loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah

Kategori Dunia: Referensi Tesis

Referensi Tesis – Dalam kehidupan suatu negara pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidikan yang berat , terutama berkaitan dengan kualitas, relevansi, dan efisiensi pendidikan.

Melihat besarnya peran guru dalam suatu organisasi, baik sebagai bawahan maupun atasan, maka wajarlah jika organisasi mencurahkan perhatiannya terhadap pemenuhan kebutuhan guru. Salah satu usaha yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan gaji yang layak dan memadai serta didukung dengan komitmen yang baik. Gaji atau upah bila ditinjau dari sudut yang luas sangat erat hubungannya dengan tingkat pendapatan, tingkat biaya hidup dan tingkat kesejahteraan guru. Bila tingkat upah nominal dinaikkan sedangkan tingkah harga tetap, maka menurut hukum ekonomi daya beli masyarakat akan meningkat. Hal ini dapat memotivasi produktivitas kerja.

Pembangunan di bidang pendidikan merupakan faktor yang sangat strategis dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sehingga bangsa Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang menuntut daya saing tinggi. Sejalan dengan konteks tersebut, pemerintah telah berupaya secara terencana dan terarah membangun sektor pendidikan di berbagai jenis dan jenjang pendidikan secara berkesinambungan mulai dari pelita I sampai pembangunan di masa reformasi sekarang ini.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah.

Kurikulum yang real adalah apa yang dialami oleh siswa ketika berada dalam kelas. Sementara itu banyak dokumen daerah, buku teks dan tuntutan yang dikeluarkan menunjukkan bahwa apa yang seharusnya diajarkan adalah tindakan guru menyajikan kurikulum yang sesungguhnya menentukan program studi. Karena guru orang yang terjun langsung dalam masalah-masalah pengajaran, guru mempunyai kesempatan yang paling baik memhubungani pengembangan kurikulum.

Untuk menciptakan dan mempertahankan produktivitas sekolah yang memuaskan, perlu diusahakan adanya lingkungan kerja yang adil dan wajar dimana guru merasa diperlakukan layak sebagai manusia dalam menjalankan tugasnya. Pemberian prasarana guru dapat dilakukan secara jelas.

Dengan demikian, perlu adanya kesadaran dari Kepala Sekolah untuk menciptakan gairah dan peningkatan moral kerja para guru dengan memperhatikan kebutuhan guru tersebut akan suasana dan lingkungan kerja yang memuaskan. Sebab seperti yang penulis kemukakan di atas bahwa kemampuan dan perencanaan belajar siswa yang baik akan mendorong efisien dan efektivitas pencapaian tujuan organisasi serta penggunaan tenaga guru secara efisien tetap merupakan kunci ke arah yang lebih baik.

Jadi usaha sekolah untuk meningkatkan produktivitas sekolah adalah melalui usaha adanya kemampuan dan perencanaan belajar siswa yang baik. Karena program ini merupakan hal yang dapat menyebabkan, menyalurkan, mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang maksimal. Pemenuhan kebutuhan akan kemampuan dan perencanaan belajar siswa merupakan suatu pemeliharaan guru yang sangat penting untuk mempertahankan para guru yang berkualitas dan memiliki produktivitas yang bagus.

Profesionalisme adalah suatu konsep yang mengandung arti peningkatan kemampuan, peningkatan keahlian, peningkatan disiplin, peningkatan etos kerja, peningkatan daya tahan, daya juang, dan daya inteligen, sehingga tugas-tugas suatu profesi dapat dilaksanakan dengan optimal, efektif dan produktif. Bilamana pegawai dapat mewujudkan dan menerapkan konsep profesionalisme tersebut dalam keseluruhan perspektif tugasnya, maka pegawai dapat disebut melaksanakan tugasnya secara profesional. Pelaksanaan tugas secara profesional ini memungkinkan tercapainya profesionalisme merupakan suatu upaya untuk meningkatkan mutu pekerjaan sehingga tujuan yang diinginkan dapat terwujud dengan efisien dan efektif.

Profesionalisme guru ini muncul karena adanya tantangan pekerjaan yang sudah berkembang sedemikian rupa sehingga tanpa kemampuan profesional yang dapat ditampilkan, pekerjaan tersebut tidak mungkin dapat dilaksanakan dengan optimal. Profesionalisme guru ini tampil sebagai suatu kebutuhan untuk menghadapi berbagai perkembangan tugas, berbagai tantangan yang muncul yang sifatnya amat rumit dan kompleks. Hanya dengan kemampuan profesional saja tantangan dan permasalahan tersebut dapat diselesaikan.

Untuk mewujudkan produktivitas guru diharapkan perlu adanya suatu peningkatan kemampuan dan keterampilan guru, maka harus dilatih secara terus menerus, melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) ditempatnya bekerja. Karena secanggih apapun peralatan sumber daya manusia operator faktor sumber daya manusia tidak terampil akan mengakibatkan motivasi kerja menjadi rendah dan tidak profesional yang berakibat rendahnya output pekerjaan. Selanjutnya terlihat jelas bahwa faktor sumber daya manusia mempunyai peranan dan fungsi vital sehingga perlu adanya penambahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kerja.

Untuk meningkatkan kualitas lulusan, salah satu cara yang ditempuh adalah meningkatkan partisipasi siswa yang bersangkutan dan profesionalisme guru dalam mengajar. Partisipasi berarti keterlibatan mental dan emosi yang lebih banyak dari pada fisik, atau lebih terdorong pada faktor psikologis daripada keterlibatan fisiknya. Partisipasi mendorong siswa untuk menyumbang atau mendukung kepada situasi tertentu. Dan partisipasi mendorong siswa untuk ikut bertanggungjawab dalam suatu kegiatan karena sumbangan atau dukungannya.

Bertitik tolak dari dasar pemikiran di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai : “Hubungan Profesionalisme Guru dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah”.

Download Referensi Tesis Lengkap: Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah

  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB I
  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB II
  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB III
  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB IV
  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB V
  • Download Referensi Tesis ; Pengaruh Profesionalisme Guru Dan Partisipasi Siswa Terhadap Produktivitas Sekolah – BAB VI

Note:
* Mohon konfimasi, jika terdapat link download yang

loading...

Bacaan Terkait: