Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Siswa SMPN 4 Pemeran Video Mesum akan Pindah Sekolah

Kategori Dunia: Nasional

Powered by: id.neuvoo.com

Siswa SMPN 4 Pemeran Video Mesum akan Pindah Sekolah. Kepala Dinas Pendidikan, Taufik Yudi Mulyanto, turun tangan atas kasus video mesum yang di perankan oleh siswa siswi SMPN 4.

Menurut Taufik, sudah ada inisiatif untuk memindahkan siswa tersebut ke sekolah lain. Namun, pihaknya belum menemui siswi pemeran dalam video mesum itu karena tak ada di rumah.

“Sudah ada inisiatif anak dipindah ke sekolah lain yang laki. Yang perempuan belum. Kita cari ke rumah enggak ada,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Taufik Yudi Mulyanto, di Balai Kota Jakarta, Jumat (25/10).

Taufik mengatakan, pemindahan itu untuk meminimalisir dampak kurang baik untuk 700 siswa yang terdaftar di SMPN 4 tersebut. Dan pihaknya akan undang orang tua siswa dan membuat tim khusus mencari solusi untuk menyelamatkan mental para siswa tersebut.

Tim khusus tersebut terdiri dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan pihak luar salah satunya psikolog.

“Kita buat tim khusus yang menangani kasus ini. Karena Ini dampak kurang baik buat siswa didik di sana ada 700 siswa. Undang pakar, untuk membahas dan cari solusi,” kata dia.

Namun, Taufik mengaku dalam kejadian tersebut tidak ada kesan pemaksaan dan perkosaan. Kalau tindakan asusila diakui memang ada. “Kasus ini, kita serahkan pada polisi. Langkah lanjutan. Kita cari tikus bukan bakar lumbungnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku sudah membahas dengan Kepala Dinas Pendidikan untuk memberikan imbauan. Serta, memikirkan untuk memecat Kepala Sekolah SMP 4 Jakarta.

“Oiya. Memang. Kita lagi ngomong dengan Pak Taufik. Dia yang bisa kasih jawaban,” ucap Ahok.

Ahok juga berpikiran untuk memasang CCTV di sekolah, dan telah memerintahkan dinas tetapi tidak dilakukan. “Sebetulnya sudah saya perintahkan tapi dinas aja yang gak pasang. Dari dulu saya minta kan. Kadisnya juga gak tau kenapa gak pasang. Nanti baru kita evaluasi,” jelasnya.

loading...

Bacaan Terkait: