Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Miris, Sedang Hamil Hesty Klepek-klepek Malah Jual Diri

Kategori Dunia: Selebritis Profile

Miris, Sedang Hamil Hesty Klepek-klepek Malah Jual Diri. Menjadi seorang ibu yang melahirkan sudah menjadi impian tiap perempuan. Biasanya, ketika seorang perempuan dinyatakan hamil, otomatis orang-orang disekitarnya mendadak perhatian karena memang mengandung jabang bayi bukan hal yang mudah.

Psikologis seorang ibu hamil pun kerap berubah-ubah. Semaksimal mungkin seorang ibu hamil akan menjaga psikologisnya agar tidak stres karena bakal mempengaruhi si jabang bayi. Namun, hal sebaliknya menimpa pedangdut Hesty Aryaduta (21). Hesty yang tengah terjerat kasus dugaan prostitusi artis ini rupanya sedang berbadan dua. Demikian diungkapkan, kuasa hukum PT Nagaswara Eddy Ribut Harwanto.

“Hesty lagi cuti dari Nagaswara, manajemen artisnya memberitahukan bahwa sejak Januari 2016 Hesty mengajukan cuti, cuti hamil,” beber Eddy, seperti dilansir dari merdeka. Pelantun lagu ‘Cintaku Klepek-klepek’ ini diciduk polisi bersama lima orang muncikari serta tujuh korban lainnya atas dugaan kasus prostitusi.

Hesty datang dua hari lalu sekitar pukul 01.00 WIB, dan ditangkap di kamar pada salah satu hotel berbintang di Bandarlampung, bersama seorang pria. Dari kamar itu, polisi menyita barang bukti berupa kondom dan sejumlah uang tunai.

Diduga dalam setiap transaksinya pedangdut ini dibanderol dengan tarif sekitar Rp 100 juta. Komplotan perdagangan manusia untuk transaksi seks ini sudah lama diincar petugas kepolisian, dan salah seorang tersangka mucikari berinisial KS merupakan warga Jakarta.

Empat tersangka lainnya, yakni Rian Ariesta, Ade Irawan, Fenta Santosa, Pesta N adalah warga Bandarlampung. Tersangka KS diamankan di Jakarta, Rian Ariesta ditangkap di Karaoke New Dwipa, Pesta N di Karaoke Tanaka, Ade Irawan di Hotel Novotel, dan Fenta Santosa di Hotel Aston Bandarlampung.

Sementara itu, Eddy mengungkapkan, kliennya hanya berstatus saksi korban dan hanya memberikan keterangan untuk berita acara pemeriksaan (BAP). Usai diperiksa, Hesty pun diperbolehkan pulang.

“Hari ini sudah bisa pulang, karena sebagai saksi korban itu selama 1×24 jam polisi melakukan pemeriksaan untuk BAP-nya, kalau sudah selesai hari ini bisa kembali ke Jakarta. Tapi kalau memang belum selesai ya dilanjutkan,” ujar Eddy dikutip dari antara.

Sayangnya, Eddy enggan membeberkan apakah Hesty telah dijebak atau tidak. Ia berdalih hal itu sudah masuk substansi penyidikan.

“Mengenai apakah Hesty ini mengaku dibayar atau tidak, itu substansinya penyidikan. Yang jelas, saya hanya memastikan, ini memang Hesty ‘Klepek-klepek’ dari PT Nagaswara benar atau tidak itu saja,” tuturnya.

Eddy menambahkan, usai dibekuk, Hesty mengalami syok berat dan belum menceritakan kronologi kejadian kepadanya.

“Sejak kemarin sore ketemu dengan saya, Hesty tidak menceritakannya, hanya menangis dan mengalami syok berat kondisinya,” tandas Eddy.

loading...

Bacaan Terkait: