Nilai Keperawanan Seorang Wanita Dalam Islam | Dunia Baca dot Com

You are here:

Nilai Keperawanan Seorang Wanita Dalam Islam

Capai Sukses

Keperawanan Dalam Islam - Keperawanan Menurut Islam. Jika Anda sudah membaca ciri-ciri wanita tidak perawan, tentu Anda sudah tahu kenapa selalu wanita yang menjadi persoalan dalam masalah perawan. Selain itu, kita juga sudah mempelajari Fakta Tentang Selaput Dara Keperawanan Seorang Wanita sebagaimana yang telah di jelaskan oleh Michael Castleman dalam salah satu bukunya “Psycology Today”.

Dari kesemuanya itu, disini duniabaca.com mencoba mengupas tentang keperawanan dalam islam, betapa pentingnya Nilai Keperawanan Seorang wanita menurut Islam, sebagaimana yang dilansir oleh NU Campus dalam Facebooknya.

Dalam sebuah riwayat dikatakan, ketika seorang sahabat yang masih bujangan itu ingin menikah apa yang ditanya Rasulullah padanya?Apakah ia perawan atau janda?, Jawab sahabat tersebut ” Sudah Janda “, Apa jawab Rasulullah ketika itu? Kenapa tidak kamu nikahi yang masih perawan, agar bisa kamu mainkan.”.

Pesan Sponsor

Drs. H. Seproni Hidayat, dosen STAI Yamisa Soreang mengatakan, sesungguhnya banyak hadis Nabi Muhammad saw yang menegaskannya pentingnya makna keperawanan bagi seorang gadis hingga Nabi Muhammad mewanti-wanti kaum pria untuk lebih condong memilih perawan.

Anjuran Nabi Muhammad untuk lebih memprioritaskan menikahi gadis perawan meski tidak melarang untuk menikahi janda, menurut Seproni, bisa diartikan sebagai upaya ajaran Islam lebih melindungi kaum wanita dari perbuatan zina. “Selain itu, dengan menikahi gadis yang masih perawan juga timbul gairah bagi pasangannya sekaligus menghilangkan prasangka negatif terhadap perempuan yang menjadi jodohnya,” jelasnya.

Malah Seproni memaknai pemilihan faktor kecantikan seorang perempuan juga bisa diartikan lahir dan batin termasuk faktor keperawanannya. “Jadi, salah apabila wanita atau kaum pria tidak lagi memandang penting arti sebuah keperawanan. Entah apa jadinya apabila gadis di Indonesia seperti gadis AS yang merasa lebih bangga apabila tidak lagi menjadi seorang perawan. Bukankah bangga tidak perawan lagi berarti hubungan di luar nikah atau zina juga merebak di masyarakat?” ujarnya. Padahal, ajaran Islam dengan tegas-tegas menyatakan “walaa taqrabuzzinaa” (jangan mendekati zina) yang bermakna luas bukan hanya sebatas melakukan hubungan di laur nikah, melainkan juga berdekatan antara lelaki dan perempuan yang bukan muhrimnya (ada hubungan keluarga yang tak boleh dinikahi). “Dengan demikian ajaran Islam lebih banyak mencegah terjadinya sebuah perbuatan atau preventif. Mendekati zina saja tidak boleh, apalagi melakukannya,” tegasnya.

Pada dasarnya, keperawanan dengan keutuhan selaput dara memang tidak harus selalu berkaitan. Ketidak utuhan tersebut tidak hanya dikarenakan hubungan badan saja, tetapi bisa dikarenakan kecelakanaan, terjatuh, gerak fisik yang berlebihan seperti olah raga, berkuda, bersepeda dan sebagainya.

Keperawanan merupakan hal yang sangat penting bagi perempuan karena disitulah letak kesucian akhlak dan kesempurnaan iman. Namun demikian, mari lihatlah bagaimana kenyataan hari ini dimana tidak sedikit perempuan yang menggumbar auratnya yang berharga. Pakaian yang semestinya dipakai anak usia lima tahun semakin digandrungi oleh gadis remaja dan lucunya ibu-ibu pun beramai-ramai menegenakan hal serupa. Bahkan yang paling menghawatirkan, tidak sedikit para wanita menyerahkan kepada laki-laki yang bukan suaminya. Mereka tidak akan lagi merasa malu ketika selaput daranya sudah terkoyak sebelum waktunya. Apalagi saat ini telah beredar selaput dara palsu, tentunya mereka akan dengan mudah mengganti dan mengelabui siapapun. Apalagi dengan obat pencegah kehamilan yang kian marak dimasyarakat, tak pelak lagi akan memepermudah jalan menuju kemaksiatan.

Perempuan adalah makhluk istimewa. Allah SWT telah menciptakan wanita dengan selaput dara yang dimilikinya tidaklah bernilai cuma-cuma dan percuma. Keberadaanya adalah bukti keseriusan wanita dalam menjaga dan memelihara kesucian iman dan kegadisan. Organ itu juga menjadi saksi bahwa dirinya tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah sebagaimana telah menjadi hukum Allah.

Namun ketika hal itu terkoyak sebelum waktunya (kecuali alasan pemerkosaan, atau kecelakaan) patut kita pertanyakan dimana rasa malu yang merupakan cerminan perempuan. Dimanakah keimanan yang akan membuat akhlaknya semakin menawan dan dimanakah harga dirinya sebagai manusia yang diistimewakan. Maka wajarlah jika terdapat perempuan yang tidak menjaga harga diri dan keperawanannya dianggap tidak punya iman. Huallohu’alam (diambil dari berbagai sumber)

Dari beberapa artikel-artikel tentang keperawanan seorang wanita yang duniabaca.com sudah publikasikan, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua, khususnya wanita dan atau orang tua untuk selalu menjaga keperawanan atau kesucian dirinya maupun anak-anaknya, mengingat betapa pentingnya nilai sebuah keperawanan seorang wanita.

Sumber: Facebook NU Campus’s

Posted by         3 Responses
   

Tidak ingin ketinggalan Informasi?

Setiap ada artikel baru, langsung di informasikan ke emal. Daftarkan E-mail Anda sekarang juga. GRATIS...!!!

*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.

 

3 Comments to “Nilai Keperawanan Seorang Wanita Dalam Islam”

  1. ed says:

    Tetapi keperawanan itu bisa jadi penting untuk sebuah nilai. Namun nilai-nilai itu sendiri sepertinya ada sebagian orang tak hirau, bukan saja di kota tetapi juga di pedesaan. Namun sejatinya perawan itu penting! Sebab itu mulia. Salam

  2. iin nugo says:

    tetap KEPERAWANAN tuh paling penting gak bisa ditawar2 sm pa pun tuh. mw dikota sx pon tw di pelosok kota nun juh sx pon.wanita islam sejatinya harus menjaga harkat dan martabat nya sendiri dgn kata laen kita hrs jaga yang satu tuh krn tu masa dpn seorang wanita.harga diri wanita n harkat martabat wanita da di keperawanan nya.

  3. nk says:

    betul saya setuju…saya sedih setiap mendengar kata perawan..krn istri saya yang saya nikahi sudah tidak perawan lagi..saya yang tidak tega kala itu meminta tidak melanjutkan ke jenjang pernikahan….cerita mula nya begini: saya mengenal istri melalui teman, setelah berkenalan 2minggu kemudian dia saya ajak untuk menjadi pacar saya. tapi dia menolak dengan alasan “kenapa belum lama kenal kok sudah suka/mw ajak pacaran”?. kemudian ” dia merasa tidak layak menjadi pasangan hidup saya “setelah saya desak dengan pertanyaan “kenapa ngomong seperti itu” saat itu juga dia mengakui “saya sudah tidak suci lagi”…sontak hati saya hancur….dan sejak itu saya dalam kebimbangan yang luar biasa..pikiran saya menolak tapi saya masih mengingnkan dia..Ya Allah ampuni dosa dan kesalahan saya..saya kadang menangis kenpa orang yang saya cinta melepaskan perawannya dengan laki-laki lain…semenjak itu saya berusaha tegar mengambil hikmah. saya terus berfikir kenapa dan kenapa ini terjadi dan benar-benar terjadi pada saya.padahal saya beranggapan semua wanita itu baik seperti..sejak itu pula hari-hari saya dalam kegundahan yang luar biasa.kadang menangis kalau sholat. seiring berjalannya waktu 1 bulan kemudian saya mendapat pekerjaan di luar kota..tapi kenapa masih aja perasaan ragu untuk memutuskan selalu ada…sampai akhirnya setelah kami lama berpisah bulan juni 2009-maret 2011 kami memutuskan untuk menikah…dengan perasaan yang tidak percaya bahwa saya mendapatkan istri yang sudah tidak perawan..dan sekarang saya masih kecewa berat sebenarnya dengan masa lalu istri saya yang dengan mudah memberikan perawannya ke orang lain……Yaa Allah ampuni dosa dan kesalahan kami…sehingga ternyata secara psikologi mempengaruhi kwalitas ibadah saya, kadang saya berfikiran buat apa beribadah dengan taat toh sekarang saya mendapat istri yang sudah tidak perawan…tp fikiran jelek ini saya buang jauh-jauh….astagfirullah alladzim……….yaa Allah ampuni kami….yaa Allah ampun ampun ampun…….mohon para wanita jauhkan diri dari perbuatan zina.mendekati aja dosa apalagi melakukan…ingat wahai saudara ku jangan sakiti orang2 yang kalian sayang dengan penyakit hati dan fikiran karena itu penyakit yang paling membuat orang lain juga terluka.
    akhirnya saya sekarang hidup dengan sisa asa yang tersisa……

Page 1 of 11
NOTE:
* Komentar yang menyertakan NOMOR HP, akan dihapus oleh Admin.

Oct
18
2011
 

Kategori Bacaan