dijadikan tempat mesum pasangan muda-mudi. Salah satunya adalah di sekitar pemancar TVRI di Dusun Brukoh, Desa Bajang, Kecamatan Pakong, sekitar 20 kilometer arah utara Kota Pamekasan.

“Saya sudah pernah datang secara langsung ke lokasi yang dimaksud itu, wawancara dengan warga sekitar, dan ternyata memang benar adanya,” kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Arm Mawardi, Senin (22/6).

Menurut Dandim, saat itu dia datang bersama Babinsa Koramil 0826/09 Pakong Desa Bajang, Praka Hasan Basri dan Sertu Halili di sekitar pemancar stasiun TVRI. Bahkan bertemu dengan tiga karyawan TVRI, yakni Sugiyanto, Ahmad Rasyidi dan Ahmad Yani.

Dari hasil perbincangan dengan karyawan TVRI itu, terungkap bahwa daerah tersebut memang sering dijadikan tempat berbuat mesum pasangan muda-mudi, termasuk di bulan suci Ramadhan ini.

“Tapi petugas yang ada di sana tidak berdaya, karena kalau misalnya menegur pasangan yang berbuat mesum itu justru diancam hendak dibunuh,” katanya.

Jika ditilik dari letak dan posisinya, di sekitar pemancar TVRI sangat memungkinkan untuk dipergunakan sebagai tempat yang aman melakukan tindakan asusila.

Selain tempatnya sepi, juga jauh dari keramaian atau perkampungan penduduk. Sistem penjagaan juga terbatas, sedangkan penduduk sekitar juga kurang peduli dengan perilaku muda-mudi yang sering berbuat mesum di tempat itu.

“Pernah ada muda-mudi yang hendak berbuat mesum, lalu ditegur oleh petugas penjaga pemancar stasiun TVRI, malah yang negur itu hendak dibacok dengan celurit. Ini kan sudah keterlaluan,” tutur Dandim.

Atas dasar itulah, Kodim meminta Koramil Pakong dan Babinsa Desa Bajang meningkatkan patroli ke perbukitan yang ada di wilayahnya agar daerah itu tidak lagi menjadi tempat mesum, apalagi selama Ramadan ini.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polsek Pakong agar bisa melakukan patroli bersama, dan ini juga untuk membantu karyawan TVRI yang bertugas di pemancar stasiun di Bukit Brukoh tersebut,” terang Mawardi.

Kisah Sepasang kekasih ditangkap saat mesum di tepi Runway Adisucipto

Sepasang kekasih tepergok sedang berbuat mesum di dekat runway bandara Adisucipto, Yogyakarta Minggu, (9/8) malam. Sepasang kekasih tersebut ditangkap petugas bandara dalam kondisi setengah bugil.

Pasangan muda-mudi tersebut ditangkap oleh Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara yang berpatroli di area Jalan Protokol Akademi Angkatan Udara (AAU).

Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Hamdi Londong menjelaskan saat ditangkap kondisi lokasi memang gelap dan sepi. Jarak antara lampu penerangan berjauhan sehingga ada lokasi gelap.

“Benar ada sepasang pemuda pemudi diamankan karena melakukan tindak asusila. Mereka masuk tanpa izin,” katanya pada wartawan, Selasa (11/8).

Dari informasi yang diterima merdeka.com, pasangan kekasih tersebut berinisial SM dan SH. SM merupakan warga Nitiprayan, sementara SH warga Mlati. Setelah diamankan pasangan kekasih ini diserahkan kepada Polsek Berbah untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Berbah Kompol Gunawan mengatakan pihaknya kemudian langsung memanggil kedua orangtua pasangan kekasih itu ke Polsek Berbah untuk bersama-sama melakukan pembinaan.
Orangtua kedua belah pihak pun berterima kasih karena petugas sudah menangkap anak-anak mereka, sehingga kejadian yang tidak diinginkan bisa dihindari.

“Mereka tidak sampai melakukan tindakan asusila, tadi malam langsung kita serahkan ke orangtua,” tambahnya.

Kisah Para Pelajar Mesum di kuburan China digerebek Satpol PP

Tengah asyik mesum di seputaran kuburan China di Jalan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (18/9) sore, sepasang pelajar SMK digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Palembang. Di lokasi yang sama, Satpol PP juga menangkap tujuh pelajar lainnya sedang menonton video porno melalui handphone (Hp).

BN (15) dan AG (14), dua sejoli yang masih duduk di bangku SMK ini, dipergoki aparat saat berpelukan di atas kuburan. Keduanya masih memakai seragam sekolah.

Saat digiring aparat ke mobil Sidang Keliling Tim Yustisi Kota Palembang, BN membantah telah berbuat mesum.

“Kami mau ke rumah teman, lewat di sini terus mampir. Kami cuma pelukan saja, tidak berhubungan badan,” ungkap BN.

Sedangkan AD (15) mengaku kuburan China memang menjadi tempat favorit untuk nongkrong. Dia datang bersama enam temannya. Melihat keadaan sepi, AD dan teman-temannya beramai-ramai menonton video porno di HP nya.

“Cuma iseng saja nonton itu (porno), penasaran. Kami nonton orang tujuh. Itu HP saya,” kata AD, pelajar SMA di Palembang.

Kasat Pol PP Palembang Tatang Dukadireja didampingi Kasi Ops Herison mengatakan, razia ini untuk menindaklanjuti laporan warga bahwa di daerah itu kerap terjadi tindak kejahatan dan penyakit masyarakat seperti remaja-remaja yang mengisap aibon dan pasangan mesum.

“Hari ini yang ditangkap hanya pelajar yang akan berbuat mesum dan menonton video porno. Mereka akan diberikan pembinaan dan orangtuanya dipanggil,” pungkasnya.

Mesum di kuburan, kepala sekolah dan guru dipergoki warga

Seorang Kepala Sekolah Dasar, B (30) dan seorang guru perempuan, U (40) digelandang masyarakat. Hal tersebut karena keduanya dipergoki tengah mesum di Kompleks Pemakaman Kampung Gersabeh, Desa Benangkah, Kecamatan Burneh, Bangkalan. Saat itu keduanya masih berpakaian dinas PNS.

Baca kisah selengkapnya : Kisah Kepala Sekolah dan Guru Mesum di Kuburan Kepergok Warga

loading...

Bacaan Terkait: