Peranan Penting Agama Dalam Kehidupan Manusia di Kalangan Remaja | Dunia Baca dot Com

You are here:

Peranan Penting Agama Dalam Kehidupan Manusia di Kalangan Remaja

Capai Sukses  

Referensi Skripsi Pendidikan Agama Islam – Agama mempunyai peranan yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan manusia, karena tidak hanya mengatur kehidupan manusia dalam akhirat saja tetapi juga mengatur bagaimana seharusnya manusia hidup di dunia. Agama mengajarkan nilai-nilai moral sebagai hasil pemikiran tanpa dikendalikan oleh cahaya kebenaran agama, akan mudah menjurus tanpa dikendalikan oleh cahaya kebenaran agama, akan mudah menjurus kepada kesesatan. Hal ini justru akan membahayakan manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT.

Artinya : Allah pelindung orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir pelindung-pelindung ialah syeitan, yang mengeluarkan mereka dair pada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Dalam usaha menjadikan ajaran agama sebagai referensi dari setiap gerak langkah seseorang, maka pelajaran agama harus diberikan sedini mungkin, bahkan sejak dari buaian sampai ke liang lahat. Mulai dari bersifat pembiasaan di rumah tangga, sampai kepada pendidikan formal pada lembaga-lembaga pendidikan. Kebiasaan hidup beragama dalam lingkungan rumah tangga sehari-hari, sudah merupakan pendidikan, walaupun ini sifatnya informal. Namun karena di sini penanaman pertama benih jiwa keagamaan, maka maknanya sangatlah penting.

Pesan Sponsor

Sehubungan dengan hal di atas, Al-Ghazali seorang pemimpin keagamaan dan seorang sufi mengatakan bahwa “pendidikan agama harus dimulai sejak dini. Sebab usia dini anak siap menerima akidah-akidah keagamaan hanya dengan mempercayai tanpa minta argumentasi. Ia begitu senang menerima dan mempercayainya” Menanamkan agama dengan cara ini memang belum sempurna dan harus diikuti dengan tindak lanjut secara gradual sesuai dengan perkembangan intelektualnya.

Khususnya pendidikan agama di sekolah merupakan lanjutan dari pendidikan informal, yakni pendidikan yang dilaksanakan di lingkungan keluarga. Dalam hal ini, pendidikan agama di sekolah mempunyai 3 (tiga) fungsi, yaitu :
• Membina secara formal pendidikan agama yang telah dimulai di rumah tangga, yaitu memupuk jiwa keagamaan yang telah dimiliki.
• Mendorong terbentuknya kebiasaan dan sikap hidup menurut ketentuan agama Islam.
• Menunjang tercapainya Tujuan Pendidikan Nasional

Pengertian Metode Pendidikan Agama Islam
Sebelum menguraikan pengertian metode pendidikan agama Islam, berikut di kemukakan terlebih dahulu pendapat mengenai pengertian metode, pengertian pendidikan dan pengertian agama Islam. Kemudian pendapat mengenai pendidikan agama Islam, lalu pengertian tentang metode pendidikan agama Islam.

1. Pengertian Metode
Dalam pengertian letterlijk, kata “metode” berasal dari bahasa Greek yang terdiri dari “meta” yang berarti “melalui”, dan “hodos” yang berarti “jalan”. Jadi metode berarti “jalan yang dilalui” sedangkan dalam kamus umum bahasa Indonesia, metode berarti “cara yang telah teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud (ilmu pengetahuan)”.

Adapun pengertian metode menurut terminologi seperti yang diungkapkan oleh Imam Barnadib, adalah “suatu sarana untuk menemukan, menguji dan menyusun data yang diperlukan bagi pengembangan disiplin tersebut”.

Dengan demikian, yang dimaksud dengan metode adalah jalan atau cara yang telah teratur dan terpikir dengan baik guna suatu tujuan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini metode berfungsi sebagai alat atau sarana mencapai tujuan tersebut.

2. Pengertian Pendidikan
Secara umum, pendidikan merupakan “bantuan yang menyangkut kesusilaan (kekuatan batin) dan pengajaran yang menyangkut perkembangan pikiran atau kecerdasan”.

John Dewey mengatakan, bahwa ; “pendidikan sebagai suatu proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamentalis, baik menyangkut daya pikir (intelektual) maupun daya perasaan (emosional), menuju ke arah tabiat manusia”. Kemudian H.M. Arifin mengemukakan bahwa pendidikan adalah “usaha orang dewasa secara sadar untuk membimbing dan mengembangkan kepribadian serta kemampuan dasar anak didik baik dalam bentuk pendidikan formal maupun non formal”. Jadi pendidikan adalah usaha yang dilakukan dengan memberikan bimbingan untuk mempengaruhi jiwa anak didik secara berproses menuju kepada tujuan yang telah ditetapkan, yaitu menanamkan taqwa dan akhlak serta menegakkan kebenaran sehingga terbentuknya manusia yang berpribadi dan berbudi luhur sesuai dengan ajaran islam.

3. Pengertian Agama Islam
Kata “agama; dalam bahasa Arab disebut “dinun”, dalam bahasa Belanda disebut “religie” dan dalam bahasa Inggris disebut “religion”. Satu pendapat mengatakan bahwa agama secara bahasa tersusun dari dua kata, a = tidak, gam = pergi. Jadi tidak pergi, diam di tempat, diwarisi turun temurun.

Adapun pengertian agama menurut terminologi adalah “suatu kepercayaan yang dianut oleh manusia dalam usahanya mencari hakekat dari hidupnya dan yang mengajarkan kepadanya tentang hubungannya dengan Tuhan, tentang hakekat dan maksud dari segala sesuatu yang ada”. Sedangkan dalam buku “Metodologi Pengajaran sesuatu yang ada”. sedangkan dalam buku “Metodologi Pengajaran Pendidikan Islam”, sebagian ahi agama mengatakan, bahwa ; “Agama (al-Din) adalah tatanan (undang-undang) Tuhan yang dianugerahkan kepada manusia, melalui lisan salah seorang pilihan dari kalangan mereka sendiri, tanpa diusahakan dan diciptakannya”. Yang dimaksud dengan agama di sini adalah agama lain.

Dalam al-Qur’an kata ad-din mempunyai dua pengertian, yaitu pengertian sempit dan pengertian luas. Adapun yang dimaksud dengan agama di sini adalah kata ad-din dalam pengertian luas, yaitu aturan-aturan hidup yang lengkap dalam segala aspek kehidupan, yang diciptakan oleh penguasa tertinggi (Allah) dan setiap individu mempunyai wewenang untuk mematuhi atau menolaknya. Kata ad-din dalam pengertian yang luas terdapat dalam firman Allah sebagai berikut.

“Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk (Al-Qur’an dan agama (ad-din) yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.”

Dalam ayat lain berbunyi sebagai berikut :

“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya dan dia diakherat termasuk orang-orang yang rugi.”

Dengan memperhatikan uraian tersebut di atas, maka dapatlah dikatakan bahwa agama Islam merupakan aturan-aturan dan sistim hidup yang lengkap dalam segala aspek kehidupan yang diberikan kepada manusia dengan perantara manusia pilihan.

Setelah diketahui pengertian pendidikan dan pengertian agama Islam, maka dapatlah dirumuskan pengertian tentang pendidikan agama Islam. Dalam hal ini Hasan Langulung mengemukakan, Pendidikan Agama Islam ialah “Proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam, yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal di dunia dan akhirat”. H. Zuhairini dalam “Metodik Khusus Pendidikan Agama” mengemukakan, bahwa pendidikan agama Islam yaitu usaha-usaha secara sistematis dan pragmatis dalam membantu anak didik agar supaya mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam.

Dari pendapat-pendapat tersebut di atas, dapatlah diambil suatu pengertian bahwa pendidikan agama Islam adalah usaha yang dilakukan dengan memberikan bimbingan untuk mempengaruhi jiwa anak didik secara berproses menuju kepada tujuan yang telah ditetapkan, yaitu menanamkan taqwa dan akhlak serta menegakkan kebenaran sehingga terbentuklah manusia yang berpribadi dan berbudi luhur sesuai dengan ajaran Islam.

Setelah diketahui pengertian pendidikan agama Islam, maka dapatlah dirumuskan pengertian tentang metode pendidikan agama Islam Drs. Mahfudin Shalahuddin dalam bukunya “Metodologi Pendidikan Agama” mengemukakan bahwa ; Metode Pendidikan Agama adalah suatu cara yang dilakukan oleh guru agama secara sadar, teratur bertujuan untuk menyampaikan bahan pendidikan agama kepada siswa. Dengan proses penyampaian itu diharapkan terjadi perubahan sikap dan perbuatan siswa sesuai dengan tujuan yang ditentukan…”.

Dengan demikian, metode pendidikan agama Islam merupakan cara penerapan prinsip-prinsip didaktis, pendidikan dan psikologis dalam menyediakan kondisi yang merangsang serta mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk memperoleh seperangkat ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap serta nilai-nilai yang mengakibatkan perubahan tingkah laku maupun pertumbuhan sebagai pribadi.

Untuk selengkapnya referensi skripsi pendidikan agama islam yang berjudul Peranan Penting Agama Dalam Kehidupan Manusia di Kalangan Remaja

Posted by         5 Responses
   

Tidak ingin ketinggalan Informasi?

Setiap ada artikel baru, langsung di informasikan ke emal. Daftarkan E-mail Anda sekarang juga. GRATIS...!!!

*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.

 

5 Comments to “Peranan Penting Agama Dalam Kehidupan Manusia di Kalangan Remaja”

  1. Shofa says:

    Terimakasih ulasannya ya … Ini sangat membantu saya dalam mencari artikel dengan tema ini, saya juga mendapatkan source yang setema tentang fungsi pendidikan agama islam, maka setelah saya baca semuanaya, semkin lengkaplah referensi saya. Terimakasih.

  2. Dhea says:

    saya ingin mengopy artikel ini, tapi tidak bisa bagaimana caranya? mohon secepatnya untuk dibalas, karena ini buat referensi saya presentasi. terimakasih

  3. KutuBlog says:

    @ Dhea
    Silakan di copy saja, sekarang sudah bisa untuk Anda copas. Semoga bermanfaat

  4. doni putra chaniago says:

    trimakasih atas ulasan diatas sangat brmanfaat skali bagi saya sbagai referensi dan mata kuliah saya… smoga allah memberkati kita semua.. amiiin.

Page 1 of 11
NOTE:
* Komentar yang menyertakan NOMOR HP, akan dihapus oleh Admin.

Mar
28
2011
 

Kategori Bacaan

online pharmacy viagra #@] order zithromax
online pharmacy generic levitra