Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

(Miris) Mahasiswi dan Siswi SMU Dijual jadi PSK Bertarif Rp 500 Ribu

Kategori Dunia: Nasional
[neuvoo_jobroll co=id lo=Jakarta kw=Marketing size=20]

Tarif PSK Mahasiswi dan Siswi SMU Rp 500 ribu. Jajaran Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengungkap kasus perdagangan anak di bawah umur dengan tersangka SRH (39). Pelaku ditangkap saat mengantar korban yang masih mahasiswi berinisial DA di Hotel Anugerah Agung Baturaja, Kamis (30/1).

“Tersangka kami bekuk sekitar pukul 20.00 WIB sedang bersama korbannya DA (18) Pekerja Seks Komersial (PSK) pesanan tamu di penginapan itu melalui pelaku sebagai perantara,” kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Mulyadi di Baturaja, seperti dilansir Antara, Jumat (31/1).

Mulyadi menambahkan, tertangkapnya pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat yang mengatakan jika SRH kerap melakukan praktik perdagangan anak di bawah umur kepada tamu di penginapan itu. Berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan penyidikan dan didapati SRH saat hendak menjual DA yang sebelumnya sudah dipesan pria hidung belang.

[neuvoo_jobroll]

“Tersangka merupakan perantara jika ada tamu yang membutuhkan jasanya mencari PSK dari kalangan mahasiswi hingga pelajar SMU masih di bawah umur bisa dipesan melalui pelaku,” katanya.

Menurut Mulyadi, kasus perdagangan anak di bawah umur untuk dijadikan PSK tersebut, baru pertama kali terjadi di wilayah hukumnya dan menjadi tugas pihaknya untuk memberantas jaringan tersebut sampai ke akarnya. Sebab, berdasarkan pengakuan SRH, masih banyak hotel dan salon di OKU melakukan bisnis sama menggunakan jasanya sebagai perantara.

“Atas perbuatan tersangka dijerat pasal 506 KUHP dengan ancaman satu tahun penjara, serta subsider undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun maksimal 15 tahun,” tegas Mulyadi.

Sementara itu, SRH mengaku terpaksa menekuni bisnis perdagangan wanita PSK tersebut karena gaji yang didapat sebagai karyawan kasir hotel Anugerah Agung tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup. “Untuk harga PSK kalangan anak sekolahan masih di bawah umur saya tarif Rp 500 ribu sekali kencan dan saya mendapat untung Rp 150 ribu, sedangkan mahasiswa dirinya memasang tarif Rp 400 ribu,” ungkap wanita yang akrab disapa ‘mami’ tersebut.

Bisnis haram yang sudah ditekuninya selama dua tahun, diakuinya sudah puluhan PSK dijual dengan tamu di hotel itu sendiri. “Saya juga dibantu oleh para waria pegawai salon di Baturaja untuk mendapatkan stok wanita yang baru bahkan masih sekolah,” ujarnya.

loading...

Bacaan Terkait: