Puisi PadaMu Jua karya Amir Hamzah
Puisi Padamu Jua karya Amir Hamzah merupakan salah satu Puisi Nyanyi Sunyi Amir Hamzah. Puisi Amir Hamzah yang berjudul “Padamu Jua” mengisahkan tentang pertemuan sepasang kekasih yang telah lama terpisah. Adapun pertemuan yang di maksud disini yaitu pertemuan yang abadi, yakni pertemuan “si aku” dengan Tuhannya setelah ia meninggal dunia.
Sedangkan kekasih yang di maksud dalam puisi tersebut adalah Tuhan yang selalu mencintai “aku” walaupun “aku” telah berpaling dari-Nya.
Puisi Amir Hamzah “Padamu Jua” banyak menggunakan kata-kata berkonotasi positif seperti kandil, pelita, setia, dara. Selain itu juga di dalam puisi ini banyak mengunakan kata-kata berkonotasi negatif seperti kikis, sunyi, sasar, ganas. Kata-kata tersebutlah yang dapat membantu kita untuk menafsirkan isi dari puisi karya Amir Hamzah yang berjudul Padamu Jua ini.
Dan berikut adalah bunyi Puisi Padamu Jua Karya Amir Hamzah
Habis kikis
segala cintaku hilang terbang
pulang kembali aku padamu
seperti dahuluKaulah kandil kemerlap
pelita jendela di malam gelap
melambai pulang perlahan
sabar, setia selalu.Satu kekasihku
aku manusia
rindu rasa
rindu rupa.Di mana engkau
rupa tiada
suara sayup
hanya kata merangkai hatiEngkau cemburu
engkau ganas
mangsa aku dalam cakarmu
bertukar tangkap dengan lepasNanar aku, gila sasar
sayang berulang padamu jua
engkau pelik menarik ingin
serupa dara di balik tiraiKasihmu sunyi
menunggu seorang diri
lalu waktu – bukan giliranku
mati hari – bukan kawanku…
Pada bait pertama puisi Padamu Jua, dapat disimpulkan : “aku” merasakan bahwa ia tidak dapat menghindar dari kekasihnya, yakni Tuhannya. Bait tersebut menandakan bahwa cinta kekasih aku dalam puisi tersebut tidak kikis oleh masa dan hilang terbang kemana, melainkan menandakan bahwa cintanya tak dapat berubah, kata seperti dahulu menguatkan keteguhan cinta kekasih aku. Pulang kembali aku padamu menggambarkan bahwa “aku” tidak dapat menghindar dari kekasihnya.
Sedangkan untuk bait kedua melukiskan bagaimana ketulusan cinta kasih yang di berikan kepada kekasihnya. Dan untuk bait-bait selanjutnya, silakan Anda simpulkan sendiri.
Semoga Puisi Padamu Jua Karya Amir Hamzah tersebut diatas dapat memotivasi kita semua untuk selalu mengingat kita dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Tidak ingin ketinggalan Informasi?
*Agar tidak masuk spam, tambahkan e-mail eternyata [et] gmail [dot] com di address book email Anda.
* Komentar yang menyertakan NOMOR HP, akan dihapus oleh Admin.






One Comment to “Puisi PadaMu Jua karya Amir Hamzah”
[...] berikut adalah bunyi Puisi Padamu Jua Karya Amir Hamzah Habis [...]