Waktu Terbaik untuk Masturbasi Menurut Sains


Waktu Terbaik untuk Masturbasi Menurut Sains. Manfaat masturbasi dapat melepaskan rasa stres dan membuat perasaan Anda kembali senang. Agar manfaat masturbasi dapat terasa maksimal, ada waktu terbaik untuk melakukan masturbasi menurut sains.

Menurut Shawn Stevenson, penulis Sleep Smarter, masturbasi yang berujung pada klimaks dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
(Baca juga: 7 Bahaya Masturbasi / Onani)
“Ketika Anda mengalami orgasme, Anda melepaskan beberapa hormon, termasuk oksitosin, norepinefrin, vasopresin, prolaktin, dan serotonin. Hal ini terbukti secara klinis untuk meningkatkan kualitas tidur,” kata Shawn, sebagaimana dikutip dari Romper, Sabtu (14/7/2018).

Loading...

Hormon-hormon tersebut mengurangi stres, menurunkan kadar kortisol (stres), dan mengatur siklus tidur-bangun tubuh (siklus sirkadian). Untuk itu, Anda bisa masturbasi pada malam hari.

Bahkan jika Anda tidak berhasil mencapai orgasme, masturbasi setiap malam akan membantu tubuh dan pikiran tetap fokus.
(Baca juga: Hukum Masturbasi Menurut Islam)
“Bukan berarti harus bernuansa seksual, tapi seks dan masturbasi jadi salah satu cara untuk menghilangkan stres,” jelas Lauren Streicher, profesor Obstetri dan Ginekologi di Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat.

Malam hari termasuk waktu paling tepat bagi wanita merasa romantis. Wanita juga cenderung merasa paling terangsang sekitar pukul 11:21. Ini terbukti dari survei terhadap 2.300 orang yang dilakukan brand mainan seks Lovehoney.
(Baca juga: 4 Manfaat Masturbasi Untuk Kesehatan)
Pada dasarnya, masturbasi malam hari termasuk momen tepat untuk merasa nyaman. Masturbasi juga dapat membuat kehidupan seks Anda dengan pasangan menjadi lebih baik.

“Ini menempatkan Anda berhubungan dengan keinginan Anda dan memberi Anda kesempatan untuk mengenal tubuh Anda sendiri,” kata
(Baca juga: 8 Tips Jitu Hentikan Kecanduan Masturbasi)
“Bereksperimen dengan apa yang terasa menyenangkan dapat mengarah pada pengalaman seksual yang lebih baik, baik sendiri maupun dengan pasangan,” jelas pendidik seks Yvonne K. Fulbright.

Loading...

loading...