Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

OKI Heboh Video Mesum Berbahasa Jawa

Kategori Dunia: Nasional

Powered by: id.neuvoo.com

Video Mesum Bahasa Jawa Durasi 9 Menit. Warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dihebohkan dengan beredarnya video mesum berbahasa Jawa melalui handphone. Adegan persetubuhan itu dilakukan di atas ranjang beralaskan tikar dalam sebuah gubuk terbuat dari papan.

Video mesum yang berdurasi 09:06 menit yang berjudul Fatim Vs Wndo tersebut diperankan oleh seorang wanita warga Desa Sindang Sari dan laki-lakinya warga Desa Kepahyang, Kecamatan Lempuing, OKI.

Dalam video tersebut terlihat jelas wanita yang mengenakan baju kaos hitam bergambar wini the poo, kaos dalam berwarna pink dan memakai celana panjang warna hitam, memakai ikat pinggang warna putih.

Sedangkan laki-lakinya hanya terlihat tangan yang sedang merekam dan sebagian badannya yang tidak menggunakan baju.

Di dalam video itu sesekali keduanya bercakap-cakap dalam bahasa Jawa. “Iki apa-apaan, ko direkam,” kata wanita yang sedang menanggalkan celana dalam.

“Wes meneng wae,” jawab pasangannya.

“Meneng wae apo dio,” ketus wanita itu.

Setelah adegan mesum itu dilakukan beberapa menit. Pasangan laki-lakinya mengatakan, “Inilah sang Fatim,” sambil merekam pasangannya yang masih dalam posisi terlentang.

Jajaran Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan berhasil menangkap pemeran video mesum berbahasa Jawa yang menghebohkan warga, Kamis (27/2).
Keduanya adalah S (21) yang berperan sebagai perekam sekaligus pelaku, warga Dusun 3, Desa Kepahyang, Kecamatan Lempuing dan pemeran wanitanya bernama F (17) warga Desa Sindang Sari, Kecamatan Lempuing, OKI.

Saat diperiksa penyidik di Mapolres OKI, S mengakui mereka berdua sebagai pemeran dalam video mesum yang berdurasi 09.06 menit itu. Video tersebut dibuat pada Juli 2013 lalu, pukul 10.00 WIB, di rumahnya menggunakan handphone miliknya jenis Nokia X2.

“Saya sengaja mengajak pacar saya ke rumah. Rekaman hubungan badan itu untuk kami sendiri. Tapi tidak tahu kalau akhirnya tersebar,” kata S.

S mengaku kerap melakukan hubungan badan dengan pacarnya tersebut. Namun, karena tidak direstui orangtua, hubungan asmara mereka akhirnya kandas di tengah jalan.

“Dia (F) sudah menikah dengan orang lain pertengahan bulan ini. Kami sudah putus akhir tahun lalu,” ungkapnya.

Sementara F mengaku sempat menolak sang mantan pacarnya untuk merekam adegan mesum tersebut, tetapi karena sesuatu alasan dirinya tak kuasa menolak.

“Saya mau karena dia berjanji tak akan menyebarkannya,” ujar F.

Kasat Reskrim Polres OKI, AKP H Surachman SH mengungkapkan, dalam kasus video mesum ini, pihaknya bakal menjerat kedua pemeran maupun orang yang telah sengaja mengedarkan video porno tersebut dengan Undang-undang Informasi dan Teknologi.

“Kami sudah kantongi identitas penyebar video itu yang tak lain teman pelaku sendiri,” tukasnya.

loading...

Bacaan Terkait: