Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Miris! Baru 13 Tahun, Anak ini Sudah Menjabuli Belasan Bocah SD

Kategori Dunia: Nasional
[neuvoo_jobroll co=id lo=Jakarta kw=Marketing size=20]

Anak 13 Tahun Cabuli Bocah SD. AK, bocah berusia 13 tahun yang saat ini masih duduk di bangku kelas enam SD dilaporkan ke polisi karena diduga telah mencabuli belasan bocah di bawah umur, teman mainnya.

Dua dari 13 korban Ak adalah kakak beradik berinisial Ri (9) bocah kelas IV SD dan adiknya Fi (7) bocah kelas I SD.

Paman korban, Ed (44) mengatakan, dari pengakuan keponakannya tersebut, pelaku telah melakukan pencabulan sebanyak 5 kali. Peristiwa tersebut terungkap setelah keponakannya bercerita kepada orangtuanya ketika dilecehkan pelaku.

[neuvoo_jobroll]

“Mulai ketahuannya (Kamis) kemarin. Ceritanya mereka mengaku digituin. Dan setelah diusut-usut warga sini, ada sekitar 13 anak lainnya yang jadi korban. Jadi para korban itu mayoritas anak laki-laki,” kata Ed, saat ditemui di rumahnya, Jakarta Timur, Jumat (30/5).

Ed melanjutkan, beberapa korban juga ada yang mengaku mendapat perlakuan kekerasan seksual dengan cara memasukkan benda ke anus korban. “Mayoritas semuanya dipelorotin celana, dipegang kelaminnya. Ada juga yang anusnya dimasukan dengan tangan dan benda lainnya,” ujar Ed.

Menurut Ed, perbuatan Ak ada yang dilakukan berulang pada tiap bocah tersebut. “Satu anak sudah beberapa kali. Ada yang lebih. Umurnya korban di bawah dia (pelaku) semua,” ujar Ed.

Saat dikonfirmasi, kepala Unit PPA Polres Jakarta Timur, AKP Endang mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus pencabulan yang dilakukan oleh Ak (13) kepada 13 bocah di bawah umur, di Kelurahan Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur.

“Laporan sudah kami terima, saat ini sedang kami buat LP dan dilakukan visum,” kata AKP Endang Sri Lestari, Kanit PPA Polres Jakarta Timur, saat dihubungi, Jumat (30/5/2014) malam.

Namun, lanjutnya, saat ini masih hanya satu orang yang melaporkan kasus tersebut. Sementara, untuk jumlah 13 korban, ia mengaku masih menyelidikinya. “Untuk jumlah korban yang sebanyak 13 orang, masih dalam penyidikan,” tandasnya.

loading...

Bacaan Terkait: