Mengapa Orang Suka Curhat di Media Sosial? | Dunia Baca dot Com

You are here:

Mengapa Orang Suka Curhat di Media Sosial?

Capai Sukses

Alasan Mengapa Orang Gemar Curhat lewat Media Sosial. Tidak bisa kita pungkiri lagi, dewasa ini sering kali kita melihat status-status orang di facebook, twitter, BBM dan/atau sosial network lainnya yang isinya adalah curhatan mereka.

Entah ia lagi kesel ma kerjaan, lagi kesel dengan pasangan dan tidak jarang juga mereka yang lagi seneng karena hal-hal tertentu. Semuanya itu, mereka curhatkan lewat media sosial. Lantas, apa alasannya orang lebih suka curhat lewat media sosial dibandingkan secara langsung?.

Padahal, curhat dengan cara tersebut sebenarnya kita hanya berbicara satu arah. Dan yang pasti, belum tentu orang yang ada di dalam curhatan kita itu membaca curhatan kita di media sosial.

Pesan Sponsor

Salah satu Alasan Mengapa Orang Suka Curhat di Media Sosial sebagaimana Dunia Baca dot Com kutip dari dari laman kompas yang dituturkan oleh Dr. Ida Ruwaida, sosiolog dari Universitas Indonesia, ruang sosial yang makin terbatas dan ikatan emosional yang rendah terutama di kota-kota besar menimbulkan perubahan dalam pola interaksi masyarakat. Akhirnya, teknologi digital menjadi alat untuk menyalurkan emosi alias katarsis lewat media sosial.

Sementara, menurut Irwan Hidayana, antropolog dari Universitas Indonesia, ekspresi generasi muda lewat media sosial tidak terlepas dari faktor eksternal yang dialaminya. Misalnya, mereka tidak bisa mengekspresikan perasaannya pada lingkungan terdekatnya, termasuk orangtua. Orang yang tinggal di kos juga tidak bisa curhat pada keluarganya seleluasa orang yang tinggal bersama keluarga.

“Seringkali kita menghadapi masalah yang memengaruhi suasana hati, misalnya macet, hujan, dan banjir. Padahal, kita tetap butuh ruang ekspresi. Karena keterbatasan ruang sosial, akhirnya media sosial jadi sarana curhat,” ujar Irwan. Namun, perlu diingat bahwa dunia maya pun punya kultur sendiri, yang terkadang justru membuat kita terjebak dalam masalah baru.

Itu sebabnya, menurut DR Rose Mini AP, M.Psi, psikolog dari Universitas Indonesia, “Selagi masih punya teman bicara, bicaralah pada (orang) yang nyata. Jangan di dunia maya. Bisa dibilang, orang yang curhat di dunia maya mengenai masalahnya ‘butuh pertolongan’. Akan jadi berbahaya kalau ada yang mengomentari curhatnya secara negatif. Kita tahu, tidak sedikit orang yang bertengkar di dunia maya karena memberikan respon buruk,” lanjut psikolog yang akrab disapa Romy ini.

Menghindari teknologi informasi tentu tidak bisa dilakukan. Sebaliknya, saran Irwan, ambillah sisi positifnya. “Misalnya, media sosial membuat kita bisa bertemu kembali dengan teman lama,” ujar Irwan sambil menambahkan, pertemanan di media sosial yang marak tak lepas dari berkurangnya ruang publik saat ini. “Tak heran, itu sebabnya banyak anak muda yang sekarang memanfaatkan fly over sebagai tempat pacaran.”

Posted by         0 Responses
   

Tidak ingin ketinggalan Informasi?

Setiap ada artikel baru, langsung di informasikan ke emal. Daftarkan E-mail Anda sekarang juga. GRATIS...!!!

*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.

 

No Comment to “Mengapa Orang Suka Curhat di Media Sosial?”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...
NOTE:
* Komentar yang menyertakan NOMOR HP, akan dihapus oleh Admin.

Nov
7
2012
 
Kategori Bacaan