loading...
loading...
Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Selama 2011, 100+ Anak Lampung Pernah Alami Perkosaan

Kategori Dunia: Kilas Balik Akhir Tahun

Kasus Pemerkosaan di Lampung 2011. Kasus pemerkosaan di kota-kota besar indonesia terhitung meningkat selama tahun 2011. Sebanyak 68 Kasus Pemerkosaan di Jakarta 2011 menunjukkan bahwa data kasus pemerkosaan di Ibu Kota mengalami peningkatan 13,3 Persen dari tahun sebelumnya.

Kini, sebanyak 124 Anak di Lampung pernah Alami Perkosaan selama tahun 2011. Dari kejadian-kejadian yang sangat memalukan tersebut, sekiranya dapat memberi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan menjaga diri kita, anak-anak kita, saudara-saudara kita dari maraknya korban kasus pemerkosaan.

Semoga di tahun mendatang atau tahun 2012, kasus pemerkosaan di indonesia akan turun drastis. Amien.

Data Unit Pelayanan Terpadu Perempuan Korban Tindak Kekerasan (UPT PKTK) Provinsi Lampung menyebutkan sebanyak 124 anak berusia di bawah 18 tahun mengalami perkosaan. Sebanyak 24 anak lain mengalami pelecehan seksual.

Tujuh di antara Korban perkosaan tersebut berusia di bawah lima tahun.

Kasubag Hukum dan Perlindungan SDM RSU Abdul Moeloek (RSUAM) Sri Wuryaningsih, mengatakan jumlah tersebut didapat dari korban yang datang dan melapor ke UPT PKTK. Unit pelayanan tersebut berkantor di rumah sakit pendidikan itu.

”Mereka visum, ada yang dari permintaan polisi sebagai dasar laporan untuk proses hukum dan juga rekam medik permintaan dari keluarga pasien yang tujuannya juga untuk melapor ke polisi,”

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Perlindungan Perempuan dan Anak P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Provinsi Lampung Titin Kurniasih mengatakan apa pun alasannya melakukan hubungan seks terhadap anak di bawah umur tetap merupakan tindak kekerasan dan secara hukum bisa diperkarakan.

”Mau suka sama suka, dibayar, tanpa intimidasi, apa pun itu namanya ancaman hukumannya tinggi,” kata Titin.

Menurut Titin, anak masih belum bisa mengeksplorasi seksualnya. Sehingga, alasan hubungan intim yang dilakukan atas dasar suka sama suka tersebut terkadang timbul lantaran rasa emosional sesaat.

loading...

Bacaan Terkait: