Dunia Baca dot Com

bukan sekedar Baca untuk membuka jendela Dunia

Menu

Waspadalah! Ternyata Wanita Hamil Rentan Alami Penggumpalan Darah

Kategori Dunia: Kehamilan

Ternyata Wanita Hamil Rentan Alami Penggumpalan Darah. Penggumpalan darah mungkin tak terlihat berbahaya. Namun hal ini bisa memicu terjadinya penyakit lain yang lebih serius jika darah yang menggumpal pada akhirnya menyumbat pembuluh darah atau organ penting.

Selama itu, penggumpalan darah selalu dikaitkan dengan penyakit stroke, serangan jantung, atau penyumbatan pembuluh darah.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa wanita hamil lebih berisiko mengalami penggumpalan darah. Bahkan risiko ini berlangsung lama setidaknya hingga minggu ke-12 setelah wanita melahirkan.

Penggumpalan darah bisa terjadi pada wanita hamil karena meningkatnya hormon estrogen, mengalami obesitas, atau memiliki penyakit paru-paru dan jantung. Namun Setelah melahirkan secara perlahan hormon akan kembali stabil, sehingga risiko penggumpalan darah pun menurun.

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 1,6 juta wanita yang melahirkan di rumah sakit California antara tahun 2005 sampai 2010. Dari semua partisipan, sekitar 1.000 wanita mengalami penggumpalan darah dan mengalami penyakit lain seperti stroke dan serangan jantung.

Penelitian juga mengungkap bahwa risiko penggumpalan darah paling tinggi pada saat wanita melahirkan. Risiko pada saat melahirkan 11 kali lebih tinggi dibandingkan dengan enam minggu pertama setelah melahirkan. Risiko penggumpalan darah kemudian akan menurun dan kembali normal setelah minggu ke-13 setelah melahirkan.

“Meski komplikasi (akibat penggumpalan darah) cukup langka, namun akibatnya bisa sangat parah. sangat penting bagi semua orang untuk mengetahui gejala-gejalanya,” ungkap peneliti Dr Hooman Kamel dari Weill Cornell medical College di new York.

Beberapa gejalanya antara lain rasa sakit pada dada, sulit bernapas, pembengkakan dan rasa sakit pada salah satu kaki, sakit kepala, dan lainnya. Jika ibu hamil mengalami hal ini, sebaiknya segera mencari pertolongan dan memeriksakan diri pada dokter.

loading...

Bacaan Terkait: