Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Kumpulan Kisah Pelaku Ilmu Hitam Renggut Keperawanan Seorang Gadis

Kategori Dunia: TrueStory

Powered by: id.neuvoo.com

Kisah-kisah Pelaku Ilmu Hitam Renggut Keperawanan Seorang Gadis. Kemarin muncul berita menggegerkan di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Berbekal ilmu pelet, seorang pria bernama Aria Febian (22), warga Jalan Perumnas Darussalam I, Blok A, Nomor 06, Kelurahan Air Lintang, OI, Sumatera Selatan, merenggut keperawanan seorang siswi SMA inisial T (16).

Bahkan dia semakin ketagihan sehingga kembali menggagahi korbannya sebanyak delapan kali. Kasus Aria ini mengingatkan kepada beberapa kasus pelaku ilmu hitam di beberapa daerah dengan korban perempuan.

Misalnya kasus di Kota Padang pernah terjadi kasus pencabulan dengan dalih memperdalam ilmu hitam. Pelaku berinisial A ini tega mencabuli lima bocah. Aksi pelaku ini kemudian terbongkar setelah orangtua korban melaporkan ke Polesta Padang. Pelaku ditangkap di kawasan Bungus.

Saat diamankan polisi, pelaku membawa jimat yang diletakkan di pinggang. Pelaku mengakui bahwa jimat itu diberikan oleh Dewa Kalambuai Rimbo. Selain dua kasus itu, masih ada beberapa kasus lain. Berikut ini beberapa kasus pelaku ilmu hitam yang merenggut keperawanan seorang gadis, sebagaimana dilansir dari laman Merdeka.

Kisah Teror Pemerkosaan Perawan di Kediri

Tahun 1983-an di Kediri pernah terjadi teror pemerkosaan terhadap gadis-gadis. Teror ini dilakukan segerombolan orang yang sedang mendalami lelaku ilmu hitam. Somoredjo, kakek 90 tahun ditangkap sebagai pengajar ilmu hitam yaitu ilmu Tulak Gaman (anti bacok). Salah satu ritual ilmu itu adalah memperkosa perawan.

Mbah Sumo, waktu itu mengajarkan, untuk memperoleh ajian tulak gaman harus membaca Lismillah, kemudian puasa 24 jam selama 3 hari dan menutup puasa dengan kenduri, syarat kenduri harus menyediakan 2 ekor ayam putih, menyediakan kain kafan sepanjang tubuh manusia.

Ritual pamungkas adalah memperkosa gadis yang masih perawan dan belum Aqil Balig. Darah perawan tersebut tidak boleh dicuci sehari semalam, konon darah perawan tersebutlah yang membuat kebal, anti bacok, tusuk bahkan guna-guna atau santet.

Kisah Seorang Ayah Cabuli 3 Anak Kandung Demi Ilmu Hitam

Kasus ini terjadi di Jakarta. Seorang dukun, Abu Amar (55) melakukan pencabulan terhadap ketiga anaknya. Pria ini tega mencabuli anak kandung karena tengah mempelajari ilmu hitam.

“Kami menduga terlapor ini belajar ilmu sehingga memerkosa anak-anaknya sendiri. Dugaan ini muncul karena pola korbannya mirip. Mereka diperkosa di umur 15 tahun,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Toni Harmanto, Sabtu (28/7) lalu.

Polisi pun telah meminta kesaksian dari seluruh korban, keluarga, dan juga seorang pegawai tempat pengobatan alternatif tempat Abu Amar berpraktik. “Pegawai di tempat kerja Abu tidak tahu banyak soal kepribadian dia. Jadi tidak terlalu banyak membantu,” tutur Toni.

Saat rumah sang dukun digeledah, lanjut Toni, kita sama sekali tidak menemukan hal-hal yang ganjil terkait ilmu hitam tersebut. “Bisa jadi itu hanya paham yang dia punya saja tapi tidak perlu dibuktikan secara fisik,” papar Toni. (Baca juga: Kumpulan Kisah Seorang Ayah Gauli Anak Kandungnya Hingga Hamil

Kisah Tentara Gadungan yang Ingin Kaya Cabuli 7 Siswi SMP

Seorang pria paruh baya ini mencabuli tujuh siswi SMP juga dengan alasan tengah memperdalam ilmu hitam. Sebelum melakukan pencabulan, siswi SMP itu diberikan uang Rp 200 ribu.

Pria berinisial LS ini mempelajari ilmu hitam karena ingin cepat kaya. Karena itu, untuk memperdayai korban, pelaku berpura-pura sebagai seorang tentara.

Aksi tentara gadungan ini akhirnya terbongkar. Dia ditangkap Polrestabes Surabaya. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti foto mesra dengan korban, keris, dua senjata api, pelat nomor TNI dan kartu identitas palsu. (Baca juga: Kasus-kasus Pemerkosaan yang Dilakukan di Kantor Polisi

Kisah Guru Ngaji Cabuli 4 Muridnya

Jamaludin (23) tega mencabuli 4 muridnya di rumah kosong samping masjid di Pondokgede. Alasannya, guru ngaji ini ingin meningkatkan ilmu hitam. Aksi pelaku ini kemudian terbongkar. Ia lantas digerebek warga dan dilaporkan ke Polresta Bekasi.

“Dia mengakui perbuatannya dengan tujuan mempertebal ilmu yang sedang dijalankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Taufik Hidayat beberapa waktu lalu.

Modusnya, pelaku mengajari muridnya mengaji. Setelah itu, baru pelaku mencabuli korban. Agar tak ketahuan, pelaku selalu mengancam akan membunuh korban bila melaporkan perbuatannya tersebut.

Cabuli 5 bocah untuk pelajari ilmu hitam

Di Kota Padang pernah terjadi kasus pencabulan dengan dalih memperdalam ilmu hitam. Pelaku berinisial A ini tega mencabuli lima bocah. Aksi pelaku ini kemudian terbongkar setelah orangtua korban melaporkan ke Polesta Padang. Pelaku ditangkap di kawasan Bungus.

Saat diamankan polisi, pelaku membawa jimat yang diletakkan di pinggang. Pelaku mengakui bahwa jimat itu diberikan oleh Dewa Kalambuai Rimbo.

Karena jimat itulah pelaku melakukan pencabulan terhadap anak kecil. Pelaku melancarkan aksinya di tempat berbeda-beda. Ada di WC musala, di bawah pohon, di atas becak dan di surau.

Berbekal ilmu pelet, Aria renggut perawan siswi SMA

Kasus ini terbongkar kemarin. Berbekal ilmu pelet, Aria Febian (22), warga Jalan Perumnas Darussalam I, Blok A, Nomor 06, Kelurahan Air Lintang Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, merenggut keperawanan seorang siswi SMA inisial T (16).

Bahkan dia semakin ketagihan sehingga kembali menggagahi korbannya sebanyak delapan kali. Tapi ibarat pepatah serapat-rapatnya menutup bangkai, ulah pelaku akhirnya terbongkar juga. Sebab petugas menerima laporan keluarga korban yang tinggal di Kelurahan Tanjung Raja, OI, atas perbuatan yang tidak menyenangkan tersebut.

Di hadapan petugas, pemuda ini mengaku menggunakan ilmu pelet dengan cara memoleskan minyak darah pada bagian alis dan kumis untuk menjerat hati perempuan. Tak ayal, korban pun tergila-gila dan mengikuti apa saja kemauan pelaku. Bahkan korban bersedia melayani nafsu bejat pelaku sebanyak delapan kali.

“Aku memang pakai ilmu pelet, tapi kami berdua sudah pacaran. Saya renggut keperawanannya saat baru-baru pacaran. Hubungan itu murni karena sama-sama suka,” kilah pelaku saat diperiksa di Mapolsek Tanjung Raja, OI, Kamis (13/3).

loading...

Bacaan Terkait: